Minggu, 20 September 2026
17:13 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Perm

zaman keenam dan terakhir dalam Masa Paleozoikum

Perm (ditulis juga sebagai Perem atau Permian) adalah zaman dalam skala waktu geologi yang berlangsung antara 299,0 ± 0,8 hingga 251,0 ± 0,4 juta tahun yang lalu. Zaman ini merupakan zaman terakhir dalam Masa Paleozoikum. Zaman Perem dibagi menjadi beberapa kala yaitu Lopingium, Guadalupium, dan Cisuralium. Pada akhir Zaman Perem, terjadi periode kepunahan massal yang dikenal sebagai "The Great Dying", dengan kematian hewan darat mencapai 80 persen dan kehidupan laut sebanyak 90 persen.[1]

Perem
299.0 ± 0.15 – 251.0 ± 0.024 Ma
Kronologi
300 
295 
290 
285 
280 
275 
270 
265 
260 
255 
250 
 
 
 
Pembagian Perem menurut ICS, per tahun 2022.[2]
Skala sumbu vertikal: jutaan tahun yang lalu.
Etimologi
Nama resmiFormal
Informasi penggunaan
Penggunaan regionalGlobal (ICS)
Skala waktuSkala waktu ICS
Rentang waktu
Satuan kronologisPeriode
Satuan stratigrafikSistem
Jangka waktu resmiFormal
Ambang batas jangka waktu

Data

  • Jumlah oksigen di atmosfer: 23% (115% kandungan atmosfer pada saat ini). Jumlah oksigennya pernah meningkat hingga 32% pada ≈ 285 jtl.[5]
  • Jumlah rata-rata karbon dioksida: 900 ppm (3 kali lipat jumlah CO2 pada masa pra-industri)
  • Suhu rata-rata permukaan: ~16oC (2oC di atas suhu pada zaman sekarang)
  • Ketinggian air laut: 60 meter lebih tinggi dari pada saat ini, meningkat pada Perem Tengah, lalu menurun pada Perem Akhir.[6]

Kondisi Cuaca

Pada awal periode, cuaca masih dingin, karena masih berdampak dari zaman es yang terjadi pada periode Karbon.[7] Gletser mulai berkurang pada pertengahan periode, petanda bahwa cuaca menghangat. Di akhir periode, pengeringan terus terjadi, tetapi terkadang terjadi siklus teratur antara cuaca dingin dan kering.[7]

Kehidupan

Selama periode Perem, tetrapoda seperti amfibi, Sauropsida dan Synapsida, yang berevolusi selama periode karbon, terdiversifikasi dan mulai menjadi umum. Pohon modern pertama, seperti konifer, ginkgo dan cycad muncul.[8]

Serangga juga muncul pada periode ini. Kumbang (Coleoptera) pertama muncul; begitu juga dengan lalat (Diptera). 22 dari 36 ordo serangga yang diketahui muncul pada periode Perem. Beberapa punah pada peristiwa kepunahan Perem-Trias, tetapi beberapa selamat, dan terus berkembang pada masa Mesozoik. Diakhir periode, serangga menjadi filum terbesar, dalam segi banyaknya spesies.[9][10]

Leluhur kecoak (Blattopterans) adalah serangga yang umum pada periode ini, dan capung pertama muncul.[11][12][13]

Referensi

  1. "Bagaimana Kepunahan di Periode Permian Dijelaskan? - National Geographic". nationalgeographic.grid.id. Diakses tanggal 2020-08-25.
  2. "Chart/Time Scale". www.stratigraphy.org. International Commission on Stratigraphy.
  3. Davydov, Vladimir; Glenister, Brian; Spinosa, Claude; Ritter, Scott; Chernykh, V.; Wardlaw, B.; Snyder, W. (Maret 1998). "Proposal of Aidaralash as Global Stratotype Section and Point (GSSP) for base of the Permian System" (PDF). Episodes. 21: 11–18. doi:10.18814/epiiugs/1998/v21i1/003. Diakses tanggal 7 Desember 2020.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. Hongfu, Yin; Kexin, Zhang; Jinnan, Tong; Zunyi, Yang; Shunbao, Wu (Juni 2001). "The Global Stratotype Section and Point (GSSP) of the Permian-Triassic Boundary" (PDF). Episodes. 24 (2): 102–114. doi:10.18814/epiiugs/2001/v24i2/004. Diakses tanggal 8 Desember 2020.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. History of the Earth, diakses tanggal 2023-02-02
  6. Haq B.U. & Schutter S.R. 2008. "A chronology of Paleozoic sea-level changes". Science. 322 (5898): 64–68. doi:10.1126/science.1161648. PMID 18832639.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
  7. 1 2 "Archived copy". Diarsipkan dari asli tanggal 2007-04-28. Diakses tanggal 2011-02-12.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link)
  8. Levin, Harold L. 2005. The Earth through time. 8th ed, Wiley, N.Y. Chapter 4: The fossil record.
  9. or class, depending on how they are classified.
  10. Wooton R.J. 1990. Major insect radiations. In P.D. Taylor & G.P. Larwood eds. Major evolutionary radiations. Oxford.
  11. Zimmerman E.C. 1948. Insects of Hawaii. vol II, Univ. Hawaii Press
  12. Grzimek, Bernhard (ed) 1975. Grzimek's animal life encyclopedia, vol 22 Insects. Van Nostrand Reinhold, N.Y.
  13. Riek E.F. & Kukalova-Peck J. 1984. A new interpretation of dragonfly wing venation based on early Upper Carboniferous fossils from Argentina (Insecta: Odonatoida) and basic character states in pterygote wings. Can. J. Zool. 62; 1150-1160.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Permian.

Skala waktu geologi: eon dan era
(dalam juta tahun)

n9kobyva6lusyy35otflec4kmlkv6fm.png
Masa Senozoikum
(sekarang-66,0 Mtyl)
Kuarter (sekarang-2,58 Mtyl)
Neogen (2,58-23,03 Mtyl)
Paleogen (23,03-66,0 Mtyl)
Masa Mesozoikum
(66,0-252,17 Mtyl)
Kapur (66,0-145,0 Mtyl)
Jura (145,0-201,3 Mtyl)
Trias (201,3-252,17 Mtyl)
Masa Paleozoikum
(252,17-541,0 Mtyl)
Perem (252,17-298,9 Mtyl)
Karbon (298,9-358,9 Mtyl)
Devon (358,9-419,2 Mtyl)
Silur (419,2-443,8 Mtyl)
Ordovisium (443,8-485,4 Mtyl)
Kambrium (485,4-541,0 Mtyl)
Prekambrium supereon
(541,0 Mtyl-4,567 Gtyl)
Proterozoikum (541,0 Mtyl-2,5 Gtyl)
Arkean (2,5-4 Gtyl)
Hadean (4-4,567 Gtyl)
ktyl = ribuan tahun yang lalu. Mtyl = juta tahun yang lalu. Gtyl = miliar tahun yang lalu.
Sumber: (2015/01). International Commission on Stratigraphy. Retrieved 13 July 2015, Divisions of Geologic Time—Major Chronostratigraphic and Geochronologic Units USGS Retrieved 10 March 2013,


Ikon rintisan

Artikel bertopik geologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan