Sabtu, 24 Oktober 2026
08:36 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada

Fantasi romantis

subgenre fantasi yang menggunakan elemen dan konvensi dari genre roman kesatria

Bagikan:

Fantasi romantis, atau "romantasi", adalah sebuah subgenre dari genre yang lebih luas yaitu fiksi fantasi dan fiksi romansa yang menggabungkan fantasi dan romansa, membawa ke dalam fantasi banyak unsur dan konvensi dari genre romansa.[1] Salah satu ciri utama fantasi romantis adalah fokus pada hubungan: sosial, politik, dan romantis.[2]

Fantasi romantis telah diterbitkan baik oleh lini fantasi maupun lini romansa. Genre ini dapat didefinisikan sebagai fantasi di mana alur cerita bergantung pada romansa sehingga tidak akan masuk akal jika alur romantis dihapus.[3] Genre ini juga didefinisikan sebagai kisah yang menempatkan romansa sebagai unsur utama dalam sebuah dunia sekunder.[4] Sebagai hasil dari kesuksesan finansial penulis seperti Sarah J. Maas dan Rebecca Yarros pada dekade 2010-an, penerbit menciptakan imprint khusus untuk fokus pada subgenre ini. Beberapa penerbit membedakan antara "fantasi romantis" di mana unsur fantasi lebih dominan dan "romansa fantasi" di mana unsur romansa lebih dominan.[1] Ada juga yang berpendapat bahwa "batas antara romansa fantasi dan fantasi romantis pada dasarnya sudah tidak ada, atau jika masih ada, batas itu terus bergerak maju mundur".[5] Sejarawan gim Stu Horvath mencatat, "para pahlawan dan tokoh utama dalam fantasi romantis mencari keterhubungan sosial dan kekayaan emosional. Alih-alih bertahan sendiri, mereka menemukan kebersamaan dalam komunitas dan tujuan yang lebih besar dari diri mereka sendiri. Sihir dan kemampuan psikis sering kali merupakan bakat bawaan; hewan cerdas dapat berbicara; dan masyarakat bersifat egaliter."[6]

Referensi

  1. 1 2 Robinson, William C. (2004-10). "A Few Thoughts on the Fantasy Genre". University of Tennessee, Knoxville. Diarsipkan dari versi asli pada 2011-09-26. Diakses tanggal 2013-12-22.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=Pemeliharaan CS1: BOT: status url asli tidak diketahui (link)
  2. ↑ Snead, John. "What is Romantic Fantasy?". Green Ronin Publishing. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-05-08. Diakses tanggal 2014-05-08.
  3. ↑ Arama, Roxana (2025-02-25). "Romantasy: An Old Genre with a New Name". SFWA - The Science Fiction & Fantasy Writers Association (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-12.
  4. ↑ Hamilton, Jenny. "Romantasy: A Starter Pack". The New York Times. The New York Times Co. Diakses tanggal 2026-03-16.
  5. ↑ D'Ammassa, Don. "Fantasy Reviews". Diakses tanggal 2024-10-28.
  6. ↑ Horvath, Stu (2023). Monsters, Aliens, and Holes in the Ground. Cambridge, Massachusetts: MIT Press. hlm. 293. ISBN 9780262048224.
Subgenre
Media
Film dan televisi
Sastra
Majalah
Lainnya
Penghargaan
Fandom
Trope
Makhluk
Karakter
Sistem sihir
Ras fantasi
Tempat dan peristiwa
Terkait
Menurut gaya
Menurut topik
Menurut demografi
Menurut format,
teknik/teknologi,
pendekatan,
atau produksi
Ikon rintisan

Artikel bertopik film ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan