Selasa, 20 Oktober 2026
02:35 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Salib Kasih

Salib Kasih

Tempat wisata rohani Rekreasi di Indonesia

Bagikan:
Salib Kasih
250px-Salib_Kasih_%28Cross%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Salib Kasih Tarutung
(25 September 2022)
Informasi
Lokasi Siatas Barita, Tapanuli Utara, Sumatera Utara
Negara Indonesia Indonesia
Pengelola Pemerintah Tapanuli Utara
Awal pembangunan 30 Oktober 1993
Penyelesaian 30 Maret 1997
Biaya Rp 6.000 (masuk)
Jenis objek wisata Wisata rohani Kristen
Luas 7,00 km2
Fasilitas Ruang doa, Parkir, Souvenir, toilet
250px-Salib_Kasih_%28Letter%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ikon Salib Kasih, di area luar kawasan Salib Kasih

Salib Kasih adalah sebuah tempat wisata rohani yang dibuat untuk mengenang jasa misionaris agama Kristen yang berasal dari Jerman Ingwer Ludwig Nommensen yang memulai misinya di Tanah Batak dan merupakan tempat Ingwer Ludwig Nommensen memandang ke arah Rura Silindung di bawahnya. Salib Kasih berada di kecamatan Siatas Barita, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, sekitar 2 kilometer dari pusat kota Tarutung.

Salib Kasih ini terletak di Dolok (Bukit) Siatas Barita, Kabupaten Tapanuli Utara, provinsi Sumatera Utara. Pembangunan monumen ini dimulai pada tanggal 30 Oktober 1993 dan diresmikan pada Minggu Paskah tanggal 30 Maret 1997 oleh Bupati Tapanuli Utara, Drs. Tahan Mangaraja Halomoan Sinaga.[1] Berbagai fasilitas disediakan untuk mendukung kawasan ini sebagai destinasi wisata rohani di Tapanuli Utara.

Sejarah

250px-Salib_Kasih_%28Nommensen%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Prasasti riwayat hidup Nommensen di Salib Kasih dalam Bahasa Batak Toba
250px-Salib_Kasih_%28Nommensen_Statue%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patung Nommensen di pintu masuk Salib Kasih (25 September 2022)

Ingwer Ludwig Nommensen atau orang Batak lebih sering menyebutnya sebagai Nommensen adalah seorang misionaris Kristen asal Jerman yang berhasil menyebarkan agama Kristen Protestan di kawasan Tapanuli, atau Tanah Batak (Tano Batak dalam istilah bahasa Batak Toba). Nommensen pertama kali tiba di Indonesia pada 25 Juni 1861, tepatnya di Barus, Tapanuli Tengah.[2]

Suatu ketika, Nommensen berada di bukit Siatas Barita, ia kemudian bernazar untuk menyerahkan hidupnya sebagai misionaris hingga akhir hidupnya. Ia menyebarkan agama Kristen sampai ke Sigumpar tahun 1918, dan wafat pada 23 Mei 1918. Untuk mengenang jasa Nommensen dalam menyebarkan agama Kristen, Salib Kasih dibangun tepat di bukit Siatas Barita. Salib Kasih kemudian menjadi destinasi wisata rohani Kristen di Sumatera Utara.[2]

Pembangunan

Salib Kasih mulai dibangun pada 30 Oktober 1993, dan selesai dibangun pada 30 Maret 1997. Berbagai renovasi di sekitar area Salib Kasih juga kerap dilakukan renovasi, termasuk perbaikan jalan pendakian, perbaikan cat atau warna komplek Salib Kasih, dan sebagainya. Tinggi salib itu sendiri sekitar 31 meter.[2]

Area Salib Kasih

Memasuki area wisata Salib Kasih, terdapat dua bagian area, yakni bagian luar, dan bagian dalam. Bagian luar adalah tempat parkir, tempat penjualan souvenir, dan pintu masuk ke dalam. Sementara bagian dalam, menjadi Area Pusat Ibadah, di mana Salib Kasih berada. Dikenakan biaya masuk untuk memasuki area dalam, besarnya biaya masuk diatur oleh pemerintah setempat, baik untuk pengunjung lokal maupun pengunjung internasional atau mancanegara.

Area Pusat Ibadah

250px-Salib_Kasih_%28IN%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jalan masuk menuju area pusat ibadah di Salib Kasih
250px-Salib_Kasih_%28Street_Up%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jalan utama menuju puncak Salib Kasih

Area pusat ibadah menjadi area inti dari lokasi ini. Terdapat dua jalur di dalam, satu jalur untuk naik ke atas, menuju Salib Kasih, dan satu jalur lagi untuk jalan turun dari area puncak Salib Kasih.

Memasuki kawasan Salib Kasi atau ke puncak Salib Kasih, pengunjung dapat berjalan dari jalur utama khusus jalan setapak. Melalui jalan ini, pengunjung dapat melihat 10 perintah Allah, yang ditulis berbentuk monumen, dan dibangun di sepanjang jalan menuju ke atas. Tulisan 10 perintah Allah tersebut ditulis dalam dua bahasa, yakni bahasa Batak Toba, dan juga Indonesia.[3]

Setelah sampai pada perintah Allah ke 10, maka pengunjung akan tiba di Salib Kasih, pusat dari tempat ini. Salib Kasih dibangun dengan ketinggian 31 meter,[3] dengan tulisan utama tepat di tengah salib, yakni "KASIH", kata "KASIH" ini ditulis menurun dan juga mendatar. Di sekitar Salib Kasih terdapat ruang doa, dan di bawah Salib itu sendiri juga terdapat ruang doa, yang dapat digunakan oleh pengungjung untuk berdoa.

Selain itu, tepat di depan Salib Kasih terdapat tempat duduk utama yang menghadap ke Tarutung, bisa menampung sekitar 500 orang. Dan ada sebuah mimbar kecil, yang digunakan oleh pendeta untuk berkotbah, jika dalam suasana ibadah. Melalui tempat ini, pengunjung juga dapat melihat sekitar Tarutung dari Salib Kasih. Ada juga sebuah batu besar seperti prasasti, sekilas informasi atau riwayat hidup Nommensen.[3]

Fasilitas

250px-Salib_Kasih_%28Souvenir%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tempat penjualan souvenir di area luar Salib Kasih

Untuk mendukung Salib Kasih, berbagai fasilitas umum disediakan di kawasan ini. Berbagai fasilitas yang ada yakni tempat parkir, toilet, tempat penjualan souvenir, tempat penjualan makanan dan minuman. Selain itu, beberapa arena tempat bermain anak-anak juga disediakan. Fasilitas penunjang ini berada di area luar, dan pengunjung bisa masuk tanpa biaya masuk.

Sementara fasilitas yang ada di dalam area pusat ibadah, terdapat ruang doa yang dapat digunakan pengunjung untuk berdoa. Ada juga tempat duduk untuk beristirahat di sepanjang jalan menuju puncak. Terdapat juga beberapa ayunan yang dipasang di antara pohon pinus. Tersedia juga toilet di sekitar area Salib Kasih.[4]

Galery Foto

  • Salib Kasih Sebelum direnovasi
    Salib Kasih Sebelum direnovasi
  • Salib Kasih Sesudah Direnovasi
    Salib Kasih Sesudah Direnovasi
  • Salib Kasih pada 25 September 2022
    Salib Kasih pada 25 September 2022

Gambar Posisi Lain

  • Foto Pelangi dan Salib Kasih
    Foto Pelangi dan Salib Kasih
  • Foto Tampak dari samping
    Foto Tampak dari samping

Areal Salib Kasih

  • Pintu masuk Salib Kasih (25 September 2022)
    Pintu masuk Salib Kasih (25 September 2022)
  • Foto Halaman Areal Salib Kasih
    Foto Halaman Areal Salib Kasih
  • Pintu Masuk Ke Salib Kasih
    Pintu Masuk Ke Salib Kasih

Prasasti Mengenang Nommensen

  • 120px-Prasasti_Salib_Kasih-001.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Prasasti_Salib_Kasih-003.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Rumah Doa dan Patung Nommensen

  • Rumah Doa Salib Kasih
    Rumah Doa Salib Kasih
  • Patung Pdt. DR. I.L Nommensen
    Patung Pdt. DR. I.L Nommensen

Lain-Lain

  • (25 September 2022)
    (25 September 2022)
  • 120px-Salib-kasih-kota-tarutung-mengintip-di-bawah.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Salib_kasih_kecil.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
  • 120px-Salib_kasih_kecil_%28hitam-putih%29.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Referensi

  1. ↑ "Salib Kasih Tarutung". www.travelingmedan.co. Diakses tanggal 26 September 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 "Salib Kasih Siatas Barita Tarutung". www.pariwisatasumut.net. 10 November 2017. Diakses tanggal 26 September 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 3 Noviyanti, Sri (ed.). "Salib Kasih, Monumen Misionaris Nomensen di Tapanuli Utara - pesonaindonesia.kompas.com". Kompas.com. Diakses tanggal 26 September 2022.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Napitupulu, Masdalena. "Wisata Religi Salib Kasih, Monumen Misionaris Nomensen". IDN Times. Diakses tanggal 26 September 2022.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Pembagian
Tari Tortor
Sistem kekerabatan
Bahasa dan
kesusastraan
Kuliner
Falsafah
Upacara adat
Seni budaya dan
kerajinan
Alat musik
tradisional
Kepercayaan dan
agama
Mitologi
Kekayaan budaya
Ikon rintisan

Artikel bertopik wisata ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik Kristen ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan