Selasa, 06 Oktober 2026
23:52 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Lustrasi

Lustrasi

Proses yang dilakukan pemerintah untuk mengatur partisipasi mantan komunis setelah kejatuhan komunisme di berbagai negara Komunis Eropa pada tahun 1989 – 1991

Bagikan:
250px-Lustration_map.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta lustrasi di Eropa.
  Negara-negara yang melakukan proses lustrasi.
  Negara-negara non-lustrasi.
  Negara non-anggota Pakta Warsawa.

Lustrasi dalam politik pascaera komunis di negara-negara Eropa Tengah dan Timur, merupakan prosedur penyaringan, seleksi atau pemeriksaan secara teliti terhadap orang-orang yang akan dipilih sebagai kandidat untuk menduduki jabatan publik. Prosedur ini ditujukan guna mengetahui sejauh mana keterlibatan orang-orang tersebut dengan rezim komunis.

Proses ini juga memiliki pengertian mengenai pemurnian yang dilakukan oleh otoritas negara, terhadap mereka yang melakukan dosa (kesalahan) pada masa lalu dengan melihat riwayat mereka terhadap perilaku korupsi. Sistem lustrasi yang didasarkan pada pemecatan dan pengakuan, diklaim dapat meningkatkan kepercayaan terhadap pemerintah.

Hal ini tidak dapat disamakan dengan istilah Dekomunisasi yang melarang mantan pejabat komunis untuk menduduki jabatan publik dan penghilangan atau penghapusan terhadap simbol-simbol komunis.

Etimologi

Lustrasi berasal dari bahasa latin Lustratio yang merupakan ritual permurnian, penyucian (dengan hewan kurban) atau pengorbanan untuk menghilangkan kesalahan yang terjadi karena pertumpahan darah atau sebagai prosesi pembersihan. Istilah ini juga dihubungkan dengan masalah atau peristiwa yang terjadi pada masa lampau.[1] Istilah ini juga diambil dari ritual pemurnian Romawi Kuno.[2]

Hukum dan kebijakan

Setelah jatuhnya berbagai pemerintahan Komunis di Eropa periode 1989 hingga 1992 dalam peristiwa Revolusi 1989, kampanye dekomunisasi yang lebih luas, dimulai dengan disetujuinya kebijakan pemerintah berupa "diskualifikasi massal bagi mereka yang terkait dengan pelanggaran di bawah rezim sebelumnya".[3]

Undang-undang terkait lustrasi di Hungaria (1994–2003) didasarkan pada pengungkapan pejabat negara yang membahayakan, sementara undang-undang lustrasi di Polandia (1999–2005) tergantung pada pengakuan.[4]

Undang-undang lustrasi "adalah undang-undang khusus ketenagakerjaan publik yang mengatur tentang proses pemeriksaan apakah seseorang yang memegang jabatan publik tertentu dengan kedudukan yang lebih tinggi, berkolaborasi secara rahasia dengan para aparat rezim komunis yang represif."[4] Sifat "khusus" dari undang-undang tentang lustrasi, mengacu kepada sifat transisinya. Pada 1996, berbagai undang-undang lustrasi dengan cakupan yang bervariasi telah diterapkan di Ceko, Slowakia, Hungaria, Makedonia Utara, Albania, Bulgaria, Lituania, Latvia, Estonia, Jerman, Polandia dan Rumania.[5]

Hasil

Undang-undang lustrasi umumnya disahkan tepat sebelum pemilu dan akan diperketat ketika pemerintahan sayap kanan berkuasa dan dilonggarkan ketika partai sosial demokrat berkuasa.[6] Sistem lustrasi yang didasarkan pada pemecatan atau pengakuan, diklaim dapat meningkatkan kepercayaan terhadap pemerintah,[7] sementara sistem yang didasarkan pada pengakuan dapat mendorong upaya rekonsiliasi sosial.[7]

Preseden

Ceko dan Cekoslowakia

Berdasarkan undang-undang yang diberlakukan pada 4 Oktober 1991, seluruh pegawai polisi rahasia era Komunis, StB, dimasukkan ke dalam daftar hitam untuk menduduki jabatan publik tertentu, termasuk jabatan-jabatan tinggi di kantor pelayanan sipil, peradilan, kejaksaan, Dinas Informasi Keamanan (BIS), jabatan militer, manajemen perusahaan milik negara, bank sentral, perkeretaapian, jabatan-jabatan akademis senior dan media elektronik publik. Undang-undang ini tetap berlaku di Ceko setelah pembubaran Cekoslowakia dan diperpanjang tanpa batas waktu.[8]

Undang-undang lustrasi di Ceko dan Cekoslowakia, tidak ditujukan untuk menegakkan keadilan, tetapi untuk memastikan bahwa peristiwa seperti kudeta Komunis yang terjadi pada Februari 1948 tidak kembali terjadi.[9]

Polandia

Pada 1992, rancangan Undang-Undang Lustrasi pertama di Polandia, disahkan oleh Parlemen pada tahun 1992. Namun, RUU tersebut dinyatakan inkonstitusional oleh Mahkamah Konstitusi Republik Polandia. Periode tahun 1997 hingga 2007, permasalahan terkait Lustrasi ditangani oleh kantor Ombudsman Kepentingan Publik (Polandia: Rzecznik Interesu Publicznego) yang menelaah deklarasi lustrasi dan memulai proses lebih lanjut. Berdasarkan undang-undang baru yang diberlakukan pada 15 Maret 2007, permasalahan mengenai lustrasi di Polandia dikelola oleh Institut Peringatan Nasional (Polandia: Instytut Pamięci Narodowej).[10][11]

Ukraina

Lustrasi di Ukraina, terutama mengacu kepada pemecatan para pegawai negeri sipil yang menduduki jabatan publik, yang bekerja di bawah Presiden Ukraina Viktor Yanukovych. Mereka dapat diberhentikan sementara selama lima hingga sepuluh tahun.[12]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Nugroho 2019, hlm. 8-10.
  2. ↑ 20px-Wikisource-logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Chisholm, Hugh, ed. (1911). "Lustration" . Encyclopædia Britannica. Vol. 17 (Edisi 11). Cambridge University Press. hlm. 131.
  3. ↑ Brahm, Eric (Juni 2004). "Lustration | Beyond Intractability". beyondintractability (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 23 September 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 Roman David (2003). ""Lustration Laws in Action: The Motives and Evaluation of Lustration Policy in the Czech Republic and Poland (1989-2001)" (PDF). Law & Social Inquiry. 28 (2): 387–439. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 28 Januari 2020. Diakses tanggal 12 November 2011.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Nalepa 2010, hlm. 99.
  6. ↑ Elster 2006, hlm. 189.
  7. 1 2 David 2011, hlm. 183, 209.
  8. ↑ "451/1991 Sb. Zákon, kterým se stanoví některé další předpoklady pro výkon některých funkcí ve státních orgánech a organizacích" [Regulation No. 451/1991 Coll. Act establishing certain additional requirements for the performance of certain functions in state bodies and organizations of the Czech and Slovak Federal Republic, the Czech Republic and the Slovak Republic]. Zakonyprolidi (dalam bahasa Ceko). 1991. Diarsipkan dari asli tanggal 27 Agustus 2012. Diakses tanggal 25 September 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ Williams, Kieran (1 November 1999). "Czech Republic: A Scorecard for Czech Lustration". Central Europe Review (dalam bahasa Inggris). 1 (19). Diakses tanggal 25 September 2025.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ "Informacje i materiały pomocnicze dla organów realizujących postanowienia ustawy lustracyjnej (wzory pism)" [Informasi dan bahan pendukung bagi badan pelaksana ketentuan Undang-undang Lustrasi (templat)]. Instytut Pamięci Narodowej (dalam bahasa Polski). 2007. Diarsipkan dari asli tanggal 27 April 2007. Diakses tanggal 25 September 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ "Biuro Lustracyjne IPN w miejsce Rzecznika Interesu Publicznego" [Kantor Lustrasi IPN menggantikan Komisioner Kepentingan Publik]. Gazeta (dalam bahasa Polski). 15 Maret 2007. Diakses tanggal 25 September 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ Sukhov, Oleg (23 Oktober 2014). "Lustration law faces sabotage, legal hurdles - Oct. 23, 2014". Kyiv Post (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 25 September 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pustaka

Latar belakang
dalam
Latar belakang
internasional
Reformasi
Pemimpin
pemerintahan
Metode
perlawanan
Pemimpin
perlawanan
Gerakan
perlawanan
Peristiwa
menurut lokasi
Eropa Tengah dan Timur
Uni Soviet
Tempat lainnya
Peristiwa
individual
Peristiwa selanjutnya
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan