Jumat, 09 Oktober 2026
10:49 WIB
TERKINI
Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP
Carl Spitteler

Carl Spitteler

penyair asal Swiss

Bagikan:
Carl Spitteler
Carl Spitteler

Carl Friedrich Georg Spitteler (24 April 1845 – 29 Desember 1924) adalah seorang penyair imajinasi visioner Swiss dan pengarang kisah pesimistik namun heroik. Ia dianugerahi Nobel Sastra tahun 1919.

Seorang guru privat selama 8 tahun di Rusia dan Finlandia, Spitteler menurut karya puisi besar pertamanya, judulnya Prometheus und Epimetheus (1881), menyusul saat kembalinya. Selama beberapa tahun ke depan, saat ia harus hidup dari mengajar dan jadi wartawan, ia mulai mengekspresikan diri di kisaran luas sastra. Pada tahun 1892 sebuah pengakuan memungkinkannya tinggal di Luzern dan mencurahkan diri pada karya kreatif

Karya terbesar kedua Spitteler (yang mengantarkannya memenangkan Nobel) adalah epik puitis Der olympische Frühling (1900-05; direvisi tahun 1910), di mana ia menemukan jangkauan penuh untuk penemuan hebat dan secara gamblang kekuatan ekspresif. Pada tahun-tahun terakhir ia berhenti berkaya dan mulai menulis kembali karya-karya pertamanya dengan gubahan yang lebih ketat daripada versi awalnya dan, seperti Der olympische Frühling, dalam bait berirama, muncul pada tahun 1924 dengan judul Prometheus der Dulder.

Bermacam karya yang tak mengenai pokoqnya berasal dari masa pertengahan Spitteler. Ia menciptakan Extramundana (1883) dalam bentuk sajak, 7 mitos kosmik penemuannya sendiri; Balladen (1896); Literarische Gleichnisse (1892); dan 2 siklus lirik, Schmetterlinge (1889) dan Gras- und Glockenlieder (1906). Ia juga menulis 2 karya besar--Die Mädchenfeinde (1907), sebuah syair anak-anak yang berasal dari pengalamannya sendiri; dan Conrad der Leutnant (1898), Novelle yang diselesaikan secara dramatis di mana ia mendekati naturalisme yang sebaliknya ia benci. Novelnya Imago (1906) begitu tajam menggambarkan konflik dalamnya antara pemberian visioner dan nilai kelas menengah yang memengaruhi perkembangan psikoanalisis. Ia menerbitkan 1 jilid esai yang menstimulasi, Lachende Wahrheiten (1898), dan beberapa karya biografis yang memesona, termasuk Meine frühesten Erlebnisse (1914). Pada tahun 1914 ia menerbitkan sebuah risalat yang dipengaruhi politik, Unser Schweizer Standpunkt, yang diarahkan terhadap pandangan pro-Jerman satu sisi atas Perang Dunia I.

Pranala luar

1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–kini
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan