Kamis, 08 Oktober 2026
10:59 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

John Walton

Bagikan:
John Walton
Lahir8 April 1957
Meninggal9 Juli 2004
PekerjaanManajer, Mekanik

John Walton (lahir di Dublin (Irlandia) 8 April 1957, meninggal di London (Inggris) 9 Juli 2004) adalah seorang chief mekanik dan team manager tim Formula 1 asal Irlandia. Ia banyak bekerja untuk beberapa tim F1 seperti Toleman, Benetton, Jordan, Arrows, Prost, dan Minardi.

Profil

Walton menghabiskan masa kanak-­kanaknya di Dublin Utara.[1] Sebagai pemuda asal Ballymun, mereka diajarkan menjadi manusia galak. Tapi punya sense of humor yang tinggi dan memiliki prinsip hidup - meski hidup susah mereka tetap menikmatinya. Dan berkat keyakinan clan kerja kerasnya, tak heran bila John Boy menjadi pria menarik-meski kadang menjengkelkan bagi perusahaan.

la juga pembalap. Saat masih remaja pernah menjadi sukarelawan di tim Formula Ford milik Eddie Jordan saat EJ mendominasi trek balapan di Irlandia. Walton juga mengikuti EJ, yang sama-sama orang Dublin, saat Eddie hijrah ke Inggris untuk mengejar karier balap. Ketika mereka membalap di Monaco di ajang F3, Walton, EJ, dan istri EJ serta putrinya Zoe, tidur dalam satu karavan. Walton tidur di tempat tidur gantung dan bertugas menjagai Zoe saat Eddie mencari tiket ke Grand Prix Ball.

Untuk menambah wawasan dan pengalaman, Walton pindah ke tim F1 Theodore. Setelah itu bergabung dengan Toleman serta terlibat pembuatan mobil Ayrton Senna pada 1984. la menjadi mekanik ketika Toleman berubah nama menjadi Benetton.[2] Setelah enam tahun berkutat di Benetton, Walton menjadi satu dari empat orang Irlandia pemegang posisi kunci di Jordan Grand Prix ketika tim tersebut dibentuk di akhir 1990.

Tahun 1993, Walton mendapat promosi sebagai manajer tim dari posisi kepala mekanik. Pembawaannya yang tenang, tetapi tegas serta memiliki karisma besar di tim. Ia tak sungkan turun tangan langsung jika dibutuhkan, termasuk di antaranya mau mengemudikan minibus milik tim serta bergaul dengan anggota tim di bar sehabis balapan.

Pada 1996 John pindah ke Arrows dengan jabatan yang sama karena ia menilai manajemen tim Jordan sudah tidak sehat lagi. Pada awalnya, prospek kepindahannya bagus karena Damon Hill dan tim memiliki potensi cerah. Namun, tim Arrows akhirnya bangkrut pada 1998 dan Walton pun diberhentikan. Ia kemudian pindah ke Prost dengan posisi yang lebih rendah.

Di tim ini Walton berhasil membuktikan bahwa mantan pembalap besar tak perlu menjadi pengusaha besar. Paling tidak dengan segudang pengalaman, tenaga Walton masih dibutuhkan di antaranya diangkat sebagai sporting director Minardi. Ia bertanggung­jawab atas seluruh divisi olahraga di Minardi dan operasional tim balap. Meski dihadang sejumlah kesulitan dalam mempertahankan eksistensi tim, Walton tetap berusaha memberikan yang terbaik. Sifat murah senyum dan mengumbar tawa tetap ia perlihatkan.

Walton meninggal dunia pada tanggal 9 Juli 2004, seminggu menjelang GP Inggris 2004. Ia meninggal dunia akibat serangan jantung.[3] Beberapa rekan lamanya seperti Louise Goodman dan Maurice Hamilton sampai saat ini tidak akan melupakan kebaikan dan kerendahan hati dari seorang John Walton.

Referensi

  1. ↑ Hamilton, Maurice (September 2004). "Here's to ya, John Boy". F1 Racing: 38–39.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Paddock mourns Minardi's John Boy". The Independent. 11 Juli 2004. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 14 Juni 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Minardi mourn Walton". BBC. 10 Juli 2004. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-04-06. Diakses tanggal 2023-05-13.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Pendiri
Staf tim
Juara Dunia
Pembalap terkenal
Juara Pembalap
Juara Konstruktor
Mobil Formula Satu
Artikel terkait
Pendiri
Staf tim
Pembalap
Mobil Formula Satu
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan