Senin, 05 Oktober 2026
03:29 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Takfiri

Takfiri

Bagikan:
Bagian dari seri tentang:
Islamisme
Bulan bintang Islam

20px-Allah-green.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail PortalIslam

20px-A_coloured_voting_box.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Portal Politik

Takfiri (bahasa Arab:تكفيري takfīrī, bahasa Ibrani : תקפירי taqbiri) adalah sebutan bagi seorang Muslim yang memvonis Muslim lainnya (atau kadang juga mencakup penganut ajaran Agama Samawi lain) sebagai kafir dan murtad atau mengeluarkan manusia dari keimanannya kepada Tuhan, sama halnya dengan tahrimi yang memvonis sesuatu atau aktivitas sebagai haram dan takzimi yang memvonis aktivitas sebagai maksiat.[1] Tuduhan itu sendiri disebut takfir, berasal dari kata kafir (kaum tidak beriman), dan disebutkan sebagai "orang yang mengaku seorang Muslim tetapi dinyatakan tidak murni Islamnya dan diragukan keimanannya."[2] Tindakan menuduh orang lain sebagai "kafir" telah menjadi suatu bentuk penghinaan sektarian, yaitu seorang Muslim menuduh Muslim sekte atau aliran lainnya sebagai kafir. Tindak kekerasan yang berawal dari tuduhan mengkafirkan Muslim lain kian marak dengan merebaknya ketegangan antara Sunni dan Syiah di Timur Tengah, khususnya setelah pecahnya Perang Saudara Suriah pada 2011.[3][4][5]

Di media massa

Istilah takfiri kian terkenal secara global setelah wartawan liputan investigasi BBC, Peter Taylor, menyebutkannya dalam serial televisi BBC tahun 2005 bertajuk The New Al Qaeda.[6]

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ https://fas.org/irp/crs/RS21745.pdf
  2. ↑ Kepel, Gilles; Jihad: the Trail of Political Islam, London: I.B. Tauris, 2002, page 31
  3. ↑ Zelin, Aaron Y.; Smyth, Phillip. "The vocabulary of sectarianism". Foreign Policy. Diakses tanggal 17 September 2014. Another popular term used by Shiite jihadis for their Sunni enemies has been "takfiri"{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Lebanon's Hizbollah Turns Eastward to Syria" (PDF). International Crisis Group. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2014-10-21. Diakses tanggal 15 September 2014. By framing its fight as a preemptive attack on takfiris – those who declare other Muslims to be apostates – Hizbollah has tarred all shades of the opposition, and indeed sometimes all Sunnis, with the same radicalising brush. It has exaggerated, and thereby exacerbated, the sectarianism of the Syrian opposition as well as its own domestic opponents{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Miller, Johnathan. "Inside Hezbollah: fighting and dying for a confused cause". Channel Four News. Diakses tanggal 18 September 2014. those they provocatively and [pejoratively] brand "the Takfiris"{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ The New Al Qaeda BBC News

Bacaan lebih lanjut

  • AbdulHaq al-Ashanti and Abu Ameenah AbdurRahman as-Salafi, A Critical Study of the Multiple Identities and Disguises of 'al-Muhajiroun': Exposing the Antics of the Cult Followers of Omar Bakri Muhammad Fustuq, Jamiah Media, 2009
  • AbdulHaq al-Ashanti and Abu Ameenah AbdurRahman as-Salafi, Abdullah El-Faisal Al-Jamayki: A Critical Study of His Statements, Errors and Extremism in Takfeer, Jamiah Media, 2011
  • Reza Aslan (2009), Global Jihadism as a Transnational Movement: A Theoretical Framework, PhD dissertation, University of California Santa Barbara.
  • Jason Burke, Al Qaeda: The True Story of Radical Islam, Penguin, 2004
  • John L. Esposito, Unholy War: Terror in the name of Islam, Oxford University Press, 2002
  • Gilles Kepel, Jihad: The Trail of Political Islam, I.B. Tauris, 2003
  • Vincenzo Oliveti, Terror's Source: The Ideology of Wahhabi-Salafism and its Consequences, Amadeus Books, 2002
  • Sahih al-Bukhari 4.574
Penganut
Buddhis
Theravādin
Umat Kristen
Katolik
Protestan
Restorasionis
Umat Hindu
Brahmanis
Jain
Yahudi
Kripto
Umat Islam
Ahmadi
Isma'ili
Sufi
Syiah
Sunni
Salafi
Zoroastrian
Non-penganut
Non-Buddhis
Non-Mahāyānis
Non-Kristen
Non-Muslim
Non-Yahudi
Non-Ortodoks
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan