Kamis, 01 Oktober 2026
22:13 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti
Tripanosomiasis

Tripanosomiasis

Penyakit akibat protozoa Trypanosoma

Bagikan:
60px-Star_of_life_caution.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini memberikan informasi dasar tentang topik kesehatan. Informasi dalam artikel ini hanya boleh digunakan untuk penjelasan ilmiah; bukan untuk diagnosis diri dan tidak dapat menggantikan diagnosis medis. Wikipedia tidak memberikan konsultasi medis. Jika Anda perlu bantuan atau hendak berobat, berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan profesional.
Tripanosomiasis
250px-Trypanosoma_sp._PHIL_613_lores.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Empat protozoa Trypanosoma sp. di antara sel darah merah manusia dalam sediaan apus darah yang diwarnai dengan pewarnaan Giemsa
SpesialisasiPenyakit menular
PenyebabTrypanosoma sp.
Metode diagnostikPewarnaan Giemsa, ELISA, PCR

Tripanosomiasis atau tripanosomosis adalah nama bagi beberapa penyakit menular pada manusia dan hewan yang disebabkan oleh protozoa parasitik dalam genus Trypanosoma. Tripanosomiasis meliputi penyakit tidur dan penyakit Chagas pada manusia,[1] serta beberapa penyakit seperti surra dan dourin pada hewan. Penyakit ini dapat ditularkan oleh vektor seperti lalat tsetse. Diagnosis dilakukan dengan menemukan Trypanosoma pada sediaan apus darah maupun uji serologis.

Bentuk

Nama penyakit Penyebab Inang
Penyakit tidur (tripanosomiasis Afrika) T. brucei Manusia
Penyakit Chagas (tripanosomiasis Amerika) T. cruzi Manusia
Nagana (tripanosomiasis hewan) Beberapa spesies Hewan
Surra T. evansi Hewan
Dourin T. equiperdum Equidae

Penularan

Ada dua cara penularan atau transmisi Trypanosoma, yaitu transmisi siklikal dan nonsiklikal. Pada transmisi siklikal, Trypanosoma mengalami perubahan morfologi dan bereplikasi di dalam tubuh vektor artropoda. Jika multiplikasinya terjadi di saluran pencernaan dan probosis artropoda, Trypanosoma tersebut digolongkan dalam kelompok salivaria, yang semuanya ditransmisikan oleh lalat Tsetse, sedangkan jika multiplikasi terjadi di perut, lalu ke rektum dan dikeluarkan bersama tinja artropoda, Trypanosoma tersebut digolongkan dalam kelompok sterkoraria. Transmisi nonsiklikal terjadi secara mekanis ketika Trypanosoma tidak mengalami perkembangan dalam tubuh vektor. Selain metode penularan tersebut, anjing, kucing, dan satwa liar dapat terinfeksi ketika mereka memakan karkas hewan yang baru saja mati sementara terinfeksi Trypanosoma. Parasit tersebut kemudian masuk ke dalam tubuh melalui luka atau abrasi pada mulut hewan yang memakan karkas.[2]

Referensi

  1. ↑ "Trypanosomiasis". WHO. Diakses tanggal 18 Februari 2020.
  2. ↑ Taylor, M.A.; Coop, R.L.; Wall, R.L. (2016). Veterinary Parasitology (Edisi 4). Chichester, West Sussex: Wiley Blackwell. ISBN 978-1-119-07369-7. OCLC 907811634.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Pranala luar

HPHK Golongan I
Penyakit prion
Penyakit viral
Penyakit bakterial
Penyakit parasitik
HPHK Golongan II
Penyakit viral
Penyakit bakterial
Penyakit fungal
Penyakit parasitik
Ikon rintisan

Artikel bertopik kedokteran atau medis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan