Minggu, 27 September 2026
16:25 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Masjid Muhammadan

Masjid Muhammadan

masjid di Indonesia

Masjid Muhammadan
محمدان موساجيك
330px-Masjid_Muhammadan_2020_01b.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Agama
AfiliasiIslam
FestivalSerak gulo
Lokasi
osm-intl,13,-0.96155,100.3642,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Masjid_Muhammadan&revid=29852758&groups=_0e6fa3752e13d04a31eb17f0032cf604de42c695&parser=parsoid
Peta interaktif Masjid Muhammadan
LokasiJalan Pasa Batipuh, Kelurahan Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat, Indonesia
Koordinat0°57′42″S 100°21′51″E / 0.96155°S 100.3642°E / -0.96155; 100.3642
Arsitektur
TipeMasjid
GayaMughal
Spesifikasi
Arah fasadBarat laut[1]
Panjang25 meter
Lebar15 meter
Menara2

Masjid Muhammadan terletak di Kelurahan Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat.[2] Masjid ini merupakan peninggalan komunitas Muslim keturunan India di Padang dan kemungkinan berdiri pada abad ke-19. Lokasinya berada di Kota Tua Padang, yakni kawasan sehiliran Batang Arau di sekitar pelabuhan Muara.

Keberadaan masjid ini turut berperan dalam penyebaran agama Islam dan perjalanan sejarah Kota Padang. Masjid ini berada di Jalan Pasa Batipuh yang berdiri berjejer mengikuti rangkaian bangunan tua di sepanjang jalan tersebut.[3]

Saat ini, selain digunakan untuk aktivitas ibadah umat Islam, masjid berlantai tiga ini menjadi salah satu daya tarik wisata terkenal di Kota Padang.

Sejarah

Masjid Muhammadan tercatat sebagai salah satu masjid tertua di Kota Padang selain Masjid Raya Ganting yang merupakan masjid tertua di kota itu.[4] Masjid ini dibangun pada tahun 1843 oleh komunitas Muslim asal India.[butuh rujukan] Mereka kemungkinan datang bersama tentara Inggris dan membentuk permumikan di dekat pelabuhan Muara yang saat itu menjadi pusat perniagaan.[5] Tempat masjid ini berdiri oleh masyarakat Minangkabau dijuluki sebagai Kampung Keling.[5][6]

Masjid ini pada awalnya terbuat dari kapur, pasir, dan gula. Pada awal abad ke-20, konstruksinya ditingkatkan menggunakan semen tanpa mengubah bentuk aslinya.[7][3] Menurut dokuemntasi Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPSB) setempat, terdapat inkripsi berabjad Jawi dalam bidang segi empat yang terbuat dari marmer bertuliskan angka "9-12-1343 H" (sekitar tahun 1925). Inkripsi ini diduga merupakan tanggal renovasi masjid dari bahan kayu menjadi tembok.[8]

Pada 1964, masjid ini mulai menyelenggarakan kegiatan didikan subuh bagi anak-anak yang kelak bergulir menjadi program rutin tiap pekan di masjid-masjid Kota Padang.[9]

Jemaah Tabligh

Menurut Witrianto, Jamaah Tabligh memulai gerakan mereka di Padang dari masjid ini. Meskipun sudah muncul di Pariaman sejak 1980, gerakan ini dibawa ke Masjid Muhammadan melalui 16 orang mahasiswa USU yang datang ke Padang pada tahun 1985. Kedatangan mereka diterima oleh jamaah masjid tersebut, dilanjutkan oleh halaqah setiap kamis petang. Dengan demikian, terbentuklah markas pertama Jamaat Tabligh di Sumatera Barat.[10][11]

Arsitektur

250px-Masjid_Muhammadan_2020_02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Warna hijau dan putih mendominasi bagian serambi

Arsitektur Masjid Muhammadan dipengaruhi oleh corak India, terutama pada bagian depan (fasad) yang bercat putih dengan hiasan ornamen berwarna hijau. Fasad tersebut disangga oleh tujuh tiang,[12] termasuk tiang ujung kiri dan kanan yang menyatu dengan sebuah bangunan berbentuk menara.[6] Bagian atas salah satu menara sempat runtuh sepanjang satu meter akibat gempa bumi pada 2009, yang tak lama kemudian diperbaiki dengan bantuan dari Yayasan Satu Untuk Negeri tvOne.[3][13]

Masjid ini memiliki denah berukuran lebar 15 meter dan panjang 25 meter. Bangunannya terdiri dari tiga lantai.[12] Lantai dasar merupakan tempat salat, sementara lantai dua dan tiga merupakan tempat istirahat yang juga digunakan untuk beberapa keperluan lain seperti memasak.[7] Di tempat salat, tidak terlihat mimbar seperti umumnya masjid-masjid yang ada di Padang, melainkan hanya jendela berbentuk seperti mimbar dan ditutupi kain hijau berlambang bulan dan bintang.[6]

Lihat pula

Referensi

Catatan kaki
Daftar pustaka

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Masjid Muhammadan.
Masjid utama di Indonesia menurut provinsi
Aceh
Bengkulu
Jambi
Kepulauan Riau
Lampung
Riau
Kep. Bangka Belitung
Sumatera Barat
Sumatera Selatan
Sumatera Utara
Banten
DKI Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
DIY
Jawa Timur
Bali
NTB
NTT
Kalimantan Barat
Kalimantan Selatan
Kalimantan Tengah
Kalimantan Timur
Kalimantan Utara
Gorontalo
Sulawesi Barat
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tengah
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Utara
Maluku
Maluku Utara
Papua
Papua Barat
Papua Barat Daya
Papua Pegunungan
Papua Selatan
Papua Tengah
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan