Senin, 28 September 2026
17:32 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Final Liga Champions UEFA 2003

Final Liga Champions UEFA 2003

pertandingan final Liga Champions UEFA musim 2002-2003

Final Liga Champions UEFA 2003
250px-Champions_League_Final_2003.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
TurnamenLiga Champions UEFA 2002–2003
Juventus AC Milan
Italia Italia
0 0
Setelah tidak ada gol perak di perpanjangan waktu
AC Milan pun menang 3–2 melalui adu penalti
Tanggal28 Mei 2003
StadionOld Trafford, Manchester
Pemain Terbaik
Paolo Maldini (Milan)[1]
WasitMarkus Merk (Jerman)
Penonton62.315[1]
CuacaCerah
18 °C (64 °F)[2]
← 2002
2004 →

Final Liga Champions UEFA 2003 adalah final pertandingan sepak bola Liga Champions UEFA 2002–03, yang diselenggarakan pada tanggal 28 Mei 2003 antara Juventus melawan AC Milan di final ke-11 dalam format Liga Champions UEFA dan ke-48 secara keseluruhan. Pertandingan dimainkan di Old Trafford, Manchester, dan berakhir imbang 0–0, AC Milan menang adu penalti 3–2. Itu juga final kedua intra-nasional kompetisi, mengikuti Final Liga Champions UEFA 2000 Spanyol tiga tahun sebelumnya. AC Milan memenangkan pertandingan melalui adu penalti setelah pertandingan selesai 0–0 setelah perpanjangan waktu. Itu memberi AC Milan kesuksesan keenam mereka di Liga Champions Eropa.

Latar belakang

Juventus memasuki Liga Champions UEFA 2002–2003 sebagai juara Serie A dan lolos kualifikasi untuk fase grup, AC Milan finis keempat sehingga dimulai pada babak kualifikasi ketiga.

Juventus masuk ke Final Liga Champions sebagai juara Italia untuk ke-27 kalinya. AC Milan berada di urutan ketiga dalam liga, berakhir dengan sebelas poin lebih sedikit dari Juventus, tetapi memenangkan Piala Italia. Pertandingan liga antara kedua tim di 2002–2003 masing-masing pihak memenangkan pertandingan kandang 2–1.

Perjalanan menuju final

Informasi lebih lanjut: Liga Champions UEFA 2002–2003
Italia Juventus Babak Italia Milan
Lawan Agregat Leg 1 Leg 2 Babak kualifikasi Lawan Agregat Leg 1 Leg 2
Bye Babak kualifikasi ketiga Ceko Slovan Liberec 2–2 (a) 1–0 (K) 1–2 (T)
Lawan Hasil Babak grup pertama Lawan Hasil
Belanda Feyenoord 1–1 (T) Pertandingan 1 Prancis Lens 2–1 (K)
Ukraina Dynamo Kyiv 5–0 (K) Pertandingan 2 Spanyol Deportivo La Coruña 4–0 (T)
Inggris Newcastle United 2–0 (K) Pertandingan 3 Jerman Bayern München 2–1 (T)
Inggris Newcastle United 0–1 (T) Pertandingan 4 Jerman Bayern München 2–1 (K)
Belanda Feyenoord 2–0 (K) Pertandingan 5 Prancis Lens 1–2 (T)
Ukraina Dynamo Kyiv 2–1 (T) Pertandingan 6 Spanyol Deportivo La Coruña 1–2 (K)
Juara grup E
Pos. Tim Main Poin
1 Italia Juventus 6 13
2 Inggris Newcastle United 6 9
3 Ukraina Dynamo Kyiv 6 7
4 Belanda Feyenoord 6 5
Sumber: RSSSF
Klasemen akhir Juara grup G
Pos. Tim Main Poin
1 Italia Milan 6 12
2 Spanyol Deportivo La Coruña 6 12
3 Prancis Lens 6 8
4 Jerman Bayern Munich 6 2
Sumber: RSSSF
Lawan Hasil Babak grup kedua Lawan Hasil
Spanyol Deportivo La Coruña 2–2 (T) Pertandingan 1 Spanyol Real Madrid 1–0 (K)
Swiss Basel 4–0 (K) Pertandingan 2 Jerman Borussia Dortmund 1–0 (T)
Inggris Manchester United 1–2 (T) Pertandingan 3 Rusia Lokomotiv Moscow 1–0 (K)
Inggris Manchester United 0–3 (K) Pertandingan 4 Rusia Lokomotiv Moscow 1–0 (T)
Spanyol Deportivo La Coruña 3–2 (K) Pertandingan 5 Spanyol Real Madrid 1–3 (T)
Swiss Basel 1–2 (T) Pertandingan 6 Jerman Borussia Dortmund 0–1 (K)
Peringkat kedua grup D
Pos. Tim Main Poin
1 Inggris Manchester United 6 13
2 Italia Juventus 6 7
3 Swiss Basel 6 7
4 Spanyol Deportivo La Coruña 6 7
Sumber: RSSSF
Klasemen akhir Juara grup C
Pos. Tim Main Poin
1 Italia Milan 6 12
2 Spanyol Real Madrid 6 11
3 Jerman Borussia Dortmund 6 10
4 Rusia Lokomotiv Moscow 6 1
Sumber: RSSSF
Lawan Agregat Leg 1 Leg 2 Babak gugur Lawan Agregat Leg 1 Leg 2
Spanyol Barcelona 3–2 1–1 (K) 2–1 (p.w.) (T) Perempat final Belanda Ajax 3–2 0–0 (T) 3–2 (K)
Spanyol Real Madrid 4–3 1–2 (T) 3–1 (K) Semi final Italia Inter Milan 1–1 (a) 0–0 (K) 1–1 (T)

AC Milan

AC Milan memenangkan Grup G dari babak grup pertama, grup yang juga termasuk Bayern München, Lens dan Deportivo La Coruña, maju ke babak grup kedua di mana mereka memenangkan Grup C. Mereka mengalahkan Real Madrid, Borussia Dortmund dan Lokomotiv Moscow. Mereka kalah hanya di dua pertandingan (Dortmund 1–0, dan Real Madrid 3–1), dan maju ke perempat final di mana mereka bertemu Ajax. Leg pertama adalah hasil imbang (0–0) sehingga pertandingan yang menentukan adalah yang di San Siro yang dimenangkan Milan (3–2). Di semi final, mereka bertemu rival lokal Inter Milan. Kedua pertandingan berakhir sama (0–0; 1–1), tetapi Milan maju pada aturan gol tandang, meskipun kedua tim secara teknis bermain di kandang.

Juventus

Juventus memenangkan Grup E dari babak grup pertama, di mana tim-tim lain adalah Newcastle United, Dynamo Kyiv dan Feyenoord. Mereka selesai kedua di Grup D dari babak grup kedua, setelah Manchester United, karena kekalahan mereka melawan tim Inggris (2–1; 3–0) dan melawan Basel (2–1), tetapi mereka lolos ke perempat final di mana mereka tersingkir Barcelona di perpanjangan waktu (1–1; 2–1). Di semi final, Juventus bertemu Real Madrid; mereka kalah pada pertandingan pertama (2–1), tetapi mereka memenangkan yang kedua (3–1), gelandang kunci Pavel Nedved menerima kartu kuning kedua yang berarti dia diskors untuk final.

Pertandingan

Ringkasan

250px-A.C._Milan_lifting_the_European_Cup_after_winning_the_2002%E2%80%9303_UEFA_Champions_League_-_20030528.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
AC Milan merayakan gelar Liga Champions Eropa keenam mereka.

Setelah awal yang cepat, AC Milan mengesampingkan gol Andriy Shevchenko setelah Rui Costa dianggap telah menghalangi pandangan Gianluigi Buffon dari posisi offside, meskipun tayangan ulang televisi menunjukkan bahwa Rui Costa telah keluar dari pandangan Buffon sebelum ditendang. Antonio Conte nyaris mencetak gol untuk Juventus setelah masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, tandukannya membentur tiang dengan Dida menahan bola. Andrea Pirlo juga membentur mistar untuk AC Milan. Di babak kedua, kedua tim mulai duduk santai dan menciptakan beberapa peluang.

Baik Juventus dan AC Milan mengalami cedera pada pemain belakang, pemain Juventus Igor Tudor meninggalkan lapangan pada awal babak pertama setelah otot di paha kanannya tertarik. Di waktu tambahan, Roque Júnior pincang karena kelelahan dan cedera; karena mereka telah membuat pergantian selama tiga kali yang diizinkan, mereka harus memainkan sisa pertandingan dengan 10 pemain.

Adu penalti telah menyebabkan kontroversi di antara beberapa penggemar karena tayangan ulang menunjukkan bahwa Dida berada di depan garis gawang ketika menyelamatkan penalti dari David Trezeguet, Marcelo Zalayeta dan Paolo Montero. Buffon juga keluar dari jalurnya saat menyelamatkan penalti dari Clarence Seedorf dan Kakha Kaladze. Shevchenko menyelesaikan penalti terakhir untuk memenangkan Piala Champions Eropa untuk Milan untuk keenam kalinya. Shevchenko sendiri menjadi pemain sepak bola Ukraina pertama yang memenangkan Piala Champions Eropa.

Detail

Juventus[3]
Milan[3]
GK1Italia Gianluigi Buffon  
RB21Prancis Lilian Thuram  
CB2Italia Ciro Ferrara  
CB5Kroasia Igor Tudor  downward-facing red arrow 42'
LB4Uruguay Paolo Montero  
RM16Italia Mauro Camoranesi  downward-facing red arrow 46'
CM3Italia Alessio Tacchinardi Yellow card 69' 
CM26Belanda Suriname Edgar Davids  downward-facing red arrow 65'
LM19Italia Gianluca Zambrotta  
CF17Prancis David Trezeguet  
CF10Italia Alessandro Del Piero Kapten Yellow card 111' 
Pemain pengganti:
GK12Italia Antonio Chimenti  
DF7Italia Gianluca Pessotto  
DF13Italia Mark Iuliano  
DF15Italia Alessandro Birindelli  upward-facing green arrow 42'
MF8Italia Antonio Conte  upward-facing green arrow 46'
FW18Italia Marco Di Vaio  
FW25Uruguay Marcelo Zalayeta  upward-facing green arrow 65'
Manajer:
Italia Marcello Lippi 
Formasi tim
GK12Brasil Dida  
RB19Italia Alessandro Costacurta Yellow card 18' downward-facing red arrow 66'
CB13Italia Alessandro Nesta  
CB3Italia Paolo Maldini Kapten  
LB4Georgia Kakha Kaladze  
RM8Italia Gennaro Gattuso  
CM21Italia Andrea Pirlo  downward-facing red arrow 71'
LM20Belanda Suriname Clarence Seedorf  
AM10Portugal Rui Costa  downward-facing red arrow 87'
CF7Ukraina Andriy Shevchenko  
CF9Italia Filippo Inzaghi  
Pemain pengganti:
GK18Italia Christian Abbiati  
DF24Denmark Martin Laursen  
DF25Brasil Roque Júnior  upward-facing green arrow 66'
MF23Italia Massimo Ambrosini  upward-facing green arrow 87'
MF27Brasil Serginho  upward-facing green arrow 71'
MF32Italia Cristian Brocchi  
FW11Brasil Rivaldo  
Manajer:
Italia Carlo Ancelotti 

Pemain terbaik:
Italia Paolo Maldini (AC Milan)[1]

Asisten wasit:
Christian Schräer (Jerman)
Heiner Müller (Jerman)
Wasit keempat:
Wolfgang Stark (Jerman)

Peraturan pertandingan

  • 90 menit.
  • 30 menit perpanjangan waktu menurut aturan gol emas jika diperlukan.
  • Adu penalti jika skor masih imbang.
  • Tujuh orang pemain sebagai pemain cadangan.
  • Maksimum tiga pergantian pemain.

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 3 4 "2. Finals" (PDF). UEFA Champions League Statistics Handbook 2016/17. Nyon, Switzerland: Union of European Football Associations. 2017. hlm. 1. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 12 Juni 2019. Diakses tanggal 22 April 2017.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2018-03-19. Diakses tanggal 2012-08-13.
  3. 1 2 "Tactical Line-ups – Final – Wednesday 28 Mei 2003" (PDF). UEFA.com. Union of European Football Associations. 28 Mei 2003. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2022-05-17. Diakses tanggal 29 Desember 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

era Piala Champions Eropa, 1971–1992
Musim
Final
era Liga Champions UEFA, 1992–sekarang
Musim
Final
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan