Minggu, 20 September 2026
09:15 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak

Nusa Tenggara Timur (daerah pemilihan)

Nusa Tenggara Timur
Bekas Daerah pemilihan Daerah Pemilihan /
untuk Dewan Perwakilan Rakyat
Republik Indonesia
250px-53.00.00_NusaTenggaraTimur.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
WilayahSeluruh wilayah Nusa Tenggara Timur
Daerah pemilihan bekas
Dibentuk1955–59 (periode pertama), 1971
Dibubarkan2004
Kursi9 [ket. 1] (1956—59)
12 (1971—97)
13 (1997—99)
17 (1999—2004)
Digantikan olehNusa Tenggara Timur I
Nusa Tenggara Timur II
Dibentuk dariTidak ada, daerah pemilihan baru

Nusa Tenggara Timur adalah sebuah bekas daerah pemilihan dalam pemilihan umum legislatif di Indonesia. Daerah pemilihan ini terdiri dari seluruh kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Timur. Sejak awal pembentukannya, daerah pemilihan ini diwakili oleh 12 anggota Dewan Perwakilan Rakyat, kecuali Pemilu 1955 (9 orang) dan Pemilu 1997 dan 1999 (13 orang). Namun pada tahun 1999, jumlah anggota bertambah 4 orang dikarenakan dibubarkannya Timor Timur yang memilih kemerdekaan. Pada Pemilu 2004, daerah pemilihan ini dibagi menjadi dua daerah pemilihan baru, yaitu Nusa Tenggara Timur I dan Nusa Tenggara Timur II.

Wilayah

Daftar Anggota

Daftar mengikuti urutan abjad nama anggota. Partai yang memiliki anggota terbanyak diletakkan bersamaan di paling atas.

Pemilihan umumAnggota DPRPartai
1955
(Parlemen ke-1)
R. H. Soetarto Hadisoedibjo [ket. 8]Katolik
D.S. Matakupan [ket. 9]
L. Kape
V. B. Saka
Christoffel Joseph MooyParkindo
Marthinus Caley
Abdulmutalib Daeng TaluPIR Hazairin
Muhammad Thajib AbdullahMasyumi
Soleman Dairo BiliPNI
1959–1971 Dewan Perwakilan Rakyat hasil Pemilu 1955 dibubarkan oleh Presiden Soekarno.
Periode berikutnya: DPR Peralihan (1959—60), DPR-GR (1960—65), DPR-GR tanpa PKI (1965—66), DPR-GR Orde Baru (1966—71)
1971
(Parlemen ke-2)
Alfonsius Andreas Bere TalloGolkar
Carolus Hamboer
Casper Melchior Keluanan Amalo
Gaspar Emanuel Gero
Hendrikus Fernandez
Jeanette Batseba Tarigah
Nino Matheos Nope
Willybrordus Paulus Doy
B.D. BlegurParkindo (sebelum fusi)
PDI (sesudah fusi)
Melkianus Oemboe Nganggoe
Sani Fenat GregoriusKatolik (sebelum fusi)
PDI (sesudah fusi)
Vincentius Bata da Costa
1977
(Parlemen ke-3)
Frans D. BurhanGolkar
Godfridus Sugiharso
Jacobus Ukat
Jack Djobo
Jan Kiapoli
Laurentius Say
Nino Matheos Nope
Petrus Joseph Nuwa Wea
Robertus Revu
Umbu Remu Samapaty
Viktor Hendrik Rasyam Koroh
Vincentius Bata da CostaPDI
1982
(Parlemen ke-4)
Anton LesiangiGolkar
Frans Sales Lega
Benyamin Paulus Messakh
Godfridus Sugiharso
Jacob Keda
Leonard Maximilian Frans
Marcellinus Adang da Gomez
Piet Jos Nuwa Wea
Rom Pieters Seransonbay
Umbu Haramburu Kapita
Umbu Remu Samapaty (1982–86) [ket. 10] [1]
Daniel Andrias Banunaek (1987)
Willem Cornelis Hendrik Oematan
1987
(Parlemen ke-5)
Aloysius Wiratno PuspoatmodjoGolkar
Benyamin Paulus Messakh
Fransiskus Skera
Imam Soedarwo
Joanes Riberu
Mansjoer Sjah Arkiang
Marcellinus Adang da Gomez
Nanny Dading Kalbuadi
Savrinus Suardi
Umbu Haramburu Kapita
Umbu Mehang Kunda
Kanis PariPDI
1992
(Parlemen ke-6)
Achmad Saidun AliGolkar
Alberth Daniel John Manafe
Benyamin Paulus Messakh
Fransiskus Skera
Hasaloan Johan Hutagaol
Joanes Riberu
Nafsiah Mboi
Savrinus Suardi
Thomas Suyatno
Umbu Haramburu Kapita
Umbu Mehang Kunda
Vincentius Bata da CostaPDI
1997
(Parlemen ke-7)
Achmad Saidun AliGolkar
Alberth Daniel John Manafe
Alo Jong Joko
Ansel da Lopez
Charles Jones Mesang
Johanes Mau Nailiu
Petrus Boliona Keraf
Pinantun Hutasoit
Thomas Suyatno
Umbu Djima
Umbu Mehang Kunda
Yosia Nehemia Manafe
Nicolaus DaryantoPDI
1999
(Parlemen ke-8)
Charles Jones MesangGolkar
Cornelis Tapatab
Johanes Mau Nailiu
Imanuel Ekadianus Blegur
Marthin Bria Seran
Umbu Mehang Kunda (1999–2000) [ket. 11]
Lapoe Moekoe (2001–04)
Jacob Nuwa Wea (1999–2001) [ket. 12]
Ni Luh Mariyati Tirtasari (2002–04)
PDI-P
Julius Bobo
Matheos Pormes
Paulus Maloa Saul de Ornay
Vincentius Bata da Costa
Abdul Kadir AklisPPP
Manasse MaloPDKB
Anggota yang bergabung dari daerah pemilihan Timor Timur setelah referendum
Natercia M.J.O. SoaresGolkar
Setya Novanto
Rekso Ageng HermanPDI-P
Ronny B. Hutagaol
2004 Daerah pemilihan dibubarkan dan dibagi menjadi Nusa Tenggara Timur I dan II.

Catatan

  1. Sebelumnya berjumlah 8, namun kemudian berubah menjadi 9 yang merupakan hasil dari sistem pembagian kursi yang diterapkan pada Pemilu 1955
  2. UU No. 64 Tahun 1958
  3. UU No. 7 Tahun 1976
  4. UU No. 5 Tahun 1996
  5. UU No. 52 Tahun 1999
  6. UU No. 9 Tahun 2002
  7. UU No. 8 Tahun 2003
  8. Ketua Fraksi
  9. Sekretaris Fraksi
  10. Meninggal dunia saat menjabat.
  11. Mengundurkan diri karena terpilih menjadi Bupati Sumba Timur.
  12. Mengundurkan diri karena terpilih menjadi Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada Kabinet Gotong Royong.

Referensi

  1. Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Periode 1982-1987. Jakarta: Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. 1988. hlm. 7.

Lihat pula

Pranala luar

Angka di dalam tanda kurung menunjukkan jumlah kursi daerah pemilihan.
Daerah pemilihan petahana
Sumatra
Jawa
Nusa Tenggara
Kalimantan
Sulawesi
Maluku
Papua
Indonesia
Daerah pemilihan yang dihapus
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan