Minggu, 08 November 2026
17:25 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Craig Pollock

Pengusaha Inggris (lahir 1956)

Bagikan:
Craig Pollock
PekerjaanGuru, manajer, pengusaha
Pemberi kerjaPURE

Craig Pollock (lahir 20 Februari 1956) adalah seorang manajer dan mantan guru serta bos tim Formula 1. Tim Formula 1 yang pernah dipimpinnya adalah B.A.R-Honda selama hampir tiga tahun (1999-2001).

Profil

Guru sekolah

Craig Pollock merupakan satu-satunya bos tim F1 yang berasal dari golongan guru. Ia merupakan lulusan dari Jordanhill College di Glasgow. Pollock mulai mengajar sebagai guru olahraga pada tahun 1977 saat ia bergabung di Keith Grammar School, Skotlandia.

Pada 1979 ia pindah ke Swiss. Ia kemudian diangkat sebagai direktur olahraga dan administrasi di sekolah Villiars, Swiss. Di sekolah inilah ia bertemu dengan anak asuhnya sekarang, Jacques Villeneuve.

Pindah karier

Pada 1985 Pollock beralih karier sebagai salesman, di mana ia menjadi penjual baju ski di daerah Swiss-Jerman. Lalu pada 1987 ia pindah kerja lagi menjadi salah satu manajer di sirkuit Suzuka, Jepang.

Memanajeri Villeneuve

Sebuah pertemuan dengan Jacques Villeneuve di GP Jepang 1991 mengubah jalan karier Pollock. Ia diminta Villeneuve untuk menjadi manajernya. Sebetulnya Pollock sempat menolak permintaan Villeneuve, tetapi Villeneuve yakin bahwa Pollock suatu hari nanti dapat membawa Villeneuve ke jalan kesuksesan. Sekadar info, Craig Pollock saat itu tidak paham sama sekali dengan dunia manajer.

Kerjasama JV-Pollock mulai menuai hasil pada tahun 1994 saat JV sukses di IndyCar. Tahun berikutnya, JV malah menjadi juara umum IndyCar. Inilah sukses pertama seorang mantan guru sekolah ini. Di akhir tahun, Pollock menawarkan JV ke tim Williams F1, dan akhirnya diterima oleh Sir Frank Williams.

Pada tahun 1997 ketika Villeneuve menjadi juara dunia F1, Pollock sudah mulai menyiapkan diri membentuk tim balap F1 sendiri. Dengan dana dari British American Tobacco, Pollock membeli tim Tyrell Racing yang kemudian berubah menjadi B.A.R-Honda pada tahun 1999. Pollock juga sukses menarik Villeneuve sebagai pembalap B.A.R di musim 1999. Namun sayang pada tahun debutnya tersebut, B.A.R gagal meraih sebiji poin pun.

Nama David Richards santer disebut-sebut akan menggantikan Pollock di pertengahan 2001 menyusul buruknya performa B.A.R ditangan Pollock. Akhirnya pada 17 Desember 2001, Pollock resmi mengundurkan diri sebagai bos B.A.R.

Baram F1

Pada pertengahan 2002, Craig Pollock bersama konsorsium AS santer disebut-sebut akan membeli aset-aset tim Arrows Grand Prix International yang saat itu bangkrut, namun tidak mencapai kesepakatan.

Nama Pollock kembali tampil di pertengahan 2005 saat ia dikabarkan membentuk tim baru bernama Baram F1. Namun ketika tender tim Baram dimasukan ke list FIA, ia kalah oleh Prodrive, yang seharusnya memulai debut di musim 2008 ini, tetapi gagal karena kendala teknis.

Meskipun gagal kembali ke F1, Pollock masih aktif didunia olahraga hingga sekarang. Bahkan ia pun sukses mengantarkan Jacques Villeneuve masuk ke dunia musik, dan membuat sejarah sebagai satu-satunya pembalap F1 (mantan) yang mempunyai album musik sendiri. Kerjasama Pollock dan Villeneuve berakhir di bulan Januari 2008.

PURE

Mei 2011, Pollock kembali lagi ke F1. Kali ini ia mengumumkan bahwa ia menjadi CEO dari PURE (Propulsion Universelle et Recuperation d'Energie) sebuah perusahaan mesin independen yang akan menjadi pemasok mesin bagi tim-tim F1 untuk Formula Satu musim 2013.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan