Kamis, 22 Oktober 2026
01:17 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama

Masjid Al Kurdi

masjid di Indonesia

Bagikan:

Masjid Al Kurdi adalah masjid yang termasuk situs bersejarah yang ada di Kabupaten Brebes, karena dididirikan tahun 1917 sebelum Kemerdekaan RI seperti yang tertera di dinding masjid. Terletak di desa Karangmalang, yang berjarak sekitar 25 KM ke arah barat daya dari Kota Brebes.[1] Bagian masjid berupa Jendela dan tiang penyangga atau saka masjid yang terbuat dari kayu jati hingga sekarang masih utuh, karena sejak dibangun, masjid ini belum pernah direhab secara total.

Keaslian masjid ini terlihat pula pada lantai atau tegel yang bercorak yang khas peninggalan tempo dulu. Tegel masjid didominasi warna biru dan hanya sebagian yang berwarna kuning dengan motif bunga. Terdapat pula tongkat kayu yang ujungnya diberi pisau atau belati di mimbar khotbah. Tongkat yang mirip dengan tombak ini selalu dipegang oleh khotib saat berkhotbah ketika Salat Jumat yang fungsinya untuk berjaga-jaga atau mempertahankan diri dari serangan musuh saat masa penjajahan Belanda . Begitu pula dengan bedug atau alat pukul yang terbuat dari kulit kerbau masih ada di semenjak masjid ini dibangun yang terlihat berlubang dimakan usia.

Pendiri Masjid Al Kurdi yakni (alm) KH Jazuli Malawi yang dikenal Kiayi Kurdi Masjid Al Kurdi yang berukuran 20 X 40 meter ini selalu ramai dipadati jamaah karena menjadi sentra kegiatan para santri Pondok Pesantren At Taqwa yang berjumlah sekitar 150 orang. Selain itu, warga Karangmalang juga selalu memanfaatkan masjid yang berada di pinggir jalan desa itu untuk kegiatan ibadah. Apalagi saat bulan Ramadhan, rutinitas kegiatan dan jamaahnya makin padat. Setelah Masjid Al Kurdi diserahkan dari Keluarga Almarhum Jazuli kepada masyarakat, masjid ini ingin direhab tetapi dengan tetap mempertahankan model bangunan lama.

Bukti Pondok Pesantren tertua di Kabupaten Brebes

Keberadaan Masjid Al Kurdi 1917 di Jalan Pesantren, Desa Karangmalang menjadi salah satu bukti bahwa di wilayah tersebut pernah didirikan sebuah pondok pesantren. Tempat tersebut dipercaya sebagai pondok pesantren tertua di Kabupaten Brebes, di samping Pondok Pesantren Yanbu'ul Ulum yang ada di Dusun Lumpur Kecamatan Losari Kabupaten Brebes, yang berdiri tahun 1870 M.[2]

Meskipun demikian, secara fisik pondok pesantren asli yang dahulu bernama Asrama Madrasah Islam Karangmalang (AMIK) sudah tidak ada karena telah dibakar oleh Belanda pada zaman penjajahan. Saat ini pondok pesantren tersebut telah berganti nama dengan Pondok Pesantren At Taqwa yang berlokasi di desa yang sama.

Pondok Pesantren AMIK didirikan pada masa pemerintahan Raden Mas Martana yang dalam catatan Pemerintah Kabupaten Brebes memerintah kabupaten tersebut tahun 1909-1920, yang merupakan permintaan Kanjeng (Bupati) Cirebon yang datang ke Brebes dan meminta harus ada pondok pesantren di Brebes.

Pengelola pondok AMIK saat itu dipercayakan kepada KH Jazuli dari Desa Karangsuwung.[3]

Setelah empat tahun berdiri, jumlah santri pada pondok tersebut mencapai ribuan. Karena khawatir dijadikan tempat pergerakan atau penggalangan kekuatan melawan penjajah, pondok tersebut akhirnya dibakar oleh Belanda. Masjid Al Kurdi berhasil dipertahankan oleh santri dan masyarakat setempat sehingga tidak ikut dibakar. karena bangunan pondok habis terbakar, Jazuli kemudian memindahkan pondok tersebut ke lokasi lain di desa yang sama. Nama pondok kemudian diganti dengan Pondok Pesantren At-Taqwa yang saat ini di pimpin oleh K.H Jumhur Abd. Qodir (Alm) dan dilanjutkan oleh putra beliau yaitu KH. Ahmad Lujennuddani (Al Hafidz) dan Kyai A.Kholisin.[4]

Pranala luar

Masjid utama di Indonesia menurut provinsi
Aceh
Bengkulu
Jambi
Kepulauan Riau
Lampung
Riau
Kep. Bangka Belitung
Sumatera Barat
Sumatera Selatan
Sumatera Utara
Banten
DKI Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
DIY
Jawa Timur
Bali
NTB
NTT
Kalimantan Barat
Kalimantan Selatan
Kalimantan Tengah
Kalimantan Timur
Kalimantan Utara
Gorontalo
Sulawesi Barat
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tengah
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Utara
Maluku
Maluku Utara
Papua
Papua Barat
Papua Barat Daya
Papua Pegunungan
Papua Selatan
Papua Tengah

Referensi

  1. ↑ Creators, Z. (2023-03-31). "Masjid Al Kurdi, Masjid Bersejarah Berusia Ratusan Tahun Dibangun oleh Pedagang Kaya - Indozone Travel". Masjid Al Kurdi, Masjid Bersejarah Berusia Ratusan Tahun Dibangun oleh Pedagang Kaya - Indozone Travel. Diakses tanggal 2024-01-26.
  2. ↑ "Jejak Sejarah Awal Penyebaran Islam di Brebes". NU Online. Diakses tanggal 2024-01-26.
  3. ↑ At-Taqwa, Diposting oleh Pondok Pesantren. "Bukti Pondok Pesantren Tertua". Diakses tanggal 2024-01-26.
  4. ↑ "Pondok Pesantren At-Taqwa Karang Malang Ketanggungan Brebes". wikimapia.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-01-26.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan