Selasa, 20 Oktober 2026
07:40 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Masjid Muhammadiyah Kelayan

Masjid Muhammadiyah Kelayan

masjid di Indonesia

Bagikan:
Masjid Muhammadiyah Kelayan
330px-Masjid_Muhammadiyah_Kelayan_Banjarmasin_002.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Agama
AfiliasiIslam
Lokasi
osm-intl,13,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Masjid_Muhammadiyah_Kelayan&revid=29988825&groups=_3540737c69774eab745519751ee25a65dc5b40b0&parser=parsoid
Peta interaktif Masjid Muhammadiyah Kelayan
LokasiKota Banjarmasin, Kalimantan Selatan
NegaraIndonesia
Koordinat3°20′S 114°36′E / 3.33°S 114.6°E / -3.33; 114.6
Arsitektur
TipeMasjid
GayaTimur Tengah dan Modern
Spesifikasi
Kubah1
Menara1
Bahan bangunanBeton

Masjid Muhammadiyah Kelayan adalah sebuah masjid yang dimiliki oleh Persyarikatan Muhammadiyah, yang terletak di Jalan Kelayan B, Kelurahan Kelayan Barat, Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan.

Masjid ini terletak di tepi Sungai Kelayan. Bagian depan menghadap ke Jalan Kelayan B, sedangkan bagian belakang berada tepat di tepi Sungai Kelayan. Bahkan, menurut keterangan H. Syamsuri, salah seorang pengurus Masjid Muhammadiyah Kelayan, bagian belakang masjid menjorok ke sungai. Kesimpulannya, sebagian bangunan masjid ini berada di atas permukaan Sungai Kelayan. Dengan kondisi seperti itu justru menguntungkan para jamaah. Buktinya, saat pelaksanaan Salat Lima Waktu, di antara jamaah ada yang menggunakan angkutan sungai, seperti jukung dan kelotok. Kendaraan air itu diparkir tepat di dermaga yang letaknya di samping masjid. Selain itu, letaknya di pinggir jalan raya yang sangat padat aruslalu lintasnya membuat banyak jamaah datang ke masjid ini untuk melakukan kegiatan peribadatan, terlebih lagi pada hari Jumat.[1][2]

Sejarah

250px-Masjid_Muhammadiyah_Kelayan_Banjarmasin_%282%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Masjid Muhammadiyah Kelayan sebelum renovasi

Masjid ini berdiri pada tahun 1938 sehingga masjid ini merupakan Masjid Muhammadiyah tertua yang ada di Kalimantan selatan. Hal ini yang membuat kalau ada kegiatan Muhammadiyah di Banjarmasin, peserta bisa mengunungi masjid ini, mengingat semangat untuk mendirikan masjid ini yang cukup tinggi walau pada waktu itu masih pada zaman penjajahan Belanda. Semula masjid ini berada jauh dari sungai, tetapi dalam perkembangannya masjid ini berasa di tepi sungai setelah terjadi tukar guling dengan penduduk setempat yang ada di lokasi sekarang agar mempermudah jamaah untuk mengambil air wudhu. Dalam perkembangannya, masjid ini mengalami empat kali renovasi dengan ukuran mencapai sekitar 450 meter persegi.[2]

Referensi

  1. ↑ Masjid-Masjid bersejarah di Indonesia, Penyusun, Abdul Baqir Zein. Gema Insani Press, Jakarta, 1999. ISBN 979-561-567-X
  2. 1 2 "Dunia Masjid :: Jakarta Islamic Centre - Masjid Muhammadiyah Kelayan". Diakses tanggal 2022-12-11.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Kelayan Muhammadiyah Mosque.
Masjid utama di Indonesia menurut provinsi
Aceh
Bengkulu
Jambi
Kepulauan Riau
Lampung
Riau
Kep. Bangka Belitung
Sumatera Barat
Sumatera Selatan
Sumatera Utara
Banten
DKI Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
DIY
Jawa Timur
Bali
NTB
NTT
Kalimantan Barat
Kalimantan Selatan
Kalimantan Tengah
Kalimantan Timur
Kalimantan Utara
Gorontalo
Sulawesi Barat
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tengah
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Utara
Maluku
Maluku Utara
Papua
Papua Barat
Papua Barat Daya
Papua Pegunungan
Papua Selatan
Papua Tengah

3°19′47″S 114°35′46″E / 3.32965992812°S 114.596076059°E / -3.32965992812; 114.596076059

Ikon rintisan

Artikel bertopik masjid ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan