Senin, 02 November 2026
21:09 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Kedarnath Singh

Kedarnath Singh

Bagikan:
Kedar Nath Singh
Kedarnath_Singh_photo.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Kedarnath Singh
Lahir(1934-07-07)7 Juli 1934
Meninggal19 Maret 2018(2018-03-19) (umur 83)
PekerjaanPenyair
Karier kepenulisan
Penghargaan terkenal

Kedarnath Singh (7 Juli 1934 – 19 Maret 2018) adalah salah satu penyair modern paling berpengaruh yang menulis dalam bahasa Hindi.[1] Ia juga merupakan seorang kritikus dan esayis. Ia dianugerahi Penghargaan Jnanpith (2013), Penghargaan Sahitya Akademi (1989) dalam bidang bahasa Hindi untuk kumpulan puisinya, Akaal Mein Saras.

Ia meninggal dunia pada tanggal 19 Maret 2018 di New Delhi.[2]

Penghargaan

Ia meraih penghargaan Jnanpith pada 2013.[3] Ia juga meraih Penghargaan Sahitya Akademi, Kumaran Aashan, dan Penghargaan Vyas.

Referensi

  1. ↑ "Kedarnath Singh, 1934". loc.gov. Diakses tanggal 15 Juli 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Hindi poet Kedarnath Singh dies in Delhi at 83". Scroll.in. 19 Maret 2018.
  3. ↑ "Kedarnath Singh chosen for Jnanpith". The Hindu. 21 Juni 2014. Diakses tanggal 21 September 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

1965–1985
1986–2000
2001–sekarang
1955-1959
1960–1979
1980–1999
2000–sekarang
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan