Kamis, 22 Oktober 2026
20:07 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Perdagangan Romawi

Perdagangan Romawi

Bagikan:
250px-M%C3%A9nade_danzante%2C_Casa_del_Naviglio%2C_Pompeya.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah fresko Romawi dari Pompeii, tertanggal abad ke-1 Masehi, menggambarkan seorang Maenad mengenakan busana sutra, Museum Arkeologi Nasional Napoli; sutra datang dari dinasti Han Tiongkok sepanjang Jalur Sutra, sebuah komoditas dagang bernilai di dunia Romawi, sementara perangkat kaca Romawi dibawa ke Tiongkok Han melalui darat dan laut.[1]

Perdagangan Kekaisaran Romawi adalah sebuah sektor utama dari ekonomi Romawi pada awal zaman Republik dan sepanjang sebagian besar periode kekaisaran. Mode dan tren dalam historiografi dan budaya populer menunjukkan dasar ekonomi dalam hal lingua franca Latin dan pengeksploitasian legiun-legiun Romawi. Bahasa dan legiun didukung oleh perdagangan sementara pada saat yang sama menjadi bagian dari timbal baliknya. Bangsa Romawi adalah pengusaha dan berumur panjang karena perdagangan komersial mereka.

Meskipun dalam teori para anggota Senat Romawi dan putra-putra mereka terbatas saat melakukan perdagangan,[2] para anggota ordo Equestrian terlibat dalam bisnis, di samping nilai-nilai kelas atas memberikan mereka kesempatan militer dan kegiatan waktu luang.

Referensi

  1. ↑ An, Jiayao. (2002), "When Glass Was Treasured in China," in Annette L. Juliano and Judith A. Lerner (eds), Silk Road Studies VII: Nomads, Traders, and Holy Men Along China's Silk Road, 79–94, Turnhout: Brepols Publishers, ISBN 2503521789, pp 83-84.
  2. ↑ Livy, The History of Rome 21.63[pranala nonaktif permanen]

Pranala luar

Masa
Kekaisaran
Konstitusi
Pemerintahan
Magistratus
Biasa
Luar biasa
Hukum
Militer
Ekonomi
Teknologi
Budaya
Masyarakat
Bahasa (Latin)
Penulis
Kota besar
Daftar dan topik
lain
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan