Sabtu, 17 Oktober 2026
15:17 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Flavio Briatore

Flavio Briatore

Pengusaha dan mantan bos tim Formula Satu asal Italia

Bagikan:
Flavio Briatore
250px-Flavio_Briatore.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Flavio Briatore at the 2006 Bahrain Grand Prix.
Lahir12 April 1950 (umur 76)
PekerjaanBusinessman
Pasangan menikahElisabetta Gregoraci
(2008-present)

Flavio Briatore (biasa disapa Mr. Flav) (lahir 12 April 1950) adalah seorang pengusaha sekaligus bos tim Formula 1 asal Italia. Ia pernah menjadi pimpinan tim Renault F1.

Profil

Karier sebelum F1

Flavio memulai karier sebagai guru ski di pegunungan Alpen pada 1972. Pada tahun 1974 ia mulai terjun di dunia bisnis dengan bekerja di perusahaan asuransi dan kemudian ia turun di Bursa Saham Milan, di mana ia kemudian mengenal Luciano Benetton (bos besar Benetton Group).

Pada 1977 Briatore pindah ke AS sebagai salah satu pengusaha franchise Benetton di AS. Di sana ia merasakan masa-masa sulit dalam memasarkan produk Benetton. Namun ia berjuang keras, dan dalam waktu lima tahun, Benetton Group sudah mempunyai 750 outlet yang tersebar di seluruh bagian Amerika Serikat.

Pada 1988 ia pulang kampung ke Italia. Namun baru saja dua minggu istirahat di rumah, ia mendapat telepon dari Luciano Benetton yang meminta Briatore agar pergi ke New York. Di sana ia dibujuk oleh Benetton agar mau menjadi bos tim balap F1.

Bos tim Benetton

Pada 1989 ia mulai bergabung bersama Benetton F1. Nyaris sama seperti karier Craig Pollock saat pertama masuk ke F1, ia buta sama sekali soal ajang balapan ini. Namun di bawah kepemimpinan Briatore, Benetton sukses meraup kemenangan.

Pada 1994 ia meraih prestasi terbaik sekaligus terbesar bersama Benetton F1. Ketika itu mobil ‘biasa-biasa’ yang ditumpangi oleh Michael Schumacher secara mengejutkan bisa menjadi juara dunia F1, walaupun sempat dibayangi kontroversi selama musim berjalan.

Sukses Benetton berlanjut di musim 1995. Bahkan kali ini bukan hanya sukses mengantar Schumi jadi juara dunia, di akhir musim Benetton juga sukses menjadi juara dunia konstruktor.

Pada 1996 Michael Schumacher diganti oleh Jean Alesi/Gerhard Berger. Tim ini pun harus rela kehilangan beberapa personelnya seperti Ross Brawn dan Rory Byrne yang hijrah mengikuti Schumi ke Ferrari. Selain Benetton F1, Briatore juga sukses mengontrol tim Équipe Ligier sebelum akhirnya dijual kepada Alain Prost di akhir 1996.

Pada 1998 ia keluar dari Benetton dan membentuk Supertec Sport sebagai pemegang nama Renault yang saat itu juga keluar dari ajang F1.

Flavio Briatore kemudian kembali ke Benetton pada musim 2000. Ia juga sukses menjadi negosiator antara Benetton dan Renault yang memutuskan kembali lagi ke F1 sebagai tim full pabrikan. Pada 2001 ia diangkat menjadi Managing Director Renault Sports. Tim Renault yang mengakusisi Benetton akhirnya turun di ajang F1 pada musim 2002.

Renault F1 akhirnya meraih kemenangan pertamanya pada tahun 2003 saat Fernando Alonso sukses menjadi juara di GP Hungaria. Sebelumnya di Malaysia, Alonso juga sukses mencatat pole position.

Pada 2005-06 tim Renault juga sukses menjadi juara dunia pembalap dan konstruktor. Namun di musim 2007 prestasi tim ini jeblok sehingga di 2008 Flavio berusaha untuk mengembalikan performa Renault ke posisi semula.

Di luar F1

Flavio Briatore dikenal sebagai seorang pria plamboyan. Ia banyak diisukan dekat dengan beberapa selebritas dunia. Bahkan pada tahun 2000, ia sempat digosipkan dekat dengan supermodel Inggris, Naomi Campbell.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Flavio Briatore.
Pendiri
Staf tim
Juara Dunia
Pembalap terkenal
Juara Pembalap
Juara Konstruktor
Mobil Formula Satu
Artikel terkait
Équipe Renault Elf (1977–1985)
Renault F1 Team (2002–2010)
Lotus Renault GP (2011)
Renault F1 Team (2016–2020)
Gelar yang diraih menggunakan mesin Renault
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan