Jumat, 23 Oktober 2026
05:11 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Sachidananda Routray

Sachidananda Routray

Bagikan:
Sachidananda Routray
250px-Sachidananda_Routray_Portrait.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sachidananda Raut Ray
Lahir(1916-05-13)13 Mei 1916
Gurujang, Khordha
Meninggal21 Agustus 2004(2004-08-21) (umur 88)
Cuttack
Karier kepenulisan
Nama penaSachi Rautara
GenrePuisi
Karya terkenalPallisri
Penghargaan terkenalPenghargaan Jnanpith

Sachidananda Rautray (13 Mei 1916 – 21 Agustus 2004) adalah seorang penyair, novelis dan penulis cerita pendek Odia. Ia meraih Penghargaan Jnanpith, penghargaan kesusastraan tertinggi di India, pada 1986. Ia lebih dikenal sebagai Sachi Routray.[1]

Kehidupan

Routray lahir di Gurujang, dekat Khurda pada 13 Mei 1916.[2] Ia dibesarkan dan dididik di Bengal. Ia menikah dengan seorang putri Telugu dari keluarga kerajaan Golapalli.[1]

Routray mulai menulis puisi dari usia sebelas tahun.[1] Ia juga ikut dalam perjuangan kemerdekaan saat masih bersekolah. Beberapa puisinya dicekal oleh Kemaharajaan Britania karena berisi konten revolusioner.

Ia meninggal di Cuttack pada 21 Agustus 2004.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 "Sachidananda Routray passes away". The Hindu. 2004-08-22. Diarsipkan dari asli tanggal 2005-01-05. Diakses tanggal 2008-11-06.
  2. ↑ "SACHI ROUTRAY". orissadiary.com. 2012. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-05-10. Diakses tanggal 23 Mei 2012. Sachi Routray was born in Gurujang near Khurda on May 13, 1916.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

1965–1985
1986–2000
2001–sekarang
Pemenang Penghargaan Padma dari Odisha
*tempat lahir Odisha
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan