Rabu, 30 September 2026
04:45 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Karramiyyah

Karramiyyah

Bagikan:
Bagian dari seri
Akidah
Silhouette of a mosque
Termasuk:
1Salafi (Ahli Hadis dan Wahhabi)
2Al-Ahbasy dan Barelvi 3Deobandi dan Millî Görüş
4Alawi, Qizilbash, Bektashi; 6Jahmiyah
5Qaramitah, Hassasin, & Druze
7Ajardi, Azariqah, Baihasiyya, Najdat, & Sūfrī 8Wahbiyyah, Nukkari, & Azzabas
9Mevlevi, Süleymancı, & tarekat-tarekat Sufi
10Bahsyamiyyah, Bisyriyyah, & Ikhshîdiyya
11Bektashi dan Qalandari
20px-Allah-green.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail PortalIslam
250px-Jam_leaning_minaret_jam_ghor.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Menara Jam di Afganistan, dibangun oleh dinasti Ghuriyah pada akhir abad ke-12. Menara ini merupakan salah satu pencapaian arsitektur terbesar dari pelindung utama mazhab Karramiyyah, Sultan Ghiyath al-Din Muhammad

Karramiyyah (bahasa Arab:كرّاميّه, translit. Karrāmiyyah) adalah sebuah mazhab akidah Murji'ah yang tumbuh di kalangan orang-orang bermazhab Hanafi[1] serta berkembang di dunia Islam bagian tengah dan timur, dan khususnya di wilayah Iran, dari abad ke-9 hingga invasi Mongol pada abad ke-13.[2]

Mazhab akidah ini dinisbatkan kepada tokoh Sistani bernama Ibnu Karram[3] (w. 896) yang merupakan seorang pendakwah dari Khurasan pada abad ke-9 di sekitar Nishapur. Ia beremigrasi bersama banyak pengikutnya ke Yerusalem. Menurutnya, kaum Karrāmiyyah disebut juga "pengikut Abū' Abdallāh" (aṣḥāb Abī' Abdallāh).[4] Mereka tersebar di Khorasan Raya, Transoksiana dan wilayah pinggiran timur Iran. Dinasti Ghaznawiyah dan dinasti Ghuriyah mengakui kelompok ini. Pusat komunitas terpenting tetap ada hingga akhir abad ke-11 di Nishapur. Setelah kemundurannya, Karrāmīyyah hanya bertahan di Ghazni dan Ghor di wilayah yang sekarang adalah Afganistan.

Doktrin

Ajaran Karramiyah bersifat literal dan antropomorfik. Ibnu Karram berpendapat bahwa Allah berjisim dan memaknai istawa sebagai "bertempat di Arasy".[5][6][7] Akidah ini ditentang oleh ulama Sunni ortodoks seperti: Abu Bakar as-Samarqandi (wafat 268/881–2), al-Hakim as-Samarqandi (wafat 342/953), 'Abdul-Qahir al-Baghdadi (wafat 429/1037–8), serta ulama Asy'ariyah dan Maturidiyah pada umumnya.

Ibnu Hajar al-Haitami berkata, “Mereka meyakini bahwa Allah adalah jisim yang bertempat di Arasy, menyentuhnya dan bertumpu di atasnya, lalu turun setiap malam pada sepertiga malam terakhir menuju langit, lalu Dia kembali ke tempatnya saat fajar."[8]

Mereka juga meyakini bahwa malaikat Munkar dan Nakir sebenarnya sama saja dengan malaikat penjaga di sisi kanan dan kiri setiap orang.[6]

Karramiyyah juga berpandangan bahwa dunia ini kekal dan kemahakuasaan Tuhan terbatas.[5]

Keyakinan ini ditentang ulama Sunni karena dianggap sesat dan akhirnya menyusut. Karramiyyah banyak menjalankan pusat ibadah dan menyebarkan asketisme untuk menyebarkan ajaran mereka.[9]

Berbeda dengan kelompok Mujassimah lainnya, Karramiyyah menekankan penggunaan akal untuk mempertahankan keyakinan mereka.[10][11][12][13]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ KERRÂMİYYE, TDV İslâm Ansiklopedisi, v. 25, pp. 294-296, 2002.
  2. ↑ . BRILL.{{cite encyclopedia}}: |access-date= memerlukan |url=; |title= tidak ada atau kosongPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Encyclopedia Iranica, "KARRĀMIYA"
  4. ↑ Zysow: Two unrecognized Karrāmī texts. 1988, p. 580
  5. 1 2 Lewis, B.; Menage, V.L.; Pellat, Ch.; Schacht, J. (1997). Encyclopaedia of Islam. Vol. IV (Iran-Kha) (Edisi New). Leiden, Netherlands: Brill. hlm. 667. ISBN 9004078193.
  6. 1 2 J. Hoffman, Valerie (2012). The Essentials of Ibadi Islam. Syracuse University Press. hlm. 328. ISBN 978-0815650843. Diakses tanggal Agustus 28, 2014.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Fleming, Benjamin; Mann, Richard (2014). Material Culture and Asian Religions: Text, Image, Object. Routledge. hlm. 333. ISBN 978-1-135013738. Diakses tanggal Agustus 28, 2014.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Yossef Rapoport and Shahab Ahmed, Introduction in Ibn Taymiyya and His Times, eds. Yossef Rapoport and Shahab Ahmed (Karachi: Oxford University Press, 2010), 278
  9. ↑ Porter Berkey, Jonathan (2003). The Formation of Islam: Religion and Society in the Near East, 600-1800. Vol. 2 (Edisi illustrated, reprint). Cambridge University Press. hlm. 286. ISBN 9780521588133. Diakses tanggal Agustus 28, 2014.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ Hashim, Abdul Quddus, and Abdull Rahman Mahmood. "Isu Melihat Allah SWT di Akhirat Antara Al-Būtī dan Salafiyyah Semasa." Fikiran Masyarakat 5.1 (2017): 41-49.
  11. ↑ Zysow. Iranica (dalam bahasa Inggris). Vol. 15. Encyclopædia Iranica Foundation.{{cite encyclopedia}}: |access-date= memerlukan |url=; |title= tidak ada atau kosongPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ 'Alawi ibn Abd al-Qadir as-Saqqaf [in Arab]; et al. كتاب موسوعة الفرق المنتسبة للإسلام - الدرر السنية. dorar.net. وقام أيضا أبو عبدالله محمد بن كرام بسجستان ونواحيها ينصر مذهب أهل السنة والجماعة، والمثبتة للصفات والقدر وحب الصحابة وغير ذلك، ويرد على الجهمية والمعتزلة والرافضة وغيرهم، ويوافقهم على أصول مقالاتهم التي بها قالوا ما قالوا، ويخالفهم في لوازمها، كما خالفهم ابن كلاب والأشعري، لكن هؤلاء منتسبون إلى السنة والحديث، وابن كرام منتسب إلى مذهب أهل الرأي
  13. ↑ Ibn Taymiyyah. Bayan al-Talbis al-Jahmiyyah (dalam bahasa Arab).
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan