Senin, 19 Oktober 2026
19:10 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Haryapatih

Haryapatih

Bagikan:
Peringkat raja-raja, kaum bangsawan, dan
kesatria
Mahkota Kekaisaran Susuhunan Surakarta
Kaisar / Padisyah / Maharaja / Rajadiraja / Raja Agung / Sultan Agung / Susuhunan
Raja / Aji / Somba
Mo'ang Ratu / Sultan
Adipati Utama  / Penembahan Agung
Pangeran Agung / Panembahan
Adipati Agung / Haryapatih
Mahasenapati
Pangeran Darah  / Infante
Adipati
Senapati
Pangeran Berdaulat / Fürst / Datu / Umbu / Arung Matoa
Kakang / Mo'ang / Fettor / Karaeng / Arung
Tumenggung / Marquis / Margraf / Landgraf /
Penglingsir Puri
Bupati / Kepala Suku / Sibayak / Po (Suku Lema)
Bupati Muda / Tuan Muda / Urung
Baron / Raden / Penghulu Kampung / Tana Alant / Tuan Tanah
Baronet  / Mas
Kesatria Turunan
Kesatria
Bentara
Bangsawan / Raden / Priayi

Haryapatih adalah istilah resmi yang digunakan di situs web Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia sebagai padanan gelar Groussherzog (bahasa Latin:magnus dux, panglima besar, pemimpin besar) yang digunakan oleh Kepala Negara Keharyapatihan Luksemburg.[1] Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, gelar haryapatih disepadankan dengan pangeran.[2]

Wilayah yang diperintah oleh seorang haryapatih disebut keharyapatihan. Meskipun demikian, istilah "keharyapatihan" adalah istilah resmi yang digunakan di situs web Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia sebagai padanan kata Fürstentum (bahasa Latin:principatus, wilayah kekuasaan seorang princeps) pada nama resmi Negara Liechtenstein[3] maupun sebagai padanan kata Groussherzogtum (bahasa Latin:magnus ducatus, wilayah kekuasaan seorang magnus dux)[1] pada nama resmi negara Luksemburg. Istilah resmi yang digunakan di situs web Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia sebagai padanan gelar Fürst (bahasa Latin:princeps, penghulu, pemuka, orang nomor satu) yang digunakan oleh Kepala Negara Keharyapatihan Liechtenstein adalah "pangeran".[3]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 "Salinan arsip". Kedutaan Besar Republik Indonesia di Brussel. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-08-19. Diakses tanggal 2018-08-18.
  2. ↑ "Hasil Pencarian - KBBI VI Daring". kbbi.kemendikdasmen.go.id. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Diakses tanggal 2024-05-27.
  3. 1 2 "Salinan arsip". Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bern. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-08-19. Diakses tanggal 2018-08-18.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan