Minggu, 20 September 2026
20:37 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Ubud, Gianyar

Ubud, Gianyar

kecamatan di Kabupaten Gianyar, Bali

Untuk Ubud sebagai kawasan, lihat Ubud.
Ubud
ᬉᬩᬸ​ᬤ᭄᭟
330px-Balinese_dance_in_Ubud%2C_Ramayana%2C_20220822_1923_0221.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Ogoh-ogoh_carried_during_the_Ngrupuk_parade_in_Ubud_10.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Bali_044_-_Ubud_-_flower_offering.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Ngaben_001.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Ubud_Palace%2C_Bali%2C_Indonesia%2C_20220822_0904_9820.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Downtown_Ubud_Bali_Indonesia_-_panoramio.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Downtown_Ubud_Bali_Indonesia_-_panoramio_%2820%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dari atas ke bawah; kiri ke kanan: Tarian Ramayana di Pura Dalem Desa Ubud, Ogoh-ogoh, Canang sari, Ngaben di Setra Desa Peliatan, Puri Ubud, Kantor Lurah Ubud, Sebuah Pura.
250px-Indonesia_Gianyar_Ubud_district_location_map.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta lokasi Kecamatan Ubud
Koordinat: 8°30′30″S 115°15′56″E / 8.508361°S 115.265577°E / -8.508361; 115.265577
Negara Indonesia
ProvinsiBali
KabupatenGianyar
Pemerintahan
  CamatDrs. I Kadek Alit Wirawan, M.A.P (2009)[1]
Populasi
  Total78,852 jiwa (2.014)[2]
69,323 jiwa (2.010)[3] jiwa
Kode pos
80571
Kode Kemendagri51.04.05 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS5104050 Suntingan nilai di Wikidata
Luas42,38 Km²
Desa/kelurahan7 Desa
1 Kelurahan
Peta interaktif
osm-intl,a,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Ubud%2C_Gianyar&revid=28745595&groups=_f7b5524950d07abc966ea3776522a0bc398577cd&parser=parsoid

Kecamatan Ubud (Aksara Bali: ᬓᭂᬘᬫᬢᬦ᭄ ᬉᬩᬸ​ᬤ᭄᭟​)​ adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, Indonesia. Luasnya adalah 42,38 km².[4]Ubud terkenal di antara para wisatawan mancanegaranya.

Geografi

Pusat Kabupaten Gianyar paling dekat dengan Desa Lodtunduh, Desa Mas, dan Desa Peliatan dengan jarak 10 km.[5]

Batas Wilayah

Secara administratif Kecamatan Ubud berbatasan langsung dengan Kabupaten Badung di sebelah barat dengan Kecamatannya Abiansemal.

Utara
Timur
Selatan
Barat

Demografi

Kecamatan Ubud Pada Semester 1 tahun 2024, memiliki jumlah penduduk sebanyak 72.046 jiwa dengan 16.704 Kepala Keluarga (KK). Penduduk laki-laki berjumlah 35.948 jiwa dan penduduk perempuan berjumlah 36.098 jiwa. Pada periode tersebut, tercatat ada 112 perpindahan penduduk dan 48 kasus kematian.[6]

Selain itu, menurut data BPS tahun 2024, tiga desa memiliki jumlah penduduk yang berada pada kisaran sepuluh ribu hingga dua belas ribu jiwa, yaitu Desa Peliatan, Desa Singakerta, dan Desa Mas. Beberapa desa/kelurahan lainnya memiliki jumlah penduduk yang berkisar antara lima ribu hingga delapan ribu jiwa.

Desa Petulu memiliki kepadatan penduduk tertinggi dengan 2.966 jiwa per kilometer persegi, meskipun jumlah penduduknya bukan yang terbanyak. Sebaliknya, Desa Sayan memiliki kepadatan penduduk terendah dengan 912 jiwa per kilometer persegi.

Data Status Pernikahan di Kec. Ubud 2024[6]
Status Perkawinan Jumlah Jiwa Keterangan
Belum Kawin 29.292
Kawin 38.770
Cerai Hidup 621
Cerai Mati 3.363

Agama

Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri semester 1 tahun 2024, sebanyak 98,3% penduduk Kecamatan Ubud menganut agama Hindu. Kemudian penduduk yang beragama Islam sebanyak 0,95%. Selebihnya beragama Kristen sebanyak 0,6%, di mana Protestan sebanyak 0,4% dan Katolik sebanyak 0,2%. Penduduk yang beragama Buddha sebanyak 0,07%, Lainnya Kepercayaan Terhadap Tuhan YME sebanyak 0,01%.[6]

Data Pemeluk Agama di Kec. Ubud pada Juni 2024[6]
Agama Jumlah Jiwa % Keterangan
Islam 686 0,95%
Kristen Protestan 306 0,4%
Kristen Katholik 148 0,2%
Hindu 70.843 98,3%
Buddha 51 0,07%
Konghucu - -
Kepercayaan terhadap Tuhan YME 12 0,01%
Kec. Ubud 72.046 100%

Pemerintahan

Pembagian Administratif

Kecamatan Ubud dibagi menjadi 7 Desa dan 1 Kelurahan yang diurutkan secara abjad, sebagai berikut:

  1. Desa Kedewatan
  2. Desa Lodtunduh
  3. Desa Mas
  4. Desa Peliatan
  5. Desa Petulu
  6. Desa Sayan
  7. Desa Singakerta
  8. Kelurahan Ubud

Menurut data BPS tahun 2024, Keluarahan Ubud memiliki wilayah terluas, yaitu sebesar 7,32 km2, atau sekitar 17,27 persen dari wilayah Kecamatan Ubud. Sementara Desa Petulu, menjadi Desa dengan wilayah terkecil, hanya seluas 2,33 km2.[5]

Pariwisata

Galeri

Lihat Juga

Referensi

  1. https://www.gianyarkab.go.id/index.php/baca-berita/96/Informasi-Kecamatan
  2. Kecamatan Gianyar dalam Angka 2016, hal.17
  3. Penduduk Indonesia Menurut Desa 2010
  4. "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diakses tanggal 3 Oktober 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 Gianyar, Badan Pusat Statistik Kabupaten. "Kecamatan Ubud Dalam Angka 2024". gianyarkab.bps.go.id. Diakses tanggal 2025-01-14.
  6. 1 2 3 4 "Visualisasi Data Kependudukan". gis.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 2025-01-14.

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik kecamatan di Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan