Rabu, 21 Oktober 2026
20:36 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama

Ordovisium Awal

Bagikan:

Ordovisium Awal merupakan kala pertama dari periode Ordovisium, yang dimulai pada 485.4 juta tahun lalu, hingga 470 juta tahun lalu.[1] Suhu Bumi pada kala ini perlahan menurun.[2]

Peristiwa

Dimulainya kala ini ditandai dengan Peristiwa kepunahan Kambrium-Ordovisium, yang memusnahkan banyak jenis brakiopoda, konodonta, serta mengurangi populasi trilobit secara drastis. Namun, tingkat keanekaragaman hewan masih terjaga. Pada kala ini, makhluk hidup terdiversifikasi (Peristiwa Biodiversifikasi Ordovisium Besar) hingga tiga kali lipatnya.[3]

Graptolit plankton, sebuah fosil indeks (fosil yang menentukan suatu periode) yang penting, muncul pada periode ini[4]

Referensi

  1. ↑ "Geologic TimeScale Foundation - Stratigraphic Information". timescalefoundation.org. Diakses tanggal 2021-12-27.
  2. ↑ Munnecke, Axel; Calner, Mikael; Harper, David A.T.; Servais, Thomas (1 Oktober 2010). "Ordovician and Silurian sea–water chemistry, sea level, and climate: A synopsis". Palaeogeography, Palaeoclimatology, Palaeoecology. 296 (3–4): 389–413. doi:10.1016/j.palaeo.2010.08.001.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Sepkoski, J. J. (1995). "The Ordovician Radiations: Diversification and Extinction Shown by Global Genus-Level Taxonomic Data". Diakses tanggal 24 November 2012.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Cooper, Roger; Nowlan, Godfrey; Williams, S. H. (Maret 2001). "Global Stratotype Section and Point for base of the Ordovician System" (PDF). Episodes (dalam bahasa Inggris). 24 (1): 19–28. doi:10.18814/epiiugs/2001/v24i1/005. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2024-03-25. Diakses tanggal 2024-06-04.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan