Senin, 28 September 2026
14:13 WIB
TERKINI
Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Hukum Sorotan Tajam: Hunian Mewah di Area Asimilasi Lapas Cibinong Jadi Perdebatan Kolom Mahkamah Konstitusi Kubur Ambang Batas Pilpres, Desakan Tak Menghidupkan Kembali Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan

Operasi Freedom Deal

Operasi Freedom Deal
Bagian dari Perang Vietnam
Tanggal19 Mei 1970 – 15 Agustus 1973
Lokasi
Hasil Tidak jelas, diyakini menunda jatuhnya Kamboja ke tangan Khmer Merah.[1]
Pihak terlibat
40px-Flag_of_the_United_States.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Amerika Serikat
Kamboja Republik Khmer
40px-Flag_of_Vietnam.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Republik Demokratik Vietnam
40px-Flag_of_Democratic_Kampuchea.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Khmer Merah
Tokoh dan pemimpin
Amerika Serikat Richard M. Nixon 40px-Flag_of_Democratic_Kampuchea.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Pol Pot
Korban jiwa dan kerugian

Pejuang Khmer Merah dan warga sipil Kamboja: 40,000–150,000 tewas[2][3][4] Angka tersebut merujuk kepada seluruh pengeboman AS terhadap Kamboja, termasuk pengeboman Operasi Menu.

Korban Vietnam: tidak diketahui
Pertempuran militer selama Perang Vietnam
Guerrilla phase

American intervention 1965

1966

1967

Serangan Tet dan pascanya

Vietnamization 1969–71

Easter Offensive (1972)

Post-Paris Peace Accords (1973–1974)

Spring 1975

Air operations

Naval operations

Operasi Freedom Deal adalah sebuah kampanye dukungan udara tertutup dan interdiksi Seventh Air Force AS yang dilakukan di Kamboja (kemudian Republik Khmer) antara 19 Mei 1970 dan 15 Agustus 1973, pada masa Perang Vietnam. Target awal dari operasi tersebut dan wilayah-wilayah markas dan suaka-suaka perbatasan Tentara Rakyat Vietnam dan Khmer Merah. Pada masa itu, sebagian besar pengeboman dilakukan untuk mendukung pemerintah Kamboja dalam perjuangannya melawan komunis Khmer Merah. Wilayah di mana pengeboman tersebut terjadi meliputi sebagian besar setengah bagian timur Kamboja.

Operasi Freedom Deal menyusul dan meneruskan pengeboman Kamboja yang dilakukan di bawah Operasi Menu pada 1969 dan 1970. Kebanyakan pengeboman dilakukan oleh pesawat pengebom berat Angkatan Udara AS B-52. Dampak pengeboman tersebut dan jumlah warga sipil yang terbunuh oleh pengeboman AS dipersengketakan.

Catatan

  1. ↑ Chandler, David (2000). Brother Number One: A Political Biography of Pol Pot, Revised Edition. Chiang Mai, Thailand: Silkworm Books. hlm. 96–7. [The bombing] had the effect the Americans wanted—it broke the Communist encirclement of Phnom Penh.
  2. ↑ Marek Sliwinski, Le Génocide Khmer Rouge: Une Analyse Démographique (L’Harmattan, 1995), pp41-8.
  3. ↑ Owen, Taylor and Ben Kiernan, Bombs Over Cambodia, The Walrus, October 2006.
  4. ↑ See also Heuveline, Patrick (2001). "The Demographic Analysis of Mortality in Cambodia," in Forced Migration and Mortality, eds. Holly E. Reed and Charles B. Keely. Washington, D.C.: National Academy Press; and Banister, Judith, and Paige Johnson (1993). "After the Nightmare: The Population of Cambodia." In Genocide and Democracy in Cambodia: The Khmer Rouge, the United Nations and the International Community, ed. Ben Kiernan. New Haven, Conn.: Yale University Southeast Asia Studies, for an overview of Cambodian civil war estimates.

Referensi

Dokumen Pemerintah yang Dipublikasi

  • Nalty, Bernard C., Air War over South Vietnam, 1969–1975. Washington DC: Air Force Museums and History Program, 2000.
  • Nalty, Bernard C.The War Against Trucks: Aerial Interdiction in Southern Laos, 1968–1973. Washington DC: Air Force Museums and History Program, 2005.

Sumber Sekunder

  • Arnold Isaacs, Gordon Hardy, MacAlister Brown, et al., Pawns of War: Cambodia and Laos. Boston: Boston Publishing Company, 1987
  • Lipsman, Samuel, Stephen Weiss, et al., The False Peace: 1972–74, Boston: Boston Publishing Company, 1985.
  • Morocco, John, Operation Menu in War in the Shadows. Boston: Boston Publishing Company, 1988.
  • Morocco, John, Rain of Fire: Air War, 1969–1975. Boston: Boston Publishing Company, 1985.
  • Shawcross, William, Sideshow: Kissinger, Nixon, and the Destruction of Cambodia. New York: Washington Square Books, 1979.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan