
Imp adalah makhluk mitologi Eropa yang mirip dengan peri atau demon, yang sering digambarkan dalam cerita rakyat dan takhayul. Kata ini mungkin berasal dari istilah ympe, yang digunakan untuk menyebut tunas pohon hasil cangkokan.
Imp sering digambarkan sebagai makhluk gaib yang suka membuat ulah dan usil—alih-alih menjadi ancaman serius atau berbahaya—serta dipandang sebagai makhluk rendahan ketimbang makhluk gaib yang penting. Para pelayan Sang Iblis terkadang digambarkan sebagai sosok imp. Mereka biasanya digambarkan sebagai sosok yang lincah dan bertubuh kecil.
Berbeda dengan cerita rakyat Kristen, makhluk-makhluk yang digolongkan sebagai iblis dalam legenda Jermanik tidak selalu jahat. Sosok imp sering kali lebih bersifat usil daripada jahat atau berbahaya. Dalam beberapa kepercayaan, mereka merupakan pelayan para dewa.[1]
Etimologi
Kata benda impa dalam bahasa Inggris Kuno bermakna tunas muda atau cabang tanaman atau pohon, dan kemudian maknanya berkembang menjadi "cabang dari keluarga bangsawan" atau anak-anak pada umumnya.[2] Mulai abad ke-16, kata ini sering digunakan dalam ungkapan seperti "imps of serpents", "imp of hell", "imp of the devil", dan sebagainya; lalu pada abad ke-17, maknanya berkembang menjadi sosok setan kecil atau makhluk pendamping penyihir. Kata benda bahasa Inggris Kuno serta kata kerja terkaitnya, impian, tampaknya berasal dari istilah Latin Akhir yang tidak tercatat secara tertulis, emputa (bentuk impotus tercatat dalam Hukum Salic)—yang merupakan bentuk jamak netral dari kata Yunani Kuno émphytos yang berarti 'alami', 'tertanam', atau 'dicangkokkan'.[3]
Referensi
- ↑ Monaghan, Patricia. "Imp", The Encyclopedia of Celtic Mythology and Folklore, Infobase Publishing, 2014, p.250 ISBN9781438110370
- ↑
Chisholm, Hugh, ed. (1911). "Imp" . Encyclopædia Britannica (Edisi 11). Cambridge University Press. - ↑ Oxford English Dictionary, 1st edition, 1899, s.v. 'imp'
Artikel bertopik makhluk dalam legenda ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |