Senin, 02 November 2026
08:52 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Pendirian Roma

Pendirian Roma

Bagikan:
250px-Kapitolinische_W%C3%B6lfin_Museum_Capitolini.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Serigala Kapitolia, patung serigala betina menyusui saudara kembar Romulus dan Remus, citra paling terkenal yang dikaitkan dengan pendirian Roma. Menurut Livy, patung tersebut dibuat pada 296 SM.[1]
250px-Belgique_-_Bruxelles_-_Maison_de_la_Louve_-_05.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Romulus dan Remus pada Rumah Serigala Betina di Istana Besar Brussels

Pendirian Roma' adalah sebuah peristiwa atau proses prasejarah yang kemudian banyak diterima oleh sejarawan dan penyair Romawi. Bukti arkeologi menunjukkan bahwa Roma dikembangkan dari persatuan bertahap dari beberapa desa puncak bukit pada Zaman perunggu Akhir atau Zaman Besi Awal. Hunian prasejarah dari Semenanjung Italia timbul pada 48.000 tahun lampau, dengan kawasan Roma dihuni pada sekitar 1600 SM.[2] Beberapa bukti di Bukit Kapitolia diyakini berasal dari awal ca 1700 SM[3] dan Forum Romawi kemudian didirikan di lembah terdekat yang mengembangkan nekropolis pada setidaknya 1000 SM.[4] Perpaduan pemukiman puncak bukit menjadi entitas tunggal pada akhir abad ke-8 SM mungkin dipengaruhi oleh tren pembentukan negara-kota yang timbul dari Yunani kuno.

Referensi

Kutipan

  1. ↑ Momigliano 1989, hlm. 57, mengutip Livy, 10.23.1.
  2. ↑ Momigliano 1989, hlm. 53.
  3. ↑ Lomas 2018, hlm. 38.
  4. ↑ Cornell 1995, hlm. 48.

Sumber modern

Sumber kuno

Pranala luar

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan