Senin, 28 September 2026
23:55 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Rajadiraja

Rajadiraja

250px-Darius_In_Parse.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gelar Raja diraja populer digunakan sejak masa Kekaisaran Akhemeniyah seperti Darius Agung yang bergelar lengkap Raja Agung, Rajadiraja, Raja Persia, Penguasa empat penjuru.
Peringkat raja-raja, kaum bangsawan, dan
kesatria
Mahkota Kekaisaran Susuhunan Surakarta
Kaisar / Padisyah / Maharaja / Rajadiraja / Raja Agung / Sultan Agung / Susuhunan
Raja / Aji / Somba
Mo'ang Ratu / Sultan
Adipati Utama  / Penembahan Agung
Pangeran Agung / Panembahan
Adipati Agung / Haryapatih
Mahasenapati
Pangeran Darah  / Infante
Adipati
Senapati
Pangeran Berdaulat / Fürst / Datu / Umbu / Arung Matoa
Kakang / Mo'ang / Fettor / Karaeng / Arung
Tumenggung / Marquis / Margraf / Landgraf /
Penglingsir Puri
Bupati / Kepala Suku / Sibayak / Po (Suku Lema)
Bupati Muda / Tuan Muda / Urung
Baron / Raden / Penghulu Kampung / Tana Alant / Tuan Tanah
Baronet  / Mas
Kesatria Turunan
Kesatria
Bentara
Bangsawan / Raden / Priayi

Rajadiraja atau Raja di atas segala raja (Sanskerta: राजाधिराज, rajadhiraja; Asiria šar šarrāni; bahasa Ibrani:מֶלֶךְ מְלָכִים‎, melek mĕlakîm; bahasa Persia:شاهنشاه, syāhansyāh; bahasa Yunani:Βασιλεὺς Βασιλέων, Basileus Basileōn; Aksara Ge'ez: ንጉሠ ነገሥት, Nəgusä Nägäst; Bahasa Turk Kuno: 𐰴𐰍𐰣, Qaghan) adalah sebuah ekspresi superlatif untuk "raja agung" atau raja tinggi, dan setara dengan Kaisar. Kata tersebut diyakini berasal dari rumpun bahasa Semitik (berbanding dengan superlatif-superlatif Kitab Kidung Agung dan Ruang Mahakudus),[1] namun kata tersebut juga diadopsi dalam tradisi Persia (Shahanshah),[2] Helenistik dan Kristen.

Referensi

  1. ↑ Keel, Othmar (1994). The Song of Songs: A Continental Commentary. Fortress Press. hlm. 38.
  2. ↑ 20px-Wikisource-logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Chisholm, Hugh, ed. (1911). "Persia" . Encyclopædia Britannica. Vol. 21 (Edisi 11). Cambridge University Press. hlm. 198.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan