Minggu, 20 September 2026
23:30 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Ordo (biologi)

Ordo (biologi)

tingkatan taksonomi

langid-250px-Biological_classification_L_Pengo_vflip.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hierarki klasifikasi biologi makhluk hidup.

Ordo atau bangsa (Bahasa Latin: ordo, jamak ordines; bahasa Inggris:order) adalah suatu tingkat atau takson antara kelas dan famili. Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh ahli botani Jerman Augustus Quirinus Rivinus dalam klasifikasi tumbuhannya. Carolus Linnaeus merupakan orang pertama yang secara konsisten menerapkannya dalam klasifikasi tiga kerajaan besar: mineral, hewan, dan tumbuhan dalam bukunya Systema Naturae (1735)

Hierarki tingkatan

Pada sejumlah klad yang disusun oleh International Code of Zoological Nomenclature, sejumlah klasifikasi tambahan berikut juga digunakan, meskipun tidak semuanya secara resmi diakui.

NamaArti awalanContoh 1Contoh 2
Magnordomagnus: besar, agung, pentingBoreoeutheria
Superordosuper: di atasEuarchontogliresParareptilia
Grandordogrand: besarEuarchonta
Mirordomirus: menakjubkan, anehPrimatomorpha
OrdoPrimataProcolophonomorpha
Subordosub: di bawahHaplorrhiniProcolophonia
Infraordoinfra: lebih bawahSimiiformesHallucicrania
Parvordoparvus: kecil, tidak pentingCatarrhini

Dalam klasifikasi mamalia tahun 1997 yang disusunnya, McKenna dan Bell menggunakan dua tingkatan tambahan di antara "Superordo" dan "Ordo": "Grandorder" ("grandordo") dan "Mirorder" ("mirordo").[1] Novacek (1986) menyisipkan mereka pada posisi yang sama. Namun, Benton (2005) menyisipkan keduanya di antara "superordo" dan "magnordeo".[2] Posisi ini dipakai oleh Systema Naturae 2000 dan lain-lainnya, misalnya: Hexaprotodon liberiensis; Ranking taksonomi (bahasa Inggris).

Dalam botani, ranking atau tingkatan "subkelas" (subclass) dan "subordo" (suborder) adalah tingkatan sekunder yang dipredefinisikan masing-masing di atas dan di bawah tingkatan "ordo".[3] Tingkatan-tingkatan tambahan lain dapat digunakan asalkan didefinisikan secara jelas.[3]

Lihat pula

Referensi

  1. McKenna, M.C. & Bell, S.G. (1997), Classification of Mammals, New York: Columbia University Press, ISBN 978-0-231-11013-6
  2. Benton, Michael J. 2005. Vertebrate Palaeontology, 3rd ed. Oxford: Blackwell Publishing. ISBN 0-632-05637-1. ISBN 978-0-632-05637-8
  3. 1 2 McNeill, J.; Barrie, F.R.; Buck, W.R.; Demoulin, V.; Greuter, W.; Hawksworth, D.L.; Herendeen, P.S.; Knapp, S.; Marhold, K.; Prado, J.; Prud'homme Van Reine, W.F.; Smith, G.F.; Wiersema, J.H.; Turland, N.J. (2012). International Code of Nomenclature for algae, fungi, and plants (Melbourne Code) adopted by the Eighteenth International Botanical Congress Melbourne, Australia, July 2011. Vol. Regnum Vegetabile 154. A.R.G. Gantner Verlag KG. ISBN 978-3-87429-425-6. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-12-25. Diakses tanggal 2015-01-01.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Article 4
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan