Sabtu, 31 Oktober 2026
12:51 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Stasiun Kesamben

Stasiun Kesamben

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
Lihat pula: Terminal Kesamben
Stasiun Kesamben
Kereta Api Indonesia
PD31

330px-LiveryPapanStasiun_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-PapanNamaStasiun_KSB.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-Stasiun_Kesamben_2026.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stasiun Kesamben, 2026
Lokasi
Koordinat 8°8′57″S 112°21′50″E / 8.14917°S 112.36389°E / -8.14917; 112.36389
Ketinggian+193 m
Operator
Letak
km 94+353 lintas Bangil-Blitar-Kertosono[1]
Jumlah peron2 (satu peron sisi yang rendah dan satu peron pulau yang agak rendah)
Jumlah jalur2 (jalur 1: sepur lurus)
LayananLintas utara Jawa: Matarmaja
Lokal: Commuter Line Dhoho dan Penataran
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiIII/kecil[2]
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya 20px-KRL_CL_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail KAI Commuter Stasiun berikutnya
Pogajih
Perjalanan satu arah
Commuter Line Penataran Wlingi
menuju Blitar atau Surabaya Kota
Wlingi
Perjalanan satu arah
Commuter Line Dhoho Pogajih
menuju Malang atau Surabaya Kota
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Toilet Ruang/area tunggu 
Jenis persinyalan
Diagram lintasan stasiun
ke Wlingi
Jembatan penyebrangan orang
ke Plampangan
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-8.1491666666667,112.36388888889,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Kesamben&revid=30107394&groups=_e465bb1530c4fc614eab9e873ffdebb46b348643&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Kesamben (KSB) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Kesamben, Kesamben, Blitar; pada ketinggian +193 meter; termasuk dalam pengelolaan Daerah Operasi VIII Surabaya dan KAI Commuter dengan jarak 121,1 km sebelah tenggara dari Kertosono.

Ke arah timur stasiun ini, sebelum Stasiun Pogajih, terdapat Stasiun Plampangan yang kini sudah dinonaktifkan karena letaknya yang kurang strategis dan jarak antarstasiun yang tidak terlalu jauh dengan Stasiun Kesamben.

Selain melayani pemberhentian kereta api penumpang, stasiun ini juga melayani persilangan dan penyusulan antarkereta api.

Bangunan dan tata letak

Stasiun ini hanya memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 1 merupakan sepur lurus. Di sebelah timur stasiun ini terdapat sebuah jembatan talang kecil.

Jalur 2 P Commuter Line Penataran, tujuan Blitar/Surabaya Kota (rute memutar searah jarum jam) → (Wlingi)
← (Pogajih) D Commuter Line Dhoho, tujuan Surabaya Kota/Malang (rute memutar berlawanan arah jarum jam)
Peron pulau
Jalur 1 ← Sepur lurus →
Kereta Api Indonesia Pemberhentian kereta api antarkota
P Commuter Line Penataran, tujuan Blitar/Surabaya Kota (rute memutar searah jarum jam) → (Wlingi)
← (Pogajih) D Commuter Line Dhoho, tujuan Surabaya Kota/Malang (rute memutar berlawanan arah jarum jam)
Peron sisi
G Bangunan utama stasiun

330px-PapanKeretaApi_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

40px-KAJJ_icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail PD31 330px-PapanNamaStasiunKomuter_KSB.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Layanan kereta api

Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini sesuai Gapeka 2025 per 1 Februari 2025.[1]

Antarkota

Lintas utara Jawa
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Matarmaja Ekonomi Pasar Senen Malang Via Semarang Poncol–Solo Jebres

Lokal (Commuter Line)

Nama kereta api Relasi perjalanan Keterangan
P Penataran Surabaya Kota Surabaya Kota Perjalanan memutar searah jarum jam via Malang–Blitar–Kertosono.
Blitar Perjalanan searah jarum jam via Malang pada jadwal sore.
Malang Surabaya Kota Perjalanan memutar searah jarum jam via Blitar–Kertosono pada jadwal pagi.
D Dhoho Surabaya Kota Perjalanan memutar berlawanan arah jarum jam via Kertosono–Blitar–Malang
Blitar Perjalanan berlawanan arah jarum jam jam via Malang pada jadwal pagi.
Surabaya Kota Malang Perjalanan memutar berlawanan arah jarum jam via Kertosono–Blitar pada jadwal sore.

Insiden

Pada tanggal 24 Januari 2007 pukul 05.15 WIB, 4 dari 5 kereta KA Penataran anjlok saat hendak memasuki emplasemen stasiun ini. Diduga peristiwa ini terjadi karena kondisi bantalan rel yang sudah tua. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka pada kejadian ini.[3]

Referensi

  1. 1 2 3 Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ Merdeka.com. "KA Penataran Anjlok di Stasiun Kesamben Blitar | merdeka.com". merdeka.com (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2018-08-07. Diakses tanggal 2018-08-07.

Pranala luar

Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Wlingi
menuju Kertosono
Kertosono–Bangil Plampangan
menuju Bangil
Ikon rintisan

Artikel bertopik stasiun kereta api di Jawa Timur ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan