Selasa, 27 Oktober 2026
20:08 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Philippe Aghion

Philippe Aghion

ekonom asal Prancis

Bagikan:
Biografi ini memerlukan lebih banyak catatan kaki untuk pemastian. Bantulah untuk menambahkan referensi atau sumber tepercaya. Materi kontroversial atau trivial yang sumbernya tidak memadai atau tidak bisa dipercaya harus segera dihapus, khususnya jika berpotensi memfitnah.
Cari sumber: "Philippe Aghion" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(October 2025) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Philippe Aghion
250px-Philippe_Aghion_-_The_State_of_France_%2821635813655%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Philippe Aghion at Boston University, The State of France: A Roundtable Discussion with Phillipe Aghion, Jean Schere, and Vivien Schmidt.
Lahir1956 (umur 69–70)
Paris, Prancis
InstitusiCollège de France
INSEAD
London School of Economics
Harvard University
University College London
Nuffield College, Oxford
Massachusetts Institute of Technology
BidangInovasi
Pertumbuhan ekonomi
Organisasi
Teori kontak
Alma materÉcole Normale Supérieure de Cachan
Paris 1 Panthéon-Sorbonne University (DEA)
Harvard University (PhD)
PenghargaanBBVA Foundation Frontiers of Knowledge Award (2019)
Penghargaan Nobel Ekonomi (2025)

Philippe Aghion adalah seorang ekonom asal Prancis. Pada tahun 2025, ia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam bidang ekonomi bersama Peter Howitt dan Joel Mokyr “untuk teori pertumbuhan berkelanjutan melalui penghancuran kreatif”.[1]

Referensi

  1. ↑ "The Nobel Prize in Economic Sciences 2025". Nobel Media AB. Diakses tanggal 13 Oktober 2025.

Pranala luar

Penghargaan
Penerima
menurut subyek
menurut kriteria
menurut negara
menurut agama
menurut tahun
menurut afiliasi universitas
menurut pekerjaan
Komite dan
organisasi
Topik terkait
1 Penghargaan Memorial Nobel (bukanlah salah satu dari Penghargaan-Penghargaan Nobel asli).
1969–1975
1976–2000
2001–kini
Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan