Jumat, 16 Oktober 2026
15:32 WIB
TERKINI
Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo
Partai Persatuan

Partai Persatuan

partai politik di Indonesia

Bagikan:
Partai Persatuan
250px-Logo_PPP_%281982-1998%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
SingkatanPP
PendiriDjaelani Naro
Dibentuk3 Januari 1999 (1999-01-03)
Dibubarkan17 Desember 2002 (2002-12-17)
Dipisah dariPPP
Digabungkan denganPSI
Kantor pusatJalan Cidodol Raya Nomor 40, Kebayoran Lama, Jakarta 12220
IdeologiIslamisme
Warna  Hijau

Partai Persatuan adalah salah satu partai politik yang pernah ada di Indonesia. Partai ini merupakan hasil fragmentasi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan memakai lambang PPP pasca-Pancasila sebagai asas tunggal organisasi sosial politik pada 1985. Elemen bintang di tengah bentuk persegi sebagai lambang ka'bah merepresentasikan sila pertama Pancasila yang berbunyi "Ketuhanan Yang Maha Esa". Pada 1999, untuk pertama kalinya PP mengikuti pemilu dan memperoleh satu kursi, kemudian berkoalisi dengan PDI, PNI Massa Marhaen, PNI Front Marhaenis, PBI, dan IPKI untuk bernaung dalam satu fraksi di DPR RI yang disebut sebagai Fraksi Kesatuan Kebangsaan Indonesia.

Sejarah

Pelaksanaan Muktamar IV Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada akhir 1998 menghasilkan kepemimpinan baru yang memicu ketidakpuasan dari pihak Djaelani Naro, seorang mantan petinggi PPP dan Parmusi. Berangkat dari kekecewaan tersebut, Djaelani bersama para pendukungnya mendirikan partai politik baru berhaluan Islam, yakni Partai Persatuan (PP). Kemunculan PP dalam panggung politik nasional tidak dalam rangka berkompetisi secara serius untuk mendominasi basis-basis pemilih PPP selama ini. Alih-alih memberi ruang kepada kader-kader PPP untuk bergabung dengan PP dibanding partai-partai lain.[1]

Ketua Umum

No. Potret Ketua Umum Usia saat terpilih Menjabat Masa jabatan Pemilihan Sekretaris Jenderal Ref.
1 120px-Jailani_Naro_1987_PPP.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Djaelani Naro
(1929–2000)
70 tahun, 0 hari 3 Januari 1999
–
28 Oktober 2000
1 tahun, 299 hari — Mardinsyah

Perolehan suara

Pemilu Jumlah kursi Jumlah suara Persentase Hasil Urutan
1999
1 / 462
590.995 0,56% 1 kursi 11

Lihat pula

Daftar pustaka

  • Nainggolan, Bestian; Wahyu, Yohan, ed. (2016). Partai Politik Indonesia 1999-2019: Konsentrasi dan Dekonsentrasi Kuasa. Yogyakarta: Penerbit Buku Kompas. ISBN 978-602-412-005-4.

Referensi

  1. ↑ Nainggolan 2016, hlm. 417.

Pranala luar

Partai didirikan masa pra-kemerdekaan
Partai didirikan masa Orde Lama dan Baru
Partai didirikan masa Reformasi


Ikon rintisan

Artikel bertopik partai politik ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan