Rabu, 21 Oktober 2026
13:03 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Kekaisaran Sikh

Kekaisaran Sikh

kekaisaran di anak benua India (1799–1849)

Bagikan:
Kemaharajaan Sikh
سرکارِ خالصه
Sarkār-ē-Khālsā


ਸਿੱਖ ਖ਼ਾਲਸਾ ਰਾਜ
سکھ خالصا راج

Sikkh Khālsā Rāj
1799–1849
Bendera Raj Sikh
250px-Nishan_Sahib.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bendera
Lagu kebangsaan: Deg Tegh Fateh
Kemaharajaan Sikh pada puncak kejayaannya
Kemaharajaan Sikh pada puncak kejayaannya
Ibu kotaLahore
Bahasa umum
Agama Sikhisme, Hinduisme, Islam, Buddhisme
PemerintahanMonarki federal
Maharaja 
• 1801–1839
Ranjit Singh
• 1839
Kharak Singh
• 1839–1840
Nau Nihal Singh
• 1840–1841
Chand Kaur
• 1841–1843
Sher Singh
• 1843–1849
Duleep Singh
Wazir 
• 1799–1818
Jamadar Khushal Singh[2]
• 1818–1843
Dhian Singh Dogra
• 1843–1844
Hira Singh Dogra
• 1844–1845
Jawahar Singh Aulakh
Era SejarahPeriode modern awal
• Lahore direbut Ranjit Singh
7 Juli 1799
• Berakhirnya Perang Inggris-Sikh Kedua
29 Maret 1849
Luas
[convert: nomor tidak sah]
Populasi
• Perkiraan 1849
3 juta[3]
Mata uangNanak Shahi Rupee
Didahului olehDigantikan oleh
Konfederasi Sikh
ksrKekaisaran
Durrani
krjKerajaan
Maratha
East India Company
Sekarang bagian dari Afganistan
 Tiongkok
 India
 Pakistan

Kemaharajaan Sikh adalah sebuah negara besar di anak benua India yang didirikan oleh Maharaja Ranjit Singh sebagai negara sekuler.[4] Negara ini terletak di wilayah Punjab. Kemaharajaan Sikh berdiri dari tahun 1799 (ketika Ranjit Singh merebut Lahore) hingga tahun 1849 dan dilandaskan pada Khalsa dari berbagai misl Sikh yang otonom.[5][6] Pada puncak kejayaannya pada abad ke-19, wilayah kemaharajaan ini terbentang dari Celah Khyber di barat hingga Tibet barat di sebelah timur, dan dari Mithankot di selatan hingga Kashmir di utara. Wilayah Kemaharajaan Sikh merupakan wilayah besar terakhir di anak benua India yang ditaklukan oleh Britania.

Fondasi Kemaharajaan Sikh dapat ditilik kembali ke tahun 1707, ketika Aurangzeb meninggal dunia dan Kemaharajaan Mughal mulai mengalami kemunduran. Dengan melemahnya Mughal, pasukan Sikh yang disebut Dal Khalsa melancarkan ekspedisi melawan Mughal dan orang-orang Afghan di barat. Akibatnya, pasukan-pasukan ini bertambah jumlahnya dan kemudian terpecah menjadi beberapa konfederasi atau misl semi-independen. Setiap misl menguasai wilayah dan kota yang berbeda. Namun, antara tahun 1762 hingga 1799, komandan-komandan misl menjadi pemimpin perang independen.

Kemaharajaan Sikh berdiri setelah Lahore direbut oleh Ranjit Singh dari penguasa Afghan Zaman Shah Durrani. Setelah itu, Afghan mulai diusir dari Punjab dan misl-misl Sikh disatukan. Ranjit Singh dinyatakan sebagai Maharaja Punjab pada 12 April 1801. Ranjit Singh naik ke puncak kekuasaan dalam waktu yang sangat singkat, dari pemimpin satu misl hingga menjadi Maharaja Punjab. Ia mulai memodernisasi angkatan bersenjatanya dengan menggunakan teknik pelatihan, persenjataan, dan artileri terbaru. Setelah kematian Ranjit Singh, kemaharajaan ini melemah akibat perpecahan internal dan kesalahan urus. Akhirnya, pada tahun 1849 negara ini dibubarkan setelah mengalami kekalahan dalam Perang Inggris-Sikh.

Kemaharajaan Sikh terbagi menjadi empat provinsi: Lahore, Multan, Peshawar, dan Kashmir dari tahun 1799 hingga 1849.

Catatan kaki

  1. ↑ "Salinan arsip" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2012-09-15. Diakses tanggal 2015-11-28.
  2. ↑ Grewal, J.S. (1990). The Sikhs of the Punjab. Cambridge University Press. hlm. 107. ISBN 0 521 63764 3. Diakses tanggal 15 April 2014.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Heath, Ian (1 Januari 2005). The Sikh Army 1799-1849. Osprey Publishing. ISBN 978-1-84176-777-2. Diakses tanggal 30 Juni 2010.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Ranjit Singh: A Secular Sikh Sovereign by K.S. Duggal. ''(Date:1989. ISBN 81-7017-244-6'')". Exoticindiaart.com. 3 September 2015. Diakses tanggal 2009-08-09.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Encyclopædia Britannica Eleventh Edition, (Edition: Volume V22, Date: 1910–1911), Page 892.
  6. ↑ Grewal, J. S. (1990). The Sikhs of the Punjab, Chapter 6: The Sikh empire (1799–1849). The New Cambridge History of India. Cambridge University Press. ISBN 0 521 63764 3.

Pranala luar

Sejarah imperium-imperium dunia
Imperium kuno
Akkadia · Armenia (Urartu · Orontid · Kuno) · Mesir · Asiria · Babilonia · Aksum · Het · Persia (Media · Akhemeniyah · Partia · Sasaniyah) · Makedonia (Ptolemaik · Seleukia) · Kartago · Kush · India (Nanda · Maurya · Sunga · Satavahana · Kushan · Gupta · Harsha) · Tiongkok (Qin · Han · Jin) · Romawi (Romawi Barat · Romawi Timur) · Nirun
Imperium abad pertengahan
Ayyubiyyah · Bizantium · Hun · Turk (Turk · Timur · Barat) · Arab (Rasyidin · Umayyah · Abbasiyah · Fathimiyah · Kordoba) · Maroko (Idrisiyah · Murabithun · Muwahhidun · Mariniyah) · India (Pala · Chola · Delhi · Wijayanagara) · Persia (Thahiriyah · Samaniyah · Buwayhiyah · Saffariyah · Ziyariyah) · Ghaznawiyah · Benin · Seljuk · Oyo · Bornu · Khwarezmia · Timuriyah · Mongol (Yuan · Jochi · Chagatai · Kekhanan Il) · Kanem · Serbia · Songhai · Khmer · Bulgaria · Karoling · Romawi Suci · Anjou · Mali · Tiongkok (Sui · Tang · Song · Yuan) · Tibet · Uighur · Ghana · Aztek · Inka · Sriwijaya · Majapahit · Ethiopia (Zagwe · Salomo) · Aceh · Brunei · Vietnam (Dai Viet) · Tonga · Melaka · Demak · Mamluk Mesir · Venesia · Georgia
Imperium modern
Imperium Adidaya


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan