Jumat, 09 Oktober 2026
14:21 WIB
TERKINI
Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP
Kereta api peti kemas di Indonesia

Kereta api peti kemas di Indonesia

layanan kereta api di Indonesia

Bagikan:
Kereta api peti kemas
330px-KA_Ronggocargo_dengan_duo_WnB.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kereta api Ronggocargo melintasi Walet, Tambun
Ikhtisar
SistemKereta api barang
StatusBeroperasi
LokalDaerah Operasi I Jakarta
Daerah Operasi IV Semarang
Daerah Operasi VIII Surabaya
Divisi Regional I Medan
TerminusLiat di bawah
Operasi
Dibuka1985
PemilikPT. Kereta Api Indonesia (Persero)
OperatorKAI Logistik
Rangkaian
  • Daerah Operasi/Daop

CC206/CC201/CC203

  • Divisi Regional/Divre 1 Medan
CC201
Data teknis
Lebar sepur1067 mm
Kecepatan operasi40 s.d. 75 km/jam (tergantung jenis berat yang ditentukan)

Kereta api peti kemas merupakan kereta api barang jenis peti kemas yang dioperasikan oleh KAI Logistik (Anak perusahaan PT KAI) untuk memperlancar distribusi barang melalui jalur darat serta untuk mengurangi beban jalan raya akibat banyaknya truk angkutan peti kemas di sepanjang ruas jalan raya nasional Jawa dan Sumatra. Kereta api peti kemas merupakan kereta api dengan rangkaian terpanjang di Indonesia setelah kereta api batu bara rangkaian panjang.

Dengan tuntutan kebutuhan hidup masyarakat Indonesia, khususnya Jawa dan Sumatra yang semakin membesar setiap tahunnya, keberadaan kereta api peti kemas sangatlah penting. Peti kemas mudah dipindahkan ke berbagai jenis kendaraan, mulai dari kapal laut, truk, dan kereta api, serta ia didesain lebih ergonomis sehingga mampu memperlancar mobilitas angkutan barang.[1]

Sejarah

Kereta api peti kemas di Indonesia pertama kali dioperasikan pada sekitar tahun 1985. Pada awalnya, rangkaian gerbong peti kemas tersebut dirangkaikan dengan kereta api reguler. Mulai tahun 1987, Sistem Kereta Api Blok (SKAB) Peti Kemas relasi Tanjung Priok-Gedebage dan Jakarta Gudang-Pasar Turi mulai dioperasikan, yang mana layanan tersebut untuk relasi Jakarta-Surabaya yang kemudian dikenal dengan nama Antaboga.[2]

Pada tahun 2000-an, layanan kereta api peti kemas relasi Tonjong Baru-Kalimas mulai dibuka. Namun lintasannya diperpendek sampai Tanjung Priok karena pelabuhan di Banten masih sepi. Kereta api tersebut mengakhiri perjalanannya di Stasiun Pasoso supaya dapat dilakukan pembongkaran peti kemas, Di samping itu. Kereta api ini saat itu juga melayani lintas Kalimas-Rambipuji dan Solo Jebres-Semarang Gudang tetapi kedua lintas tersebut akhirnya berhenti beroperasi untuk selamanya.[2]

Teknis

Operasional

250px-KA_Petikemas_melintas_di_Tambun.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kereta api angkutan peti kemas melintas di perlintasan tidak berpalang di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
250px-Peti_Kemas_CEA.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kereta api peti kemas saat melintas di bekas emplasemen Halte Celangap, 2020
250px-KA_Peti_Kemas_melintas_JPL_408A.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
KA Peti Kemas melintas JPL 408A, 2025

Setelah dibentuknya PT Kalog pada tahun 2009, manajemen angkutan barang dengan kereta api semakin tertata dengan baik. Pada saat ini, Kalog dan KAI telah mengoptimalkan perjalanan kereta api peti kemas, khususnya Jakarta-Bandung dan Jakarta-Surabaya. Peti kemas yang dapat diangkut dengan kereta api memiliki panjang 20″ hingga 40″. Operasional kereta api peti kemas dapat meningkatkan jumlah muatan yang diangkut, lebih tepat waktu, cepat sampai tujuan, jaminan keamanan, dan biaya relatif murah. Kalog mengoperasikan 30 gerbong datar untuk mendukung kelancaran operasional kereta api peti kemas lintas Jakarta-Surabaya dan sebaliknya.[3]

Armada

Gerbong datar yang umum adalah gerbong datar dengan desain yang disesuaikan dengan gerbong datar tipe "PPCW" (artinya plaatsenwagen dengan dua gandar, menggunakan rem udara tekan Westinghouse). Gerbong ini mayoritas digunakan untuk mengangkut peti kemas di lintas utara.

Berbeda untuk lintas Gedebage yang menggunakan gerbong "PKPKW", gerbong datar ini didesain dengan lekukan dalam supaya peti kemas tidak membentur Terowongan Sasaksaat saat kereta api peti kemas memasukinya. Namun gerbong datar tipe "PKPKW" ini sedang dikonservasi sementara di Depo Stasiun Gedebage, Depo Stasiun Cipinang ataupun di Balai Yasa Manggarai, digantikan gerbong datar tipe "PPCW" untuk lintas Gedebage-Tanjung Priuk.

Daftar relasi perjalanan

Kereta api peti kemas yang dijalankan KAI Logistik melayani relasi berikut.[4]

Jawa

Sumatera Utara

Insiden

Pada tanggal 23 Januari 2009, kereta api Antaboga bertabrakan dengan kereta api Rajawali di Stasiun Kapas, Bojonegoro. Akibatnya, kedua lokomotif mengalami ringsek setelah mengalami efek teleskopik.[5]

Referensi

  1. ↑ "Sejarah dan Pengertian Peti Kemas dalam Kebutuhan Logistik". Safeway. 10. Diakses tanggal 25 Mei 2017.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |month= diabaikan; Periksa nilai tanggal dalam: |date= and |year= / |date= mismatch
  2. 1 2 "Catatan narasumber M. Luthfi Tjahyadi di milis Keretapi: Sejarah Kereta Angkutan Peti Kemas". keretabarang.wordpress.com. 6. Diakses tanggal 25 Mei 2017.{{cite web}}: Parameter tidak dikenal |month= diabaikan; Periksa nilai tanggal dalam: |date= and |year= / |date= mismatch
  3. ↑ Sudarsih, Amad (Februari 2015). "KALOG Jalankan "Ranggaluh"". Majalah Kereta Api Edisi Februari 2015.
  4. ↑ "KA Angkutan Container". Kereta Api Logistik. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-10-01. Diakses tanggal 25 Mei 2017.
  5. ↑ "KA Rajawali vs. KA Antaboga, Tabrakan di Bojonegoro". detikcom. Detikcom. Diakses tanggal 25 Mei 2017.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan