Senin, 21 September 2026
00:55 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Psitakosis

Psittacosis adalah penyakit sistemik yang dapat menyebabkan pneumonia atipikal ketika menginfeksi paru-paru. Psittacosis juga dikenal sebagai klamidiosis burung, ornithosis, dan demam burung beo. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri zoonosis Chlamydia psittaci, yang ditularkan ke manusia terutama dari burung.[1]

Penularan

Penyakit psittacosis dapat melular ke manusia dan rentan pada unggas melalui kotoran, kontak langsung, debu dan bulu

Penyebab

Gejala

Psittacosis menjadi penyakit yang terjadi secara bertahap dari inapparent, sitemik lalu menjadi radang paru-paru. Gejalan umum pada manusia diawali dengan demam tinggi, diare, leukopenia dan hidung berdarah.[2]

Referensi

  1. Ojeda Rodriguez, Jafet A.; Modi, Pranav; Brady, Mark F. (2024). Psittacosis Pneumonia. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing. PMID 30252261.
  2. Dewi, Putri Rahma; Harahap, Juli Yanti Kartika; Indra, Evta (2023-03-30). "Algoritma Deep Learning untuk Pengklasifikasian Penyakit Radang Paru-Paru pada Citra Chest X-Ray dengan Convolutional Neural Network". Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer. 9 (1): 14–23. doi:10.37012/jtik.v9i1.1371. ISSN 2622-8475.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan