Minggu, 20 September 2026
23:51 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut

Angkatan Laut Militer Indonesia

Artikel ini sudah memiliki referensi, tetapi tidak disertai kutipan yang cukup. Anda dapat membantu mengembangkan artikel ini dengan menambahkan lebih banyak kutipan pada teks artikel. (November 2023) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Tentara Nasional Indonesia
Angkatan Laut
250px-Insignia_of_the_Indonesian_Navy.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lambang TNI Angkatan Laut
Dibentuk10 September 1945 (1945-09-10)
(81 tahun)
Negara Indonesia
Tipe unitAngkatan Laut
PeranPertempuran maritim
Jumlah personel
  • 65.000 personel aktif[1]
  • 1.034 personel cadangan
Bagian dari Tentara Nasional Indonesia
Markas BesarCilangkap, Cipayung, Jakarta Timur
MotoJalesveva Jayamahe
(Bahasa Sanskerta: "Di Laut Kita Jaya")
Warna  Biru Laut
HimneMars Jalesveva Jayamahe
Ulang tahun10 September
Armada
Pertempuran
Situs webwww.tnial.mil.id
Tokoh
Panglima Tertinggi40px-Indonesian_Presidential_Seal_gold.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Presiden Prabowo Subianto
Kepala Staf Laksamana TNI Muhammad Ali
Wakil Kepala Staf Laksamana Madya TNI Edwin
Inspektur Jenderal Laksamana Madya TNI Achmad Wibisono
Koordinator Staf Ahli Laksamana Muda TNI Dwi Sulaksono
Insignia
Bendera250px-Flag_of_the_Indonesian_Navy.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lencana Perang250px-Naval_Jack_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Roundel Puspenerbal120px-Roundel_of_Indonesia_%E2%80%93_Naval_Aviation.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 120px-Roundel_of_Indonesia_%E2%80%93_Naval_Aviation_%E2%80%93_Low_Visibility.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ular-Ular Perang250px-Indonesian_Navy_Pennant.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Fin Flash250px-Flag_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (juga disingkat dengan TNI Angkatan Laut atau TNI-AL) adalah salah satu cabang angkatan perang dan merupakan bagian dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertanggung jawab atas operasi pertahanan negara Republik Indonesia di laut.

TNI Angkatan Laut dibentuk pada tanggal 10 September 1945 yang pada saat dibentuknya bernama Badan Keamanan Rakyat (BKR Laut) yang merupakan bagian dari Badan Keamanan Rakyat (BKR).

Kekuatan TNI-AL saat ini terbagi dalam 5 komando utama (kotama) pembinaan yaitu Komando Armada Republik Indonesia (Koarmada RI), Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal), Korps Marinir Republik Indonesia (Kormar RI), dan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral).

Selain komando utama operasi, TNI-AL juga memiliki komando utama pendidikan yang mendidik para perwira dan calon perwira di Akademi Angkatan Laut (AAL), dan komando utama pengembangan dan doktrin yaitu Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Laut (Kodiklatal).

Sejarah

Artikel utama: Sejarah TNI-AL

Sejarah TNI-AL dimulai tanggal 10 September 1945, saat pemerintah Indonesia mendirikan Badan Keamanan Rakyat Laut (BKR Laut). BKR Laut dipelopori oleh pelaut-pelaut veteran Indonesia yang pernah bertugas di jajaran Koninklijke Marine (Angkatan Laut Kerajaan Belanda) pada masa penjajahan Belanda dan Kaigun pada masa pendudukan Jepang.

Terbentuknya organisasi militer Indonesia yang dikenal sebagai Tentara Keamanan Rakyat (TKR) turut memacu keberadaan TKR Laut yang selanjutnya lebih dikenal sebagai Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI), dengan segala kekuatan dan kemampuan yang dimilikinya. Sejumlah Pangkalan Angkatan Laut terbentuk, kapal-kapal peninggalan Jawatan Pelayaran Jepang diperdayakan, dan personel pengawaknya pun direkrut untuk memenuhi tuntutan tugas sebagai penjaga laut Republik yang baru terbentuk itu. Kekuatan yang sederhana tidak menyurutkan ALRI untuk menggelar Operasi Lintas Laut dalam rangka menyebarluaskan berita proklamasi dan menyusun kekuatan bersenjata di berbagai tempat di Indonesia. Di samping itu mereka juga melakukan pelayaran penerobosan blokade laut Belanda dalam rangka mendapatkan bantuan dari luar negeri.

Selama 1949-1959 ALRI berhasil menyempurnakan kekuatan dan meningkatkan kemampuannya. Di bidang Organisasi ALRI membentuk Armada, Korps Marinir yang saat itu disebut sebagai Korps Komando Angkatan Laut (KKO-AL), Penerbangan Angkatan Laut dan sejumlah Komando Daerah Maritim sebagai komando pertahanan kewilayahan aspek laut.

Pada 1990-an TNI AL mendapatkan tambahan kekuatan berupa kapal-kapal perang jenis korvet kelas Parchim, kapal pendarat tank (LST) kelas 'Frosch', dan Penyapu Ranjau kelas Kondor. Penambahan kekuatan ini dinilai masih jauh dari kebutuhan dan tuntutan tugas, lebih-lebih pada masa krisis multidimensional ini yang menuntut peningkatan operasi tetapi perolehan dukungannya sangat terbatas. Reformasi internal di tubuh TNI membawa pengaruh besar pada tuntutan penajaman tugas TNI AL dalam bidang pertahanan dan keamanan di laut seperti reorganisasi dan validasi Armada yang tersusun dalam flotila-flotila kapal perang sesuai dengan kesamaan fungsinya dan pemekaran organisasi Korps Marinir dengan pembentukan satuan setingkat divisi Pasukan Marinir-I di Surabaya dan setingkat Brigade berdiri sendiri di Jakarta.

Organisasi

TNI Angkatan Laut adalah bagian dari Tentara Nasional Indonesia. TNI Angkatan Laut disusun berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2019. Markas Besar Tentara Nasional Indonesia membawahi Markas Besar TNI Angkatan Laut.[5] Berdasarkan Perpres no 66 tahun 2019, maka pada tanggal 21 Januari 2022 secara resmi Panglima TNI mengumumkan baru di TNI AL bernama Komando Armada Republik Indonesia (Koarmada RI).

Unsur Pimpinan

Unsur Pembantu Pimpinan

Seluruh pejabat pembantu pimpinan adalah perwira tinggi bintang dua dengan pangkat Laksamana Muda

Unsur Pelayanan

Komando Utama Pembinaan

Satuan Khusus

Badan Pelaksana Pusat

Dinas Militer

Lembaga Pendidikan

Pangkalan

Kecabangan

Tanda Kepangkatan

Sebagaimana di kecabangan lainnya, kepangkatan terdiri dari Perwira, Bintara dan Tamtama. Adapun pangkat tertinggi di Angkatan Laut adalah Laksamana Besar dengan bintang lima. Pangkat ini ditandai dengan lima bintang emas di pundak. Pangkat ini setara dengan Jenderal Besar di TNI Angkatan Darat dan Marsekal Besar di TNI Angkatan Udara. Sampai saat ini belum ada seorang pun perwira TNI Angkatan Laut yang dianugerahi pangkat tersebut, Laksamana dengan bintang empat, Laksamana Madya dengan bintang tiga, Laksamana Muda dengan bintang dua, Laksamana Pertama dengan bintang satu.

Berikut tanda kepangkatan di TNI Angkatan Laut mulai dari jenjang perwira, bintara, dan tamtama.[6]

  • Catatan: Indonesia bukan anggota NATO, jadi tidak ada kesetaraan pangkat resmi antara jajaran militer Indonesia dan yang didefinisikan oleh kode NATO. Tanda pangkat yang ditampilkan adalah perkiraan dan hanya untuk tujuan ilustrasi.

Perwira

Golongan Pangkat Perwira tinggi (Jenderal / Laksamana) Perwira menengah Perwira muda
40px-Flag_of_the_Indonesian_Navy.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
TNI Angkatan Laut
60px-23-TNI_Navy-FADM.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-22-TNI_Navy-ADM.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-21-TNI_Navy-VADM.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-20-TNI_Navy-RADM.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-19-TNI_Navy-CDRE.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-18-TNI_Navy-CAPT.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-17-TNI_Navy-CDR.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-16-TNI_Navy-LCDR.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-15-TNI_Navy-LT.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-14-TNI_Navy-LTJG.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-13-TNI_Navy-ENS.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Laksamana Besar Laksamana Laksamana Madya Laksamana Muda Laksamana Pertama Kolonel Letnan Kolonel Mayor Kapten Letnan Satu Letnan Dua
Admiral of the Fleet Admiral Vice Admiral Rear Admiral Commodore Colonel Lieutenant colonel Major Captain First Lieutenant Second Lieutenant
Lengan baju (Khusus Black Navy) 60px-Indonesian-Navy-Sleeve-ADM.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Indonesian-Navy-Sleeve-VADM.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Indonesian-Navy-Sleeve-RADM.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Indonesian-Navy-Sleeve-FADM.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Indonesian-Navy-Sleeve-COL.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Indonesian-Navy-Sleeve-LTC.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Indonesian-Navy-Sleeve-MAJ.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Indonesian-Navy-Sleeve-CPT.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Indonesian-Navy-Sleeve-1LT.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-Indonesian-Navy-Sleeve-2LT.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Bintara & Tamtama

Jenjang Bintara Tamtama Kadet
40px-Flag_of_the_Indonesian_Navy.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
TNI Angkatan Laut
60px-12-TNI_Navy-CWO.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 60px-11-TNI_Navy-WO.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 120px-Serma_pdh_al.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 120px-Serka_pdh_al.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 120px-Sertu_pdh_al.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 120px-Serda_pdh_al.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 120px-Kopka_pdh_al.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 120px-Koptu_pdh_al.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 120px-Kopda_pdh_al.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 120px-Kelasi_kepala_pdh_al.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 120px-Kelasi_satu_pdh_al.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail 120px-Kelasi_dua_pdh_al.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pembantu Letnan Satu Pembantu Letnan Dua Sersan Mayor Sersan Kepala Sersan Satu Sersan Dua Kopral Kepala Kopral Satu Kopral Dua Kelasi Kepala Kelasi Satu Kelasi Dua
Chief Warrant Officer Warrant Officer Master Chief Petty Officer First Class Master Chief Petty Officer Second Class Senior Chief Petty Officer Chief Petty Officer Petty Officer First Class Petty Officer Second Class Petty Officer Third Class Seaman Seaman Apprentice Seaman recruit

Kepala

TNI Angkatan Laut dipimpin oleh seorang Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) yang menjadi pemimpin tertinggi di Markas Besar Angkatan Laut (Mabes AL). KSAL saat ini dijabat oleh Laksamana TNI Muhammad Ali.

Kekuatan

250px-Naval_Jack_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bendera kapal perang Indonesia.
Lihat pula: Korvet nasional

Nama kapal yang dimiliki TNI-AL selalu dimulai dengan KRI, singkatan dari Kapal Perang Republik Indonesia. Selain itu juga ada kapal yang diawali dengan KAL, singkatan dari Kapal Angkatan Laut. Suatu sistem penomoran diadopsi guna membedakan tiap Kapal. Nama kapal bervariasi, mulai dari nama Pahlawan (kapal pengawal), Teluk (kapal pendarat), hingga binatang (kapal cepat atau patroli).

Setiap kapal dipersenjatai dengan salah satu atau lebih dari berbagai macam persenjataan yang tersedia menurut kelasnya, mulai dari senapan mesin 12,7mm, kanon, meriam hingga peluru kendali.

Saat ini TNI AL memiliki sekitar 75.000 personel aktif dan 1.034 personel cadangan, termasuk di dalamnya 18.500 personel marinir dan 1.090 penerbangan/personel udara AL. Kekuatan TNI AL secara garis besar sebagai berikut:

Kapal perang

250px-CutNyakDien.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
KRI Cut Nyak Dien, Parchim Class merupakan kapal pemukul dengan armada terbesar di TNI AL.
250px-KRI_Clurit_641.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
KRI Clurit, merupakan Kapal Cepat Rudal 40 meter buatan dalam negeri

Kapal Republik Indonesia (KRI) berjumlah 168 kapal, KRI dibagi menjadi tiga kelompok kekuatan:

  • Kekuatan Pemukul (Striking Force) terdiri dari 52 KRI yang memiliki persenjataan strategis:
● 1 kapal induk kelas Garibaldi
  • Kekuatan Patroli (Patrolling Force) berjumlah 53 KRI.
  • 10 kapal FPB buatan PT. PAL kelas Pandrong, 5 di antaranya yang bertipe Nav-5 sudah dipersenjatai dengan rudal
  • 2 kapal (hibah dari Brunei) kelas Salawaku
  • 1 Kapal cepat buatan Fasharkan TNI AL 40 meter kelas Krait
  • 2 Kapal cepat buatan Fasharkan 40 meter kelas Tarihu
  • 25 kapal Fiber buatan Fasharkan TNI AL kelas Boa
  • 15 kapal PC kelas Sibarau
  • 2 buru ranjau (BR) kelas Pulau Rengat
  • 2 buru ranjau (BR) kelas Pulau Fani
  • Kekuatan Pendukung (Supporting Force) berjumlah 63 KRI, terdiri dari:
  • 5 Landing Platform Dock (LPD) kelas Makassar
  • 7 angkut tank (AT) kelas Teluk Bintuni
  • 1 Occulus caller
  • 12 angkut tank (AT) kelas Frosch
  • 5 angkut tank (LST) kelas Teluk Semangka
  • 1 markas (MA) kelas Multatuli
  • 6 penyapu ranjau (PR) kelas kondor
  • 5 bantuan cair minyak (BCM): ARN, SRG, SGG, SMB,BPP
  • 1 Bantuan Rumah Sakit (BRS) Kelas dr. Soeharso
  • 2 bantu tunda (BTD) kelas Soputan
  • 4 bantu umum (BU): KMT, MTW, NTU, WGO
  • 1 bantu angkut personel (BAP) kelas Tanjung Kambani
  • 2 bantu angkut personel (BAP) kelas Tanjung Nusanive
  • 3 bantu hidrooseanografi (BHO) kelas Pulau Rondo
  • 1 bantu hidrooseanografi (BHO) kelas Dewa Kembar
  • 1 kapal latih kelas Ki Hajar Dewantara
  • 2 kapal latih

TNI AL sudah mempunyai 4 kapal LPD. Kapal multipurpose ini 2 unit dibuat di Korea Selatan (KRI MKS dan KRI SBY) dan 2 unit dikerjakan oleh PT. PAL (KRI BAC DAN KRI BJN) [7]

Kapal patroli pendukung

Kapal Angkatan Laut (KAL) adalah kapal patroli yang berfungsi untuk mendukung Pangkalan TNI AL (Lanal) dalam melaksanakan tugas-tugas patroli keamanan laut dan tugas-tugas dukungan lainnya.

Pesawat udara

Pesawat udara berjumlah 86 unit, terdiri dari 53 sayap tetap dan 33 sayap putar.

Pasukan Darat

250px-Marinir_Indonesia.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nampak personel marinir tengah dalam upacara, 16 mei 2017

Korps Marinir

Artikel utama: Korps Marinir

Korps Marinir Republik Indonesia (KORMAR RI) merupakan bagian tak terpisahkan dari TNI-AL. Berukuran setingkat korps militer yang berfungsi sebagai satuan Infanteri Angkatan Laut dan kekuatan perang amfibi utama TNI. Beberapa hal yang membedakan mereka dari anggota TNI-AL lainnya dapat dilihat dari lencana kualifikasi, lambang, dan baret bewarna magenta mereka yang unik. Dipimpin oleh seorang perwira berpangkat bintang tiga. Korps Marinir memiliki tiga divisi, yaitu:

  • Pasukan Marinir I (PASMAR I) di Jakarta.
  • Pasukan Marinir II (PASMAR II) di Surabaya.
  • Pasukan Marinir III (PASMAR III) di Sorong.[8]

Masing-masing PASMAR dipimpin oleh seorang perwira berpangkat bintang dua.

250px-24_kopaska_3.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Anggota Kopaska sedang dalam simulasi tempur.

Pasukan Khusus

Kopaska

Artikel utama: Kopaska

Didirikan pada tanggal 31 Maret 1962, Komando Pasukan Katak (Kopaska) merupakan satuan manusia katak TNI-AL Terdapat tiga satuan pasukan katak dengan detasemen yang mengkhususkan diri pada elemen sabotase/anti-sabotase (teror), operasi khusus, SAR tempur, EOD dan penjinakan ranjau laut. Tugas utama Kopaska mencakup underwater demoliton (infiltrasi markas dan kapal musuh), menghancurkan instalasi bawah air utama, pengintaian, pelepasan tawanan, mengamankan garis pantai untuk operasi amfibi angkatan laut, dan anti-terorisme. Dalam masa damai, satuan akan menunggaskan tim beranggotakan tujuh personel sebagai pasukan keamanan bagi VIP. Mereka mengenakan baret bewarna merah marun.[9]

Yontaifib

250px-1melonge.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Personel Taifib melakukan latihan pegintaian amfibi.
Artikel utama: Taifib

Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib) merupakan satuan intai elit dalam Korps Marinir dengan tugas utama melakukan pengintaian amfibi dan pengintaian khusus. Taifib sebelumnya dikenal dengan nama "Kipam" (Komando Intai Para Amfibi).

Resmi didirikan pada tanggal 13 Maret 1961 sebagai komando marinir atas respon Operasi Trikora.[10]

Berukuran setingkat resimen dengan tiga batalion, dibentuk sebagai unit pengintai amfibi elit Korps Marinir dan tak lupa ciri baret ungu.

Denjaka

250px-27_DenjakaTNIALLatihanPenaggulnganTeror1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Satuan Denjaka dalam uparaca parade.
Artikel utama: Denjaka

Detasemen Jala Mangkara (Denjaka) merupakan pasukan operasi khusus dan kontraterorisme TNI-AL. Detasemen gabungan ini didirikan pada tahun 1984 oleh Panglima TNI, di mana mengambil beberapa personel Kopaska dan Taifib, dengan tujuan menangkal ancaman strategis maritim termasuk terorisme dan sabotase. Meskipun ada tujuan khusus dibentuknya satuan ini, sama halnya dengan pasukan operasi khusus lain di seluruh dunia, detasemen ini juga terlatih dalam melakukan peperangan non-konvensional, pengintaian, dan operasi klandestin di belakang garis musuh.

Referensi

  1. International Institute for Strategic Studies (15 Februari 2023). The Military Balance 2023. London: Routledge. hlm. 254. ISBN 9781032508955.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. https://www.zonajakarta.com/nasional/67315978250/kapal-induk-garibaldi-yang-dibeli-indonesia-ternyata-pernah-digunakan-untuk-menghindari-undang-undang
  3. https://indonesiaproud.wordpress.com/2025/12/22/kri-balaputradewa-frigat-buatan-indonesia-yang-disebut-destroyer-menyamar-kebanggaan-teknologi-maritim-nusantara/
  4. https://oceanweek.co.id/kapal-destroyer-agar-bisa-dibangun-di-republik-ini/#:~:text=Kapal%20fregat%20itu%20diproyeksikan%20operasional,class%2C%20dan%20Corvette%20Fatahillah%20class.
  5. "Pasal 154 Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2019" (PDF). sipuu.setkab.go.id. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2020-06-19. Diakses tanggal 22 April 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. "PP NO.39 TAHUN 2010 TENTANG ADMINISTRASI PRAJURIT TNI" (PDF). bphn.go.id. Diakses tanggal 18-01-2021.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  7. "TNI AL SELENGGARAKAN RAPIM TAHUN 2015" Diarsipkan 2014-12-24 di Wayback Machine. website tni al.mil.id
  8. "KOARMATIM - SATGAS KOARMADA III DAN PASMAR 3 SIAP DIBERANGKATKAN KE SORONG PAPUA". web.archive.org. 2018-05-13. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-05-13. Diakses tanggal 2022-08-08.
  9. @_TNIAL_ (28 September 2017). "hi ... baret ungu marinir, yang merah maroon kopaska" [hi... the marine corps uses purple beret, kopaska uses maroon red] (Kicauan) via Twitter.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. "Yontaifib Marinir: Pasukan Elit Marinir TNI AL - HobbyMiliter.com". HobbyMiliter.com (dalam bahasa American English). 16 Desember 2016. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 Agustus 2018. Diakses tanggal 28 April 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Lihat pula

Pranala luar

Pimpinan
120px-Insignia_of_the_Indonesian_National_Armed_Forces.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Organisasi
Unsur Pembantu Pimpinan
Unsur Pelayanan
Badan Pelaksana Pusat
Komando Utama Operasi
Sejarah dan Operasi
Personel
Pendidikan dan Pelatihan
Seragam
Pangkat
Kecabangan
Komponen Cadangan
Satuan tugas
Staf
Pimpinan
Pembantu Pimpinan
120px-Insignia_of_the_Indonesian_Navy.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Komando Utama Pembinaan
Komando Utama Operasi
    • Kotama Ops
Komando Pendidikan
Badan Pelaksana Pusat
Pusat
Dinas Militer
Pendidikan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan