Selasa, 22 September 2026
00:07 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Lycopodiophyta

Lycopodiophyta

Lycopodiophyta
Rentang waktu: 428–0 jtyl Silurian[1] - sekarang
250px-Lycopodiella_inundata_001.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lycopodiella inundata
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Lycophyta
(atau Lycopodiophyta)
Anggota
Artikel takson sembarang

Divisio Lycopodiophyta (ada yang menyebut Lycophyta) adalah sekelompok tumbuhan berpembuluh (Trachaeophyta) yang menjadi bagian dari Kerajaan Tumbuh-tumbuhan (Plantae). Kelompok ini dianggap sebagai tumbuhan berpembuluh yang termasuk tertua yang masih bertahan hingga masa kini, dengan fosil-fosilnya ditemukan berumur hingga 410 juta tahun lalu.[2]:99 Penciri utamanya adalah memiliki helai daun kecil-kecil dan dianggap primitif yang disebut mikrofil. Setiap helai mikrofil hanya memiliki satu pembuluh/urat daun, yang berbeda dari daun (megafil) tumbuhan paku (arti sempit) atau tumbuhan berbiji yang berpola rumit. Kelompok ini masih sering dianggap sebagai bagian dari tumbuhan paku, karena pola pergiliran keturunannya yang mirip, dengan bentuk sporofit (generasi penghasil spora) yang dominan, meskipun penampang lintang poros utama tubuhnya sederhana, yang dikenal sebagai protostele.[3]

Deskripsi

Zosterofil dan lycophytes yang masih ada semuanya merupakan tumbuhan yang relatif kecil, namun beberapa spesies yang punah, seperti Lepidodendrales, berbentuk seperti pohon, dan membentuk hutan luas yang mendominasi lanskap dan berkontribusi pada pembentukan batu bara.[4]

Klasifikasi

Di dunia terdapat sekitar 1.200 jenis yang masih hidup yang termasuk dalam divisio ini.[5] BIasanya kelompok ini dibagi menjadi tiga bangsa (ordo):Lycopodiales, Isoetales, dan Selaginellales), ditambah dengan beberapa kelompok yang telah punah. Bagaimana ketiga bangsa ini disatukan dalam kelas-kelas, para ahli belum sepenuhnya bersepakat. Ada yang mengelompokkan dalam satu kelas (Lycopodiopsida), tetapi ada pula yang menyatukan Isoetales dan Selaginellales dalam satu kelas tersendiri (Isoetopsida) dan sisanya pada Lycopodiopsida.[6] Ada pula yang meningkatkan posisi bangsa menjadi kelas, sehingga ada pula yang menjadikannya tiga kelas.[7]:8

Sistem dengan dua kelas yang masih lestari mengelompokkan sebagai berikut.

Filogram berikut memperlihatkan hubungan di antara ketiga bangsa tersebut.

Evolusi mikrofil

330px-Microphyll_evolution_omygod.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambaran evolusi mikrofil: (1) Sawdonia (2) Asteroxylon (3) Leclercqia

Dalam kelompok Lycophyta yang terdefinisi, spesies yang ditempatkan dalam kelas Lycopodiopsida dibedakan dari spesies yang ditempatkan di Zosterophyllopsida berdasarkan kepemilikan mikrofil. Beberapa zosterofil, seperti Zosterophyllum myretonianum Devonian, memiliki batang (kapak) yang halus. Spesies lainnya, seperti Sawdonia ornata, memiliki ekstensi seperti penutup pada batang ("enasi"), tetapi tanpa jaringan pembuluh. Asteroxylon, yang diidentifikasi sebagai Lycopodiopsida awal, memiliki jejak vaskular yang meluas ke dasar enasi. Spesies dalam genus Leclercqia mempunyai mikrofil yang tervaskularisasi penuh. Semua temuan tersebut dianggap sebagai tahapan dalam evolusi mikrofil pada kelompok Lycophyta.[8]

Galeri

Referensi

  1. Kenrick, Paul; Crane, Peter R. (1997). The Origin and Early Diversification of Land Plants: A Cladistic Study. Washington, D. C.: Smithsonian Institution Press. hlm. 339–340. ISBN 1-56098-730-8.
  2. McElwain, Jenny C.; Willis, K. G.; Willis, Kathy; McElwain, J. C. (2002). The evolution of plants. Oxford [Oxfordshire]: Oxford University Press. ISBN 0-19-850065-3.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  3. Eichhorn, Evert, and Raven (2005). Biology of Plants, Seventh Edition. 381-388.
  4. "Lepidodendron - an overview | ScienceDirect Topics". www.sciencedirect.com. Diakses tanggal 2024-12-14.
  5. Callow, R. S.; Cook, Laurence Martin (1999). Genetic and evolutionary diversity: the sport of nature. Cheltenham: S. Thornes. hlm. 8. ISBN 0-7487-4336-7.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  6. Yatsentyuk, S.P.; Valiejo-Roman, K.M.; Samigullin, T.H.; Wilkström, N. (2001). "Evolution of Lycopodiaceae Inferred from Spacer Sequencing of Chloroplast rRNA Genes". Russian Journal of Genetics. 37 (9): 1068–73. doi:10.1023/A:1011969716528.{{cite journal}}: Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)
  7. "www.ncbi.nlm.nih.gov". Diakses tanggal 2009-03-19.
  8. Taylor, Edith L.; Taylor, Thomas N.; Krings, Michael (2009-01-21). Paleobotany: The Biology and Evolution of Fossil Plants (dalam bahasa Inggris). Academic Press. ISBN 978-0-08-055783-0.
Rhodophyta
Glaucocystophyceae
Viridiplantae/
Plantae
sensu stricto
Chlorophyta/
Alga hijau (I)
Streptophyta
Charophyta/
Alga hijau (II)
Embryophyta/
Plantae
sensu strictissimo
Bryophyta
(tumbuhan darat
tidak berpembuluh
)
Marchantiophyta · Anthocerotophyta · Musci (Bryophyta sensu stricto) · Horneophytopsida
Tracheophyta
Lycophyta
Euphyllophyta
Filum/divisi kehidupan yang masih ada menurut domain
Bacteria
Archaea
Eukaryota
Protista
Fungi
Plantae
Animalia
Incertae sedis
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan