Rabu, 07 Oktober 2026
13:55 WIB
TERKINI
Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara
Ordo (biologi)

Ordo (biologi)

tingkatan taksonomi

Bagikan:
langid-250px-Biological_classification_L_Pengo_vflip.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hierarki klasifikasi biologi makhluk hidup.

Ordo atau bangsa (Bahasa Latin: ordo, jamak ordines; bahasa Inggris:order) adalah suatu tingkat atau takson antara kelas dan famili. Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh ahli botani Jerman Augustus Quirinus Rivinus dalam klasifikasi tumbuhannya. Carolus Linnaeus merupakan orang pertama yang secara konsisten menerapkannya dalam klasifikasi tiga kerajaan besar: mineral, hewan, dan tumbuhan dalam bukunya Systema Naturae (1735)

Hierarki tingkatan

Pada sejumlah klad yang disusun oleh International Code of Zoological Nomenclature, sejumlah klasifikasi tambahan berikut juga digunakan, meskipun tidak semuanya secara resmi diakui.

NamaArti awalanContoh 1Contoh 2
Magnordomagnus: besar, agung, pentingBoreoeutheria
Superordosuper: di atasEuarchontogliresParareptilia
Grandordogrand: besarEuarchonta
Mirordomirus: menakjubkan, anehPrimatomorpha
OrdoPrimataProcolophonomorpha
Subordosub: di bawahHaplorrhiniProcolophonia
Infraordoinfra: lebih bawahSimiiformesHallucicrania
Parvordoparvus: kecil, tidak pentingCatarrhini

Dalam klasifikasi mamalia tahun 1997 yang disusunnya, McKenna dan Bell menggunakan dua tingkatan tambahan di antara "Superordo" dan "Ordo": "Grandorder" ("grandordo") dan "Mirorder" ("mirordo").[1] Novacek (1986) menyisipkan mereka pada posisi yang sama. Namun, Benton (2005) menyisipkan keduanya di antara "superordo" dan "magnordeo".[2] Posisi ini dipakai oleh Systema Naturae 2000 dan lain-lainnya, misalnya: Hexaprotodon liberiensis; Ranking taksonomi (bahasa Inggris).

Dalam botani, ranking atau tingkatan "subkelas" (subclass) dan "subordo" (suborder) adalah tingkatan sekunder yang dipredefinisikan masing-masing di atas dan di bawah tingkatan "ordo".[3] Tingkatan-tingkatan tambahan lain dapat digunakan asalkan didefinisikan secara jelas.[3]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ McKenna, M.C. & Bell, S.G. (1997), Classification of Mammals, New York: Columbia University Press, ISBN 978-0-231-11013-6
  2. ↑ Benton, Michael J. 2005. Vertebrate Palaeontology, 3rd ed. Oxford: Blackwell Publishing. ISBN 0-632-05637-1. ISBN 978-0-632-05637-8
  3. 1 2 McNeill, J.; Barrie, F.R.; Buck, W.R.; Demoulin, V.; Greuter, W.; Hawksworth, D.L.; Herendeen, P.S.; Knapp, S.; Marhold, K.; Prado, J.; Prud'homme Van Reine, W.F.; Smith, G.F.; Wiersema, J.H.; Turland, N.J. (2012). International Code of Nomenclature for algae, fungi, and plants (Melbourne Code) adopted by the Eighteenth International Botanical Congress Melbourne, Australia, July 2011. Vol. Regnum Vegetabile 154. A.R.G. Gantner Verlag KG. ISBN 978-3-87429-425-6. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-12-25. Diakses tanggal 2015-01-01.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Article 4
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan