Selasa, 03 November 2026
08:33 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Stasiun Jeruklegi

Stasiun Jeruklegi

stasiun kereta api di Indonesia

Bagikan:
Stasiun Jeruklegi
Kereta Api Indonesia

330px-LiveryPapanStasiun_2020.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

250px-PapanNamaStasiun_JRL.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-Stasiun_Jeruklegi_2020.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stasiun Jeruklegi, 2020
Lokasi
Koordinat 7°37′20″S 109°1′19″E / 7.62222°S 109.02194°E / -7.62222; 109.02194
Ketinggian+10 m
Operator
Letak
km 376+471 lintas Bogor—Bandung—Banjar—Kutoarjo—Yogyakarta[1]
Jumlah peron2 (satu peron sisi dan satu peron pulau yang sama-sama rendah)
Jumlah jalur3 (jalur 1: sepur lurus)
LayananLintas selatan Jawa: Baturraden Ekspres, Serayu, Kutojaya Selatan (reguler & tambahan, kecuali jadwal tambahan arah Kutoarjo), Pasundan (reguler & tambahan, arah Surabaya), Lodaya (jadwal malam arah Bandung), Malabar (jadwal pagi arah Malang), dan Sangkuriang (arah Bandung)
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiIII/kecil[2]
Fasilitas dan teknis
FasilitasParkir Jalur difabel Pemesanan langsung di loket Ruang/area tunggu Toilet Musala Ruang menyusui 
Diagram lintasan stasiun
ke Kawunganten
Nasional 7 di Jawa Tengah
Jalan Raya
Cilacap–Jeruklegi
ke Lebeng
Lokasi pada peta
osm-intl,13,-7.6222222222222,109.02194444444,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Stasiun_Jeruklegi&revid=29837810&groups=_064424ec95baee88087165b570afdf5df3b62c2b&parser=parsoid
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L •B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Jeruklegi (JRL) merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Jeruklegi Wetan, Jeruklegi, Cilacap. Stasiun yang terletak pada ketinggian +10 m ini termasuk dalam Daerah Operasi V Purwokerto. Stasiun ini berada di sebelah barat jalan raya yang menghubungkan Cilacap dengan Wangon.

250px-Emplasemen_Stasiun_Jeruklegi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Emplasemen Stasiun Jeruklegi dari tengah JPL 454, 2023

Per 1 Maret 2023, stasiun ini kembali melayani pemberhentian penumpang kereta api antarkota setelah beberapa tahun sebelumnya hanya melayani persilangan dan penyusulan antarkereta api.[3]

Stasiun ini juga merupakan stasiun terdekat menuju Bandar Udara Tunggul Wulung.

Bangunan dan tata letak

Stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 1 merupakan sepur lurus.

Jalur 3 ← Sepur belok →
Jalur 2 ← Kereta Api Indonesia Pemberhentian kereta api antarkota →
Peron pulau
Jalur 1 ← Sepur lurus →
Kereta Api Indonesia Pemberhentian kereta api antarkota
Peron sisi
G Bangunan utama stasiun

Layanan kereta api

Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini sesuai Gapeka 2025 revisi per 1 Mei 2026.[4]

Lintas selatan Jawa
Nama kereta api Kelas Relasi perjalanan Keterangan
Campuran
Baturraden Ekspres Eksekutif Bandung Purwokerto Via Tasikmalaya—Kroya

Dihentikan sementara


Bisnis
Lodaya Eksekutif Solo Balapan Bandung Via Tasikmalaya

Pemberhentian hanya untuk perjalanan menuju Bandung pada jadwal malam.

Ekonomi
Malabar Eksekutif Bandung Malang Via Yogyakarta

Pemberhentian hanya untuk perjalanan menuju Malang pada jadwal pagi.

Ekonomi

Premium

Sangkuriang Eksekutif Ketapang Bandung Via Tasikmalaya

Pemberhentian hanya untuk perjalanan menuju Bandung.

Ekonomi Premium
Ekonomi
Kutojaya Selatan (reguler & tambahan) Ekonomi Kiaracondong Kutoarjo Via Tasikmalaya—Kroya

Kecuali jadwal tambahan arah Kutoarjo.

Serayu Pasar Senen Purwokerto Via Cikampek—Kiaracondong
Pasundan (reguler & tambahan) Kiaracondong Surabaya Gubeng Via Lempuyangan

Pemberhentian hanya untuk perjalanan arah Surabaya.

Insiden

250px-JRL_02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stasiun Jeruklegi, 2009

Pada tanggal 14 Juli 2015, kereta api Mutiara Selatan tujuan Surabaya Gubeng, yang hendak persiapan memasuki Stasiun Jeruklegi, menabrak seorang pemuda yang sedang mabuk dan tiduran di atas rel, di Desa Jeruklegi Kulon. Akibatnya pemabuk tadi terlindas oleh roda-roda kereta api.[5]

Pada tanggal 30 Mei 2016 pukul 11.15 WIB, seorang guru Madrasah Ibtidaiyah yang tengah berdiri di tengah rel tewas tertabrak kereta api Kutojaya Selatan di km 308+2 petak jalan Maos-Lebeng. Kejadian ini diduga karena depresi akibat gagal menikah. Akibatnya, kereta api tersebut harus berhenti luar biasa di Stasiun Jeruklegi untuk melaporkan kejadian tersebut.[6]

Pada tanggal 19 Maret 2017 pukul 14.13 WIB, seorang pria dengan gangguan jiwa tewas ditabrak kereta api Argo Wilis. Masinis kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Stasiun Jeruklegi sesaat setelah menabrak orang tersebut.[7]

Referensi

  1. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ↑ Zain, Fadlan Mukhtar (2023-02-21). Utomo, Ardi Priyatno (ed.). "11 Tahun Ditutup, Stasiun Jeruklegi Cilacap Kembali Layani Penumpang Mulai 1 Maret". KOMPAS.com. Cilacap. Diakses tanggal 2023-02-28.
  4. ↑ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  5. ↑ "Tidur di Rel, Dua Pemuda Terlindas KA". Diarsipkan dari asli tanggal 2019-06-18. Diakses tanggal 2017-07-14.
  6. ↑ Berdiri di Tengah Rel, Seorang Perempuan Tertabrak KA Kutojaya
  7. ↑ "Diduga Mengalami Gangguan Jiwa, Pria di Jeruklegi, Cilacap, Meninggal Dunia Tertabrak Kereta Api". Diarsipkan dari asli tanggal 2017-06-12. Diakses tanggal 2017-07-14.

Pranala luar

(Indonesia) Situs resmi KAI dan jadwal kereta api

Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Kawunganten
menuju Bogor
Bogor–Padalarang–Kasugihan Lebeng
menuju Kasugihan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan