Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus. Cari sumber: "Hendrikus Fernandez" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR (Sept 2022) |
Artikel biografi ini berkualitas rendah karena ditulis menyerupai resume atau daftar riwayat hidup (Curriculum Vitae). Tolong bantu perbaiki agar netral dan ensiklopedis. (Sept 2022) |
Hendrikus Fernandez | |
|---|---|
| Gubernur Nusa Tenggara Timurke-4 | |
| Masa jabatan 1 Juli 1988 –1 Juli 1993 | |
| Presiden | Soeharto |
| Wakil | Godlief Boeky (1988-1991) S.H.M. Lerrick (1991–1993) |
| Pendahulu | Ben Mboi |
| Pengganti | Herman Musakabe |
| Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timurke-8 | |
| Masa jabatan 1987–1988 | |
| Presiden | Soeharto |
| Gubernur | Ben Mboi |
| Wakil | Felix Jos Pullu, S.H. |
| Pendahulu | Kolonel-AD (Purn.) Mustafa Sahid |
| Pengganti | Kolonel CZI TNI-AD (Purn.) Adrianus Sooai |
| Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia | |
| Masa jabatan 28 Oktober 1971 –1 Oktober 1977 | |
| Daerah pemilihan | Nusa Tenggara Timur |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | (1932-11-07)7 November 1932 |
| Meninggal | 6 September 2014(2014-09-06) (umur 81) |
| Partai politik | Golkar |
| Suami/istri | Maria Sapora Ola Boleng, S.H. |
| Hubungan | Menikah |
| Anak | 3 |
| Pekerjaan | |
| Profesi | Dokter |
dr. Hendrikus Fernandez (7 November 1932 – 6 September 2014) adalah seorang politikus Indonesia yang menjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur sejak 1988 hingga 1993. Semasa menjabat sebagai Gubernur, Dokter Endi, demikian ia biasa disapa, dikenal sebagai sosok yang suka menolong dan rendah hati. Bahkan sesaat sebelum ia meninggal, ia menitip pesan pada anak cucunya agar tetap hidup sederhana dan banyak berdoa.
Selama lima tahun memimpin NTT, Fernandez menelorkan Gerakan Meningkatkan Pendapatan Asli Rakyat (Gempar) sebagai salah satu program pembangunan di daerahnya. Salah satu programnya yaitu menanam sejuta anakan jambu mete.
Pada tanggal 6 September 2014, dia meninggal dunia di RS Kartini Kupang akibat serangan stroke yang dideritanya selama 4 tahun terakhir.
Riwayat Pendidikan
- SD di Sumba Barat Daya
- Schakel School (SS) di Ndao, Ende, Flores
- SR di Ende (1945)
- ALS Makassar (1948)
- Algemenee Middelbare School (MS) di Makassar
- SMA di Makassar (1953)
- Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya (1963)
Karier
- Anggota Komisi VIII DPR/MPR RI (1971-1977)
- Direktur RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang (1978-1979)
- Kakanwil Departemen Kesehatan NTT (1979-1987)
- Ketua DPRD NTT (1987-1988)
- Gubernur NTT (1988-1993)
Pranala luar
| Jabatan politik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Ben Mboi |
Gubernur Nusa Tenggara Timur 1988 – 1993 |
Diteruskan oleh: Herman Musakabe |
| Didahului oleh: Kolonel-AD (Purn.) Mustafa Sahid |
Ketua DPRD Provinsi NTT 1987 - 1988 |
Diteruskan oleh: Kolonel CZI TNI-AD (Purn.) Adrianus Sooai |
Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |