Minggu, 27 September 2026
03:46 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Sumitranandan Pant

Sumitranandan Pant

Sumitranandan Pant
Sumit
Lahir(1900-05-20)20 Mei 1900
Desa Kausani, Bageshwar, Uttarakhand, India.
Meninggal28 Desember 1977(1977-12-28) (umur 77)
Allahabad, UP, India.
PendidikanSastra Hindi
PekerjaanPenyair, penyair
Karier kepenulisan
SubjekSansekerta
Penghargaan terkenalPadma Bhushan (1961)
Penghargaan Jnanpith

Sumitranandan Pant (20 Mei 1900 – 28 Desember 1977) adalah seorang penyair India. Ia adalah salah satu penyair sayap kiri berbahasa Hindi abad ke-20 dan dikenal karena romantisismenya dalam puisi-puisinya yang terinspirasi oleh alam, masyarakat dan keindahan.

Penghargaan

Pada 1968, Pant menjadi penyair Hindi pertama yang meraih Penghargaan Jnanpith, yang dianggap menjadi penghargaan tertinggi di India untuk kesusastraan. Penghargaan tersebut dianugerahkan kepadanya untuk kumpulan puisi terkenalnya yang berjudul Chidambara.[1] Pant meraih penghargaan "Akademi Sahitya", yang diberikan oleh Akademi Kesusastraan India, untuk "Kala Aur Budhdha Chand".

Pemerintah Indian menganugerahinya dengan Padma Bhushan dan Padma Vibhushan.[2]

Referensi

  1. ↑ "Jnanpith Laureates Official listings". Situs Web Jnanpith. Diarsipkan dari asli tanggal 2007-10-13. Diakses tanggal 2016-12-05.
  2. ↑ "Padma Awards" (PDF). Ministry of Home Affairs, Government of India. 2015. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2014-11-15. Diakses tanggal Juli 21, 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
1965–1985
1986–2000
2001–sekarang
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan