Sabtu, 31 Oktober 2026
21:21 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Rumah Tjong A Fie

Rumah Tjong A Fie

museum di Indonesia

Bagikan:
Rumah Tjong A Fie
張阿輝 故居
330px-Skewed_Front_View%2C_Tjong_A_Fie_Mansion%2C_Medan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Fasade rumah
osm-intl,13,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Rumah_Tjong_A_Fie&revid=29154715&groups=_79bce8d58ed57b4c72bc78b82b9b3295dad19427&parser=parsoid
Peta interaktif area Rumah Tjong A Fie
Informasi umum
Gaya arsitekturArsitektur Peranakan
KotaMedan
Sumatera Utara
NegaraIndonesia
Selesai dibangun1900
osm-intl,13,3.5855204,98.6804873,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Rumah_Tjong_A_Fie&revid=29154715&groups=_e84e627ef51acde592db8a7b57383e07272f7529&parser=parsoid
Peta interaktif Rumah Tjong A Fie
40px-Logo_Direktorat_Pelestarian_Cagar_Budaya_dan_Permuseuman.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Cagar budaya IndonesiaRumah Tjong A Fie
PeringkatNasional
KategoriBangunan
No. RegnasCB.81
Lokasi
keberadaan
Kota Medan, Sumatera Utara
No. SK246/M/2015
Tanggal SK21 Desember 2015
Tingkat SKMenteri
PemilikKeluarga Tjong A Fie
PengelolaKeluarga Tjong A Fie
Koordinat3°35′08″N 98°40′50″E / 3.5855204°N 98.6804873°E / 3.5855204; 98.6804873
Rumah Tjong A Fie di Sumatra Utara
Rumah Tjong A Fie
Rumah Tjong A Fie
Lokasi Rumah Tjong A Fie di Kota Medan, Sumatera Utara
Nama sebagaimana tercantum dalam
Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya

Rumah Tjong A Fie (Hanzi tradisional:張耀軒 故居; Hanzi sederhana:张耀轩 故居; Pinyin:Zhāng Yàoxuān Gùjū) adalah rumah dua lantai di Jalan Ahmad Yani di Kesawan, Medan, Sumatera Utara, yang dibangun oleh Tjong A Fie (1860–1921), pedagang Hakka yang memiliki banyak tanah perkebunan di Medan. Namun, sejak tahun 2009 sebagian rumah ini dibuka untuk dikunjungi umum. Rumah ini selesai dibangun tahun 1900 dan dirancang dengan gaya arsitektur Tionghoa, Eropa, Melayu dan art-deco dan menjadi objek wisata bersejarah di Medan.[1][2][3] Di rumah ini, pengunjung bisa mengetahui sejarah kehidupan Tjong A Fie lewat foto-foto, lukisan serta perabotan rumah yang digunakan oleh keluarganya serta mempelajari budaya Melayu-Tionghoa.[3][4] Tjong A Fie berkerabat dengan Cheong Fatt Tze yang membangun Cheong Fatt Tze Mansion di Penang, Malaysia. Sekilas ada kemiripan antara Rumah Tjong A Fie dan Cheong Fatt Tze Mansion. Museum ini sudah masuk ke dalam salah satu cagar budaya yang dilindungi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Oleh karena itu, banyak sumber informasi sejarah dan budaya kependudukan masyarakat Tiongkok di Medan, Sumatera Utara.[5]

Tjong A Fie

Tjong A Fie adalah Majoor der Chineezen atau Wali Kota pertama untuk komunitas China di Kota Medan. Tjong A Fie merupakan seorang pengusaha, bankir dan kapitan golongan Hakka asal Meizhou, Guangdong, Tiongkok. Tjong A Fie sukses membangun bisnis besar dalam bidang perkebunan di Sumatra, Indonesia. Tjong A Fie membangun bisnis besar yang memiliki lebih dari 10.000 orang karyawan dan karena kesuksesannya tersebut Tjong A Fie sangat dekat dengan para kaum terpandang di Medan, di antaranya yaitu Sultan Deli, Ma'moen Al Rasyid serta pejabat-pejabat kolonial Belanda. Sebagai pemimpin masyarakat Tionghoa, Tjong A Fie sangat dihormati dan disegani. Bisnis Tjong A Fie meliputi perkebunan, pabrik minyak kelapa sawit, pabrik gula, bank dan perusahaan kereta api.[6]

Arsitektur Rumah Tjong A Fie

Rumah ini dibangun sejak 1895, Rumah dengan luas 8.000 meter ini memiliki dua lantai dan 35 kamar. Rumah ini memiliki dua patung besi Foo Lions yang dibuat secara unik dan didekorasi secara artistik sebagai penjaga gerbang utama. Rumah dengan lantai yang terbuat dari ubin Venesia ini memiliki perabotan lampu yang indah yang merupakan kombinasi dua budaya yaitu Cina dan Eropa. Terdapat ruangan besar salah satunya kamar tidur mendiang Tjong A Fie yang menunjukkan tempat tidur mahoni, pakaian sutra dan artefak pada zaman dulu. Di luar kamar tersebut, pengunjung akan menemukan ruang makan keluarga, dapur yang ukurannya besar lengkap dengan alu dan batu mortar kuno, sedangkan di lantai dua terdapat kuil Kwan Ti Kong dan Ballroom.[7]

Galeri

  • Gerbang depan
    Gerbang depan
  • Tampak luar.
    Tampak luar.
  • Rumah Tjong A Fie tahun 1930
    Rumah Tjong A Fie tahun 1930

Antarmoda Pendukung

Jenis angkutan umum Koridor/trayek Tujuan
Bus Listrik Medan  1  Amplas - Pinang Baris
 4  Medan Tuntungan - Lapangan Merdeka

Referensi

  1. ↑ (Indonesia) Tjong A Fie Memorial Institute - History Pranala usang diarsipkan 2009-02-27 di archive.today, Tjong A Fie Memorial Institute. Diakses pada 12 Mei 2010.
  2. ↑ (Indonesia) Memori Kejayaaan Tjong A Fie (1) Diarsipkan 2010-01-06 di Wayback Machine, hariansumutpos. Diakses pada 12 Mei 2010.
  3. 1 2 (Indonesia) Belajar Sejarah di Tjong A Fie Mansion Diarsipkan 2015-01-18 di Wayback Machine, hariansumutpos. Diakses pada 12 Mei 2010.
  4. ↑ (Indonesia) Istana Tjong A Fie Dibuka Untuk Umum, beritasore. Diakses pada 12 Mei 2010.
  5. ↑ Setyaningrum, Puspasari (2022-07-06). "Tjong A Fie Mansion, Medan: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik". Kompas.com. Diakses tanggal 21 Oktober 2022.
  6. ↑ "Tjong A Fie Mansion". 2019-06-10. Diakses tanggal 21 Oktober 2022.{{cite web}}: |first= tidak memiliki |last=
  7. ↑ "Rumah Tjong A Fie". 2021-08-23. Diakses tanggal 21 Oktober 2022.{{cite web}}: |first= tidak memiliki |last=

Pranala luar

Cagar budaya peringkat nasional di Indonesia
Benda
Bangunan
Struktur
Situs
Kawasan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan