Senin, 19 Oktober 2026
21:41 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Kama

Kama

Bagikan:
Kama
120px-1249637799_tmp_kamas5.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Kamadeva.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-Cassatt_Mary_Baby_John_Being_Nursed_1910.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Paonroue.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Beberapa contoh pengertian Kama.

Kama (Dewanagari: काम; ,IAST: Kāma, काम) adalah suatu kata dalam bahasa Sanskerta dan Pali yang berarti "hubungan intim" atau "hasrat, keinginan, kemauan" dalam literatur India.[2] Kama sering kali mengacu kepada gairah dan keinginan seksual dalam sastra kontemporer, tetapi pemahaman konsep itu dapat meluas kepada nafsu, hasrat, semangat, kenikmatan fisiologis, kepuasaan akan seni dan keindahan, kasih sayang atau cinta, dengan atau tanpa konotasi seksual.[3][4]

Kama merupakan salah satu tujuan hidup manusia menurut tradisi Hindu.[5] Ia dipandang sebagai tujuan penting dan menyehatkan dalam kehidupan manusia apabila dicapai tanpa mengorbankan tiga tujuan lainnya: darma (kehidupan benar, layak, dan bermoral), arta (kemakmuran, kesejahteraan, mata pencarian benar) dan moksa (aktualisasi diri, kebebasan, kemerdekaan).[6][7] Empat tujuan hidup tersebut dinamakan Caturpurusarta.[8]

Referensi

  1. ↑ See:
  2. ↑ Monier Williams, काम, kāma Monier-Williams Sanskrit English Dictionary, pp 271, see 3rd column
  3. ↑ Macy, Joanna (1975). "The Dialectics of Desire". Numen. 22 (2). BRILL: 145–60. JSTOR 3269765.
  4. ↑ Lorin Roche. "Love-Kama". Diarsipkan dari asli tanggal 2017-04-20. Diakses tanggal 15 Juli 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ James Lochtefeld (2002), The Illustrated Encyclopedia of Hinduism, Volume 1, Rosen Publishing, New York, ISBN0-8239-2287-1, pp 340
  6. ↑ The Hindu Kama Shastra Society (1925), The Kama Sutra of Vatsyayana, University of Toronto Archives, pp. 8
  7. ↑ see:
    • A. Sharma (1982), The Puruṣārthas: a study in Hindu axiology, Michigan State University, ISBN9789993624318, pp 9-12; See review by Frank Whaling in Numen, Vol. 31, 1 (Jul., 1984), pp. 140-142;
    • A. Sharma (1999), The Puruṣārthas: An Axiological Exploration of Hinduism, The Journal of Religious Ethics, Vol. 27, No. 2 (Summer, 1999), pp. 223-256;
    • Chris Bartley (2001), Encyclopedia of Asian Philosophy, Editor: Oliver Learman, ISBN0-415-17281-0, Routledge, Article on Purushartha, pp 443
  8. ↑ Kama in Encyclopædia Britannica, Chicago, 2009
20px-Om_symbol.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Topik dalam agama Hindu
Śruti
120px-Aum_Om_navy_blue_circle_hollow_coral.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Smerti
Konsep
Awatara • Atman • Brahman • Kosa • Dharma • Karma • Moksa • Maya • Istadewata • Murti • Reinkarnasi (Punarbhawa) • Tatwa • Trimurti • Turiya • Guru
Filosofi
Guru
Mitologi
Ritual
Aarti • Bhajan • Diksa • Homa • Mantra • Puja • Satsang • Stotra • Trisandya • Yadnya
Yuga
Caturwarna
Aliran
Majelis
Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan