Rabu, 23 September 2026
00:40 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Baron

Baron

Untuk kegunaan lain, lihat Baron (disambiguasi).
Peringkat raja-raja, kaum bangsawan, dan
kesatria
Mahkota Kekaisaran Susuhunan Surakarta
Kaisar / Padisyah / Maharaja / Rajadiraja / Raja Agung / Sultan Agung / Susuhunan
Raja / Aji / Somba
Mo'ang Ratu / Sultan
Adipati Utama  / Penembahan Agung
Pangeran Agung / Panembahan
Adipati Agung / Haryapatih
Mahasenapati
Pangeran Darah  / Infante
Adipati
Senapati
Pangeran Berdaulat / Fürst / Datu / Umbu / Arung Matoa
Kakang / Mo'ang / Fettor / Karaeng / Arung
Tumenggung / Marquis / Margraf / Landgraf /
Penglingsir Puri
Bupati / Kepala Suku / Sibayak / Po (Suku Lema)
Bupati Muda / Tuan Muda / Urung
Baron / Raden / Penghulu Kampung / Tana Alant / Tuan Tanah
Baronet  / Mas
Kesatria Turunan
Kesatria
Bentara
Bangsawan / Raden / Priayi
250px-Heraldic_Crown_of_Spanish_Barons.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mahkota heraldik untuk baron Spanyol

Baron adalah suatu tingkat bangsawan atau gelar kehormatan, yang sering kali bersifat turunan, di berbagai negara Eropa, baik yang masih berlaku maupun yang bersifat historis. Padanan perempuan dari gelar ini adalah baroness. Umumnya, gelar ini merujuk pada seorang aristokrat yang kedudukannya lebih tinggi daripada lord atau knight, tetapi lebih rendah daripada viscount atau count. Sering kali, baron memegang fief – tanah dan pendapatan mereka – langsung dari raja. Lebih jarang, baron menjadi vassal dari bangsawan lain. Di banyak kerajaan, mereka berhak mengenakan bentuk mahkota yang lebih kecil yang disebut coronet. Gelar ini sangat umum di banyak negara-negara Eropa, dalam berbagai bahasa (baik Jerman, Roman, Slavik dan lainnya), sering kali dalam bentuk yang sedikit berubah.[1]

Istilah ini berasal dari kata Latin barō, melalui Bahasa Prancis Kuno. Penggunaan gelar baron masuk ke Inggris melalui Penaklukan Norman tahun 1066, kemudian dibawa oleh bangsa Norman ke Skotlandia dan Italia Selatan. Selanjutnya, gelar ini menyebar ke wilayah Skandinavia dan Slavia.

Etimologi

Kata baron berasal dari Bahasa Prancis Kuno baron, yang diturunkan dari Late Latin barō dengan arti "laki-laki; pelayan, prajurit, tentara bayaran" (digunakan dalam Hukum Salik; Hukum Alemanni menggunakan barus dengan arti serupa). Sarjana Isidore dari Sevilla pada abad ke-7 berpendapat bahwa kata ini berasal dari Yunani βᾰρῠ́ς yang berarti "berat" (karena pekerjaan berat yang dilakukan oleh tentara bayaran), tetapi kata ini kemungkinan besar berasal dari Bahasa Franka Kuno, yang berkerabat dengan Bahasa Inggris Kuno beorn yang berarti "pejuang, bangsawan". Cornutus pada abad pertama sudah mencatat kata barones yang ia anggap berasal dari bahasa Gaul. Ia menafsirkannya sebagai servos militum dan menjelaskan bahwa kata tersebut berarti "bodoh", dengan merujuk pada bahasa Latin klasik bārō yang berarti "orang dungu";[2] karena rujukan awal ini, kata tersebut juga pernah dianggap berasal dari bahasa Kelt yang tidak diketahui, *bar, tetapi Oxford English Dictionary menyatakan hal itu sebagai "rekaan semata".[3]

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan