Kamis, 05 November 2026
21:24 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Romulus

Romulus

Pendiri dan raja pertama Roma, dikenal karena memimpin penaklukan Sabine serta membangun dasar pemerintahan dan militer Roma

Bagikan:
Legenda pendiri Kota Roma dan raja pertama Kerajaan RomawiTemplat:SHORTDESC:Legenda pendiri Kota Roma dan raja pertama Kerajaan Romawi
Artikel ini berisi tentang pendiri dan raja pertama Kerajaan Romawi. Untuk mitologi Romulus Remus, lihat Romulus dan Remus.
Untuk planet Star Trek, lihat Romulus (Star Trek).
Romulus
250px-Brogi%2C_Carlo_%281850-1925%29_-_n._8226_-_Certosa_di_Pavia_-_Medaglione_sullo_zoccolo_della_facciata.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Romulus dan saudara kembarnya, Remus, dari dekorasi abad ke-15, Certosa di Pavia
Raja Romawi
Berkuasa753 – 715 SM
PenerusNuma Pompilius
LahirAlba Longa
MeninggalRoma, Kerajaan Romawi
AyahMars
IbuRhea Silvia
PasanganHersilia
250px-Roman_SPQR_banner.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini adalah bagian dari seri
Politik dan Ketatanegaraan
Romawi Kuno
Zaman
Konstitusi Romawi
Preseden dan Hukum
Sidang-Sidang Rakyat
Magistratus
Magistratus Luar Biasa
Gelar dan Pangkat

Romulus adalah tokoh legendaris dalam mitologi Romawi yang dianggap sebagai pendiri sekaligus raja pertama kota Roma. Bersama dengan saudaranya, Remus, Romulus menjadi tokoh sentral dalam legenda pendirian Roma. Cerita tentang Romulus dan Remus dipenuhi dengan unsur mitos, dan tidak ada bukti sejarah yang pasti yang mengonfirmasi keberadaan mereka secara faktual. Namun, legenda ini tetap menjadi bagian penting dari sejarah budaya Roma dan sering dirujuk dalam literatur dan seni Romawi.

Latar Belakang Legenda

Romulus dan Remus adalah anak kembar dari Rhea Silvia, seorang pendeta wanita, dan Mars, dewa perang dalam mitologi Romawi. Menurut legenda, Rhea Silvia dipaksa menjadi pendeta oleh pamannya, Amulius, untuk menghindari keturunan yang akan menjadi ancaman terhadap tahtanya. Namun, Mars mendatanginya, dan Rhea Silvia melahirkan dua anak laki-laki.

Amulius memerintahkan agar kedua bayi tersebut dibuang ke Sungai Tiber untuk menyingkirkan mereka, tetapi bayi-bayi ini diselamatkan oleh serigala betina yang kemudian menyusui mereka di sebuah gua di Bukit Palatium. Mereka kemudian ditemukan dan dibesarkan oleh seorang gembala bernama Faustulus dan istrinya, Acca Larentia. Kedua anak tersebut tumbuh menjadi pemuda yang kuat dan pemberani.

Pendirian Kota Roma

Romulus dan Remus memutuskan untuk mendirikan kota baru di tempat mereka diselamatkan oleh serigala betina. Namun, mereka berselisih mengenai lokasi pendirian kota tersebut. Romulus menginginkan Bukit Palatium, sementara Remus memilih Bukit Aventin. Untuk menyelesaikan perselisihan, mereka memutuskan untuk mencari tanda-tanda dari para dewa (auguri).

Menurut legenda, Remus melihat enam burung gagak, sementara Romulus melihat dua belas burung gagak. Romulus kemudian mengklaim bahwa para dewa mendukung pilihannya, dan ia mulai mendirikan tembok kota di Bukit Palatium. Perselisihan di antara mereka memuncak, dan dalam pertarungan yang terjadi, Remus terbunuh, baik oleh Romulus sendiri atau oleh salah satu pendukungnya. Dengan demikian, Romulus menjadi satu-satunya pendiri kota yang kemudian dinamai "Roma" untuk menghormatinya.

Pemerintahan Romulus

Romulus menjadi raja pertama Roma dan memerintah selama bertahun-tahun. Ia dikenal sebagai pemimpin yang bijaksana dan seorang prajurit yang tangguh. Selama masa pemerintahannya, Romulus menciptakan banyak institusi dan undang-undang yang menjadi dasar bagi struktur sosial dan politik Roma di masa depan.

Salah satu tindakan penting yang dilakukan Romulus adalah penculikan wanita Sabine, yang dikenal dengan sebutan "Penculikan Sabine". Tindakan ini dilakukan untuk mengatasi kekurangan perempuan di antara penduduk awal Roma. Meskipun awalnya menimbulkan konflik, wanita Sabine kemudian menikah dengan orang Romawi, dan hal ini membantu memperkuat hubungan antara kedua kelompok.

Akhir Kehidupan

Legenda mengenai kematian Romulus memiliki berbagai versi. Salah satu versi menyatakan bahwa Romulus menghilang dalam badai petir dan diyakini oleh rakyatnya telah diangkat ke surga untuk menjadi dewa. Dalam versi lain, Romulus dibunuh oleh para senator yang tidak puas dengan kekuasaannya. Setelah kematiannya, Romulus dipuja sebagai dewa dan dikenal dengan nama Quirinus, salah satu dari tiga dewa utama di panteon Romawi, bersama dengan Jupiter dan Mars.

Lihat pula

Referensi

  1. Livy. Ab Urbe Condita.
  2. Plutarch. Lives of the Noble Greeks and Romans.
  3. Dionysius dari Halicarnassus. Roman Antiquities.
  4. Beard, Mary. SPQR: A History of Ancient Rome. Profile Books, 2015.
  5. Cambridge University Press. The Cambridge Ancient History.
  6. Hornblower, Simon, dan Antony Spawforth. The Oxford Classical Dictionary.

Daftar pustaka

Sumber kuno

Bacaan lebih lanjut

  • Carandini, Andrea (2011). Rome: Day One. Princeton, N.J: Princeton University Press. ISBN978-0-691-13922-7.
  • Forsythe, Gary (2005). A Critical History of Early Rome: From Prehistory to the First Punic War. Berkeley: University of California Press. ISBN978-0-520-22651-7.
Gelar kebangsawanan
Ciptaan baru Raja Romawi
753–717
Diteruskan oleh:
Numa Pompilius
Didahului oleh:
Numitor
Raja Alba Longa
Masa
Kekaisaran
Konstitusi
Pemerintahan
Magistratus
Biasa
Luar biasa
Hukum
Militer
Ekonomi
Teknologi
Budaya
Masyarakat
Bahasa (Latin)
Penulis
Kota besar
Daftar dan topik
lain
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan