Jumat, 16 Oktober 2026
06:27 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
Stasiun Pogajih

Stasiun Pogajih

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
Stasiun Pogajih
Kereta Api Indonesia
PD30

330px-LiveryPapanStasiun_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

120px-PapanNamaStasiun_PGJ.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-Stasiun_Pogajih_2026.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stasiun Pogajih, 2026
Nama lainStasiun Pohgajih
Lokasi
Koordinat 8°9′30″S 112°25′14″E / 8.15833°S 112.42056°E / -8.15833; 112.42056
Ketinggian+205 m
Operator
Letak
km 86+773 / 87+934 lintas Bangil-Blitar-Kertosono[1]
Jumlah peron2 (satu peron sisi dan satu peron pulau yang sama-sama rendah)
Jumlah jalur2 (jalur 1: sepur lurus)
LayananCommuter Line Dhoho dan Penataran
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiIII/kecil[2]
Sejarah
Nama sebelumnyaStation Pogadjih
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya 20px-KRL_CL_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail KAI Commuter Stasiun berikutnya
Sumberpucung
Perjalanan satu arah
Commuter Line Penataran Kesamben
menuju Blitar atau Surabaya Kota
Kesamben
Perjalanan satu arah
Commuter Line Dhoho Sumberpucung
menuju Malang atau Surabaya Kota
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Pemesanan langsung di loket Ruang/area tunggu Toilet Wastafel 
Jenis persinyalan
  • Mekanik tipe Siemens & Halske semiotomatis
Diagram lintasan stasiun
ke Plampangan
Ke Sumberpucung
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-8.1583333333333,112.42055555556,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Pogajih&revid=29541160&groups=_afe7bc102de6f41ed0085e123683963c321eeb46&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Pogajih (PGJ), juga disebut Stasiun Pohgajih, adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Pohgajih, Selorejo, Blitar; pada ketinggian +205 meter; termasuk dalam Daerah Operasi VIII Surabaya; dan merupakan stasiun KA yang berada paling timur di Kabupaten Blitar dengan jarak 128,6 km arah tenggara dari Kertosono. Stasiun ini terletak sekitar tiga kilometer ke arah selatan dari Jalan Raya Malang–Blitar.

Selain melayani penumpang kereta api lokal, stasiun ini juga melayani persilangan dan penyusulan antarkereta api.

Sekitar dua kilometer ke arah timur stasiun ini terdapat Jembatan KA Lahor yang terletak di perbatasan Kabupaten Malang–Kabupaten Blitar. Selain itu, sekitar tiga kilometer ke arah timur terdapat Bendungan Sutami dan dua terowongan kereta api buatan dalam negeri, yaitu Eka Bakti Karya (kini Karangkates I) dan Dwi Bakti Karya (kini Karangkates II), dengan panjang masing-masing 741 dan 440 meter.

Dahulu ke arah barat stasiun ini, sebelum Stasiun Kesamben, terdapat Stasiun Plampangan yang kini sudah dinonaktifkan karena letaknya yang kurang strategis dan jarak antarstasiun yang tidak terlalu jauh dari Stasiun Kesamben. Terdapat pula halte nonaktif bernama Karangkates yang terletak di petak jalan antara Pogajih dan Sumberpucung, timur terowongan Karangkates II.[3] Tidak diketahui kapan halte tersebut dinonaktifkan.

Bangunan dan tata letak

Stasiun ini memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 1 merupakan sepur lurus. Stasiun ini dahulu memiliki tiga jalur kereta api, tetapi jalur 1 yang lama telah dibongkar sejak lama dan dijadikan taman kecil.

Jalur 2 P Commuter Line Penataran, tujuan Blitar/Surabaya Kota (rute memutar searah jarum jam) → (Kesamben)
← (Sumberpucung) D Commuter Line Dhoho, tujuan Surabaya Kota/Malang (rute memutar berlawanan arah jarum jam)
Peron pulau
Jalur 1 ← Sepur lurus →
P Commuter Line Penataran, tujuan Blitar/Surabaya Kota (rute memutar searah jarum jam) → (Kesamben)
← (Sumberpucung) D Commuter Line Dhoho, tujuan Surabaya Kota/Malang (rute memutar berlawanan arah jarum jam)
Peron sisi
G Bangunan utama stasiun

330px-PapanKeretaApi_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

40px-KAJJ_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail PD30 330px-PapanNamaStasiunKomuter_PGJ.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Layanan kereta api

Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini sesuai Gapeka 2025 per 1 Februari 2025.[4]

Lokal (Commuter Line)

Nama kereta api Relasi perjalanan Keterangan
P Penataran Surabaya Kota Surabaya Kota Perjalanan memutar searah jarum jam via Malang–Blitar–Kertosono.
Blitar Perjalanan searah jarum jam via Malang pada jadwal sore.
Malang Surabaya Kota Perjalanan memutar searah jarum jam via Blitar–Kertosono pada jadwal pagi.
D Dhoho Surabaya Kota Perjalanan memutar berlawanan arah jarum jam via Kertosono–Blitar–Malang
Blitar Perjalanan berlawanan arah jarum jam jam via Malang pada jadwal pagi.
Surabaya Kota Malang Perjalanan memutar berlawanan arah jarum jam via Kertosono–Blitar pada jadwal sore.

Insiden

Pada sore hari tanggal 7 Maret 2021, hujan deras yang mengguyur daerah Pohgajih menyebabkan tebing di sisi tubuh baan rel yang terletak pada km 87+500 petak Pogajih–Kesamben longsor. Peristiwa ini mengakibatkan tertahannya keberangkatan KA Malabar dari Stasiun Malang menuju Stasiun Bandung dan Penataran dari Blitar menuju Surabaya Gubeng yang tertahan di Stasiun Wlingi.[5]

Pada 30 November 2024 hingga 1 Desember 2024, jalur di lintas Pogajih—Kesamben mengalami rintangan jalan sehingga tidak dapat dilalui penumpang. Sepanjang waktu tersebut, terjadi 3 kali banjir dan 1 kali tanah longsor yang memengaruhi kondisi rel. Tanah longsor menyebabkan wesel dan rel pada beberapa bagian jalan rel ambruk ke tepi lereng. Upaya normalisasi pun dilakukan dengan memperkuat pondasi rel, memulihkan jalur, serta membangun saluran air agar irigasi tidak berdampak pada badan rel. Pembatasan kecepatan (taspat) pun diberlakukan hingga 10 km/jam dan berangsur dari tanggal 3 Desember 2024 hingga menjadi normal pada kecepatan 60 km/jam pada 5 Desember 2024.[6]

Galeri

  • Stasiun Pogajih pada tahun 2014
    Stasiun Pogajih pada tahun 2014
  • Stasiun Pogajih pada tahun 2020, dilihat dari sisi barat
    Stasiun Pogajih pada tahun 2020, dilihat dari sisi barat
  • Stasiun Pogajih pada tahun 2021
    Stasiun Pogajih pada tahun 2021

Referensi

  1. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2023 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2023-04-14. hlm. 47. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2023-05-11. Diakses tanggal 18 November 2024 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  5. ↑ "Jalur KA Tertimbun Longsor di Blitar, Perjalanan Kereta Tertahan". JawaPos.com. 7 Maret 2021, 20:33:42 WIB. Diakses tanggal 7 Maret 2021.{{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  6. ↑ Al Faruq, Daviq Umar (2024-12-05). "Jalur Stasiun Pohgajih-Kesamben Bisa Dilewati Usai Diterjang Longsor". MetroTV. Malang: Media Televisi Indonesia. Diakses tanggal 2026-01-12.

Pranala luar

(Indonesia) Jadwal Commuter Line Wilayah VIII Surabaya

Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Plampangan
menuju Kertosono
Kertosono–Bangil Sumberpucung
menuju Bangil
Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun kereta api di Jawa Timur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan