Kamis, 22 Oktober 2026
21:28 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Jejak Multidisiplin Anshori Djausal Terekam dalam Pameran Kayu Ara di Lampung Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal
Kopi mandailing

Kopi mandailing

Bagikan:
250px-Starr_070308-5472_Coffea_arabica.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kopi Arabica

Kopi mandailing (Inggris: Mandheling coffee) adalah kopi arabika yang berasal dari daerah Mandailing, Pegunungan Bukit Barisan, Sumatra utara. Kopi ini mempunyai citarasa kekentalan yang bagus, keasaman medium, rasa floral dengan akhir rasa yang manis.[1] Dalam buku William H. Ukers (New York, 1922), kopi mandailing dideskripsikan sebagai kopi paling bagus dan termahal di pasar internasional.[2] Pada tahun 1875, Kopi Mandailing berada di harga 79 Florin per Pikul.[3]

Sejarah

Tahun 1833 Kolonial Belanda memasuki daerah Mandailing melalui Pelabuhan Natal, Natal, Mandailing Natal, ekonomi kopi mulai sejak tahun 1835 Kolonial Belanda mendatangkan bibit kopi dari Jawa oleh perusahaan NHM milik Raja Willem 1 dan Melakukan pembibitan di Tano Bato, Panyabungan Selatan, Mandailing Natal tahun 1840. Melalui sistem Tanam Paksa, bibit itu kemudian disebar ke daerah Mandailing seperti ke Pakantan, Mandailing Natal dan daerah Angkola. Tahun 1848 tercatat ada 2.800.000 batang kopi dengan produksi biji kopi sebanyak 9,3 ton. Hasil kopi dikumpulkan di gudang Belanda di Tano bato, kemudian dibawa ke pelabuhan Natal melalui jalan darat via Tapus, Lingga Bayu, Mandailing Natal. Dalam pengangkutan, Kolonial Belanda memamfaatkan warga pribumi dengan cara dipikul dari Tanobato ke Pelabuhan Natal yang memakan waktu 15 hari perjalanan pulang-pergi. Tahun 1886, jalur pengangkutan kopi dialihkan dari Pelabuhan Natal ke Pelabuhan Sibolga.[2]

Pasar internasional

Kopi mandailing diekspor ke Amerika Serikat[1] Jepang,[4] Korea Selatan[5] dan lainnya.

Referensi

  1. 1 2 "inilah 11 kopi premium ala Indonesia". Tempo.co.
  2. 1 2 "Sejarah Kopi Mandailing-Angkola diangkut melalui pelabuhan Sibolga". Bumn.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-04-20. Diakses tanggal 2016-04-03.
  3. ↑ House Documents, Volume 15, Volume 284 House Documents, USA Congress house of refpresentatives. US Government Office. 1876. hlm. 1168.{{cite book}}: line feed karakter dalam |title= pada posisi 40
  4. ↑ "Junya Hashimoto pemuda Jepang yang jualan kopi Mandailing Sumatra utara". Tribunnews.com.
  5. ↑ "Importir Korsel Beli Kopi Mandailing senilai US$ 1 Juta". Bisnis.com.
Spesies
Sejarah
Kopi Seasal
Sumatra
Jawa
Kalimantan
Bali Nusa Tenggara
Sulawesi
Maluku dan Papua
Olahan khusus
Racikan
Kedai
Rumah sangrai
Barista
Sosial Budaya
Seni dan Sastra
Perusahaan
Acara
Serbaneka


Ikon rintisan

Artikel bertopik kopi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan