Minggu, 20 September 2026
23:39 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Massimo Busacca

Massimo Busacca

Massimo Busacca
250px-Massimo_Busacca%2C_Referee%2C_Switzerland_%2803%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama lengkap Massimo Busacca
Lahir 6 Februari 1969 (umur 57)
Bellinzona, Swiss
Tinggi 180 m (590 ft 6+12 in)
Pekerjaan lain Pemilik usaha[1]
Domestik
Tahun Liga Peranan
1996–2011 Liga Super Swiss Wasit
Internasional
Tahun Liga Peranan
1999–2011 berlisensi FIFA Wasit

Massimo Busacca (lahir 6 Februari 1969) merupakan seorang wasit yang berasal dari Swiss.

Busacca pernah menjadi pemain sepak bola pada divisi rendah di Ticino, kemudian ia bekerja pada sebuah perusahaan minyak di Timur Tengah. Ia menjadi wasit pada tahun 1990 dan memperoleh lisensi wasit FIFA pada tahun 1999.[1][2]

Karier

Piala Dunia FIFA 2006

Busacca terpilih menjadi salah seorang wasit pada Piala Dunia FIFA 2006 di Jerman. Dalam turnamen tersebut, ia memimpin tiga pertandingan, yaitu:[3]

Insiden Hooligan Basel 2006

Busacca mewasiti pertandingan Liga Super Swiss yang terkenal pada hari terakhir musim 2005-2006 antara FC Basel melawan FC Zürich di St. Jakob Park di Basel. Basel, yang tidak pernah kalah di kandang dalam 59 pertandingan liga terakhir di St. Jakob Park, hanya membutuhkan hasil seri untuk mengamankan gelar juara mereka yang keempat dalam lima tahun. Hingga menit ke-90 pertandingan masih berlangsung seri, tetapi di akhir menit paling akhir dari tambahan waktu, bek Zürich Iulian Filipescu mencetak gol kemenangan, yang langsung diikuti dengan tiupan peluit akhir Busacca. Pada saat itu, banyak pendukung, terutama dari Basel, menyerbu lapangan. Pendukung Basel menyerang para pemain Zürich dan berkelahi dengan pendukung Zürich. Keributan berlanjut di luar stadion hingga malam hari.[4]

Final Piala UEFA 2007

Busacca ditugaskan menjadi wasit dalam pertandingan Final Piala UEFA 2007, salah satu penugasan terbesar bagi seorang wasit UEFA. Pertandingan dilaksanakan di Hampden Park, Glasgow, Skotlandia pada tanggal 19 Mei antara dua tim Spanyol, Espanyol dan Sevilla. Dalam pertandingan yang dimenangkan oleh Sevilla itu, Busacca mengusir pemain Espanyol Moisés Hurtado setelah Hurtado memperoleh kartu kuning kedua.

Piala Eropa 2008

Busacca terpilih menjadi salah satu wasit dalam turnamen Piala Eropa 2008 di Austria dan Swiss. Ia menjadi wasit pada pertandingan:

Final Liga Champions UEFA 2009

Busacca terpilih sebagai wasit pada Final Liga Champions UEFA di Roma tanggal 27 Mei 2009 antara FC Barcelona dan Manchester United.

Barcelona Spanyol v Inggris Manchester United

27 Mei 2009
20:45 CEST
Barcelona Spanyol 2 – 0 Inggris Manchester United
Eto'o 10'
Messi 70'
Laporan
Stadio Olimpico, Roma
Penonton: 62.467[6]

Piala Konfederasi FIFA 2009

Busacca merupakan salah satu wasit dalam Piala Konfederasi FIFA 2009 di Afrika Selatan. Ia mewasiti dua pertandingan, yaitu AS-Brasil (Babak Penyisihan Grup B) dan Brasil-Afrika Selatan.[7] Pada pertandingan AS-Brasil, Busacca memberikan kartu merah kepada pemain AS, Sacha Kljestan, dan Brasil menang dengan skor 0-3.

Piala Dunia FIFA 2010

Pada Piala Dunia FIFA 2010 yang berlangsung di Afrika Selatan, Busacca hanya memimpin satu pertandingan, yaitu Afrika Selatan-Uruguay.[8] Dalam pertandingan tersebut, ia memberikan kartu merah kepada penjaga gawang Afrika Selatan, Itumeleng Khune, pada menit ke-77 karena melakukan pelanggaran terhadap striker Uruguay, Luis Suárez. Afrika Selatan kalah 0–3 dan Khune menjadi penjaga gawang kedua yang mendapatkan kartu merah dalam Piala Dunia.[9]

Turnamen lainnya

Massimo Busacca juga memimpin pertandingan dalam beberapa turnamen lainnya, yakni:

Sejak Agustus 2011, ia menjadi kepala Departemen Perwasitan FIFA. Ia juga menjadi anggota Gugus Tugas Sepak Bola 2014 bentukan FIFA yang diketuai Franz Beckenbauer.[10]

Kontroversi

Busacca pernah menimbulkan kontroversi, saat memimpin pertandingan Piala Swiss tanggal 19 September 2009 antara FC Baden dan BSC Young Boys. Setelah pendukung Baden berlari memasuki lapangan, ia tertangkap kamera mengacungkan jari tengah ke arah keramaian. Oleh karena itu, Asosiasi Sepak Bola Swiss memberikan hukuman padanya larangan memimpin 3 pertandingan.[11][12]

Beberapa hari setelah insiden tersebut di atas, Busacca kembali menimbulkan kontroversi saat memimpin pertandingan di Qatar antara Al-Khor dan Al-Gharafa. Di tengah pertandingan, ia terekam sedang buang air kecil di lapangan.[13][14][15]

Penghargaan

Meskipun terjadi beberapa kontroversi, ia terpilih sebagai Wasit Terbaik Dunia tahun 2009 oleh FIFA berdasarkan penilaian IFFHS.[16]

Referensi

  1. 1 2 "World Referee - Massimo Busacca - Bio". World Referee (dalam bahasa bahasa Inggris). 10-02-2012. Diakses tanggal 17-02-2014. {{cite web}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=; Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  2. "Switzerland-Men's Referees List" (dalam bahasa bahasa Inggris). FIFA. Diarsipkan dari asli tanggal 2010-02-21. Diakses tanggal 15-06-2010.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  3. "Massimo Busacca » World Cup 2006 Germany" (dalam bahasa bahasa Inggris). worldfootball.net. Diakses tanggal 18-02-2014.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  4. "'The disgrace of Basel' 13-05-2006 (Basel – Zurich)". Football Violence (dalam bahasa bahasa Inggris). 23-11-2012. Diakses tanggal 18-02-2014.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  5. "Massimo Busacca » EURO 2008 Austria/Switzerland". worldfootball.net. Diakses tanggal 18-02-2014.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  6. "Full Time Report" (PDF). uefa.com (dalam bahasa bahasa Inggris). Union of European Football Association. 27-05-2009. Diakses tanggal 27-05-2009. {{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  7. "Massimo Busacca » Confederations Cup 2009 South Africa". worldfootball.net. Diakses tanggal 18-02-2014.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  8. "Massimo Busacca » World Cup 2010 South Africa". worldfootball.net. Diakses tanggal 18-02-2014.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  9. Pratama, Mohammad Resha (17-06-2010). "Khune Ikuti Jejak Pagliuca". detik.com. Diakses tanggal 18-02-2014.{{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=[pranala nonaktif permanen]
  10. "Massimo Busacca appointed as Head of FIFA Refereeing Department". FIFA.com. FIFA. 13-07-2011. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-07-16. Diakses tanggal 27-08-2011.{{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
  11. Wilson, Steve (22-09-2009). "Swiss referee Massimo Busacca banned for giving fans the 'finger'". The Telegraph. Diakses tanggal 15-06-2010.{{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
  12. "Swiss ref banned over fan insult". BBC News (dalam bahasa bahasa Inggris). 21-09-2009. Diakses tanggal 14-10-2016.{{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  13. "Wasit Final Champions Buang Air Kecil di Lapangan". ArenaBola.com. 23-09-2009. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-01-07. Diakses tanggal 14-10-2016.{{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=
  14. "CALCIO Busacca fa la pipi' in campo". Gazetta tv (dalam bahasa bahasa Italia). 23-09-2009. Diakses tanggal 14-10-2016.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  15. Wheeler, Chris (09-03-2010). "Oh no, not you again! Sir Alex Ferguson reunited with controversial referee Massimo Busacca for AC Milan return". Daily Mail (dalam bahasa bahasa Inggris). Diakses tanggal 14-10-2016.{{cite news}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date= and |date=Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  16. "Former Results - The World's Best Referee". IFFHS (dalam bahasa bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2019-09-24. Diakses tanggal 14-10-2016.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)

Pranala luar

Didahului oleh:
Jerman Herbert Fandel
(Jerman)
Wasit Pertandingan Final
Piala UEFA

2006—2007
Diteruskan oleh:
Swedia Peter Fröjdfeldt
(Swedia)
Didahului oleh:
Slowakia Ľuboš Micheľ
(Slowakia)
Wasit Pertandingan Final
Liga Champions UEFA

2009—2010
Diteruskan oleh:
Inggris Howard Webb
(Inggris)
Didahului oleh:
Belgia Frank De Bleeckere
(Belgia)
Wasit Pertandingan Final
Piala Super UEFA

2010
Diteruskan oleh:
Belanda Björn Kuipers
(Belanda)
Era Piala Champions Eropa, 1955–1992
1950-an
1960-an
1970-an
1980-an
1990-an
Era Liga Champions UEFA, 1992–sekarang
1990-an
2000-an
2010-an
2020-an
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan