Jumat, 02 Oktober 2026
00:34 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti

Bishnu Dey

Bagikan:
Bishnu Dey
Lahir(1909-07-18)18 Juli 1909
Meninggal3 Desember 1982(1982-12-03) (umur 73)
PekerjaanPenyair, Akademisi

Bishnu Dey adalah seorang penyair, penulis prosa, penerjemah, akademisi dan kritikus seni Bengali terkenal pada era modernisme, pasca-modernisme.[1][2][3] Dimulai sebagai seorang simbologis, ia mendapatkan pengakuan karena kualitas musikal dari puisi-puisinya, dan membentuk generasi penyair Bengali pasca-Tagore, seperti Buddhadeb Basu dan Samar Sen, yang menandai kebangkitan "Puisi Baru" dalam sastra Bengali, yang sangat dipengaruhi oleh ideologi Marxis.

Bacaan tambahan

  • Jamini Roy, by Bishnu Dey, John Irwin. Indian Society of Oriental Art, 1944
  • Selected poems, ed. Samir Dasgupta. Writers Workshop, 1972
  • In the sun and the rain: essays on aesthetics, by Bishnu Dey. People's Pub. House, 1972
  • History's tragic exultation: a few poems in translation, by Bishnu Dey. People's Pub. House, 1973
  • Water my roots: essays by & on Bishnu Dey, by Samir Dasgupta, Bishnu Dey. Writers Workshop, 1973
  • Bishnu Dey (Makers of Indian literature), by Aruna Sen. Sahitya Akademi, 1993

Referensi

  1. ↑ Saccidanandan, ed. (2006). Signatures: one hundred Indian poets. National Book Trust,. hlm. 444.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanda baca tambahan (link)
  2. ↑ "Caltuttaweb - Bengali literature". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-07-09. Diakses tanggal 2016-12-06.
  3. ↑ webindia123.com-government of india-award-jnanpith award

Pranala luar

1965–1985
1986–2000
2001–sekarang
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan