Selasa, 22 September 2026
00:54 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya

Mitsui & Co.

perusahaan asal Jepang

Mitsui & Co.
250px-Mitsui_Bussan_logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
TYO: 8031
OSE: 8242
Merah Muda OTC: MITSY
IndustrIperusahaan dagang
Didirikan1947 Sunting ini di Wikidata
Wilayah yang dilayani
Seluruh dunia
Tokoh kunci
Masami Iijima, Presiden dan CEO
Pendapatan$58,1 juta
Total aset$106,7 juta
Jumlah karyawan
40.026 (2011) Sunting ini di Wikidata

Mitsui & Co adalah sebuah perusahaan asal Jepang yang bergerak di sektor manufaktur.[1] Fokus utama Mitsui & Co adalah industri perusahaan dagang.[1] Pada tahun 2014, Mitsui & Co mendapatkan penjualan sebesar AS$58,1 juta dengan total keuntungan AS$3,6 juta.[1]

Pada tahun yang sama, Mitsui & Co menempati peringkat ke-153 dalam daftar Global 2000, sebuah daftar perusahaan terbesar di dunia yang diperingkat oleh majalah bisnis Forbes, dengan total nilai pasar sebanyak AS$25,6 juta dan total aset sebesar AS$106,7 juta.[1]

Sejarah

Perusahaan ini pertama kali dibangun pada tahun 1876 dengan dengan beranggotakan 16 pengurus termasuk pendiri Mitsui, Takashi Masuda.[2] Perusahaan ini dibangun dengan motivasi memajukan kembali usaha perdagangan di Jepang yang sempat dikuasai oleh asing pada zaman Edo.[2] Semenjak berakhirnya Perang Dunia 2, Mitsui menjadi perusahaan perdagangan umum terbesar tetapi selanjutnya dibubarkan berdasarkan perintah Komandan Tertinggi Sekutu (GHQ).[2] Selanjutnya pada tahun 1947, Tatsuzo Minakami, salah seorang mantan karyawan Mitsui memutuskan untuk mendirikan perusahaan itu kembali hingga saat ini.[2]

Area bisnis

Perusahaan ini memiliki banyak cabang bisnis, tetapi cabang bisnis yang paling mendominasi adalah minyak dan gas (pendapatan dari bisnis ini mencakup lebih dari setengah laba total).[3] Selain itu, bisnis bijih besi dan mineral juga merupakan cabang bisnis yang paling banyak memberikan pendapatan perusahaan ini hingga seperampatnya pada tahun 2015.[3]

Berikut adalah jenis bisnis yang aktif dipasarkan oleh Mitsui:

  • Produk Besi dan Baja
  • Sumber Daya Mineral dan Metal
  • Proyek Infrastruktur
  • Automobil
  • Antariksa dan Udara
  • Kimia
  • Enerji
  • Pangan
  • Informasi, Elektronik, dan Telekomunikasi
  • Bisnis Konsumen
  • Penjualan Finansial
  • Transportasi Logistik

Kerjasama dengan Internux

Pada tahun 2013, Mitsui melakukan kerja sama dengan salah satu penyedia layanan jaringan di Indonesia, PT Internux.[3] Nilai investasi dalam kerja sama dua perusahaan tersebut berjumlah USD 550 juta yang mana uang tersebut akan digunakan untuk mengembangkan infrastruktur, jaringan tulangbelakang, pembayaran lisensi, dan konstruksi fasilitas pada tahun 2014.[4] Selain itu, Mitsui juga terus memberikan suntikan dana sebesar USD 1 juta dan USD 75 juta hingga pada tahun 2014.[5]

Referensi

  1. 1 2 3 4 http://www.forbes.com/companies/mitsui-co/
  2. 1 2 3 4 "Mitsui: History". Mitsui & Co. 6 November 2014. Diakses tanggal 5 Januari 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 3 "Consolidated Financial Results" (PDF). Mitsui & Co. 6 November 2014. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2015-01-22. Diakses tanggal 22 Januari 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. (Inggris) The Jakarta Globe. "Lippo Mitsui Plan As Much As 5 Billion in Investment for Projects in Next Few Years".{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  5. (Inggris) SWA. "Internux dan Mitsui Rintis Layanan Data 4G di Indonesia".{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=

Pranala luar

Jepang Perusahaan TOPIX 100 di Jepang
30 Inti
70 Besar
Jepang Perusahaan Nikkei 225 di Jepang
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan