Sabtu, 24 Oktober 2026
00:11 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Mike Gascoyne

Mike Gascoyne

Bagikan:
Biografi ini tidak memiliki referensi atau sumber sehingga isinya tidak dapat dipastikan. Bantu memperbaiki artikel ini dengan menambahkan sumber tepercaya. Materi kontroversial atau trivial yang sumbernya tidak memadai atau tidak bisa dipercaya harus segera dihapus.
Cari sumber: "Mike Gascoyne" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Mike Gascoyne
250px-Mike_Gascoyne_2010_Canada_%28edited%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir2 April 1963 (umur 63)
Nama lainGazza
AlmamaterWymondham College
Universitas Cambridge
PekerjaanInsinyur
Masa aktif1989 - …
Pemberi kerjaTeam Caterham

Mike "Gazza" Gascoyne (lahir 2 April 1963) adalah seorang insinyur ahli mobil Formula 1 asal Inggris. Saat ini ia bergabung di tim Team Caterham sebagai ahli aerodinamika.

Kehidupan

Gazza merupakan lulusan Cambridge University, Inggris. Ia memulai karier di Westland Helicopters. Pada 1989 ia pindah ke McLaren bersama Steve Nichols. Kemudian di 1990 ia hengkang ke Tyrrell dan membuat penemuan revolusioner berupa sayap depan menggantung. Di Tyrrell ia bekerja di bawah binaan Harvey Postlethwaite.

Pada 1991 ia pindah ke Sauber bersama Postlethwaite sebagai aerodynamics engineer. Membantu mengembangkan mobil Sauber C13. Di 1992 saat Postlethwaite pindah ke Ferrari, Gazza bermitra kembali bersama Steve Nichols. Sauber C13 hasil karya Gazza dan Harvey plus sedikit sentuhan Nichols berhasil meraih poin perdananya pada tahun 1993, tepatnya di GP Afrika Selatan.

Musim 1994 ia kembali lagi ke Tyrrell bersama Harvey, tetapi seiring akusisi oleh British American Tobbaco, Gascoyne akhirnya hengkang ke Jordan di 1998, dan kemudian dipromosikan sebagai chief designer ketika Gary Anderson pindah ke Stewart GP di 1999.

Musim 1999 Gascoyne menjadi salah satu actor kekuatan tim Jordan, saat tim tersebut meraih posisi tiga di klasemen konstruktor. Heinz-Harald Frentzen bahkan sempat masuk kandidat juara dunia tahun tersebut.

Pada 2001 ia pindah ke Benetton sebagai technical director. Di musim 2002 saat tim berubah nama menjadi Renault, Gascoyne turut menjadi kunci kesuksesan tim tersebut. Kemudian di akhir 2003 ia hengkang ke Toyota dengan nilai gaji mencapai 8 juta dollar, dan menjadikannya technical director termahal di F1. Sempat memberikan harapan bagi Toyota di 2005, tetapi gagal di musim berikutnya. Akhirnya ia pun dipecat.

Pertengahan 2007 ia kembali ke F1 bersama Force India yang saat itu masih bernama Spyker F1. Sejak 2010 ia bergabung ke tim baru Lotus Racing yang pada musim 2012 berganti nama menjadi Team Caterham

Pendiri
Staf tim
Juara Dunia
Pembalap terkenal
Juara Pembalap
Juara Konstruktor
Mobil Formula Satu
Artikel terkait
Pendiri
Staf tim
Pembalap
Mobil Formula Satu


Ikon rintisan

Artikel bertopik Formula Satu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan