Kamis, 08 Oktober 2026
17:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Amonium

Amonium

Kation

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai [[:bentuk amonium bermuatan netral, Amonia]].
Amonium
Versi kerangka 2-D ion amonium
Model bola dan tongkat kation amonium
Model ruang terisi kation amonium
Nama
Nama IUPAC (sistematis)
Ammonium
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChEBI
ChemSpider
ECHA InfoCard Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'. Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Nomor EC
Nomor E Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
MeSH D000644
Nomor RTECS {{{value}}}
  • InChI=1S/H3N/h1H3/p+1
    Key: QGZKDVFQNNGYKY-UHFFFAOYSA-O
  • InChI=1/H3N/h1H3/p+1
    Key: QGZKDVFQNNGYKY-IKLDFBCSAZ
  • [NH4+]
Sifat
N
Massa molar 18,04 g·mol−1
Keasaman (pKa) 9,25
Struktur
Tetrahedral
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
Referensi

Kation amonium adalah ion poliatomik bermuatan positif dengan rumus kimia NH.[1] Ia terbentuk melalui protonasi amonia (NH3). Amonium juga merupakan nama umum untuk amina tersubstitusi melalui protonasi atau bermuatan positif dan kation amonium kuarterner (NR), yang satu atau lebih atom hidrogennya digantikan oleh gugus organik (ditandai dengan lambang R).

Sifat asam basa

250px-Hydrochloric_acid_ammonia.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Uap dari asam klorida dan amonia membentuk kabut putih amonium klorida.

Ion amonium terbentuk ketika amonia, suatu basa lemah, bereaksi dengan asam Brønsted (donor proton):

H + + NH 3 ⟶ NH 4 + {\displaystyle {\ce {H^+ + NH3 -> NH4^+}}} {\displaystyle {\mathrm {H} {\vphantom {A}}^{+}{}+{}\mathrm {NH} {\vphantom {A}}_{\smash[{t}]{3}}{}\mathrel {\longrightarrow } {}\mathrm {NH} {\vphantom {A}}_{\smash[{t}]{4}}{\vphantom {A}}^{+}}}

Ion amonium adalah asam lemah, bereaksi dengan basa Brønsted menghasilkan kembali molekul amonia yang tak bermuatan:

NH 4 + + B − ⟶ HB + NH 3 {\displaystyle {\ce {NH4^+ + B^- -> HB + NH3}}} {\displaystyle {\mathrm {NH} {\vphantom {A}}_{\smash[{t}]{4}}{\vphantom {A}}^{+}{}+{}\mathrm {B} {\vphantom {A}}^{-}{}\mathrel {\longrightarrow } {}\mathrm {HB} {}+{}\mathrm {NH} {\vphantom {A}}_{\smash[{t}]{3}}}}

Sehingga, perlakuan larutan pekat garam amonium dengan basa kuat menghasilkan amonia. Ketika amonia dilarutkan dalam air, sejumlah kecil amonia berubah menjadi ion amonium:

H 2 O + NH 3 ↽ − − ⇀ OH − + NH 4 + {\displaystyle {\ce {H2O + NH3 <=> OH^- + NH4^+}}} {\displaystyle {\mathrm {H} {\vphantom {A}}_{\smash[{t}]{2}}\mathrm {O} {}+{}\mathrm {NH} {\vphantom {A}}_{\smash[{t}]{3}}{}\mathrel {\longrightleftharpoons } {}\mathrm {OH} {\vphantom {A}}^{-}{}+{}\mathrm {NH} {\vphantom {A}}_{\smash[{t}]{4}}{\vphantom {A}}^{+}}}

Amonia membentuk ion amonium bergantung pada pH larutan. Jika pH rendah, kesetimbangan bergeser ke kanan: lebih banyak ion amonium yang terbentuk. Jika pH tinggi (konsentrasi ion hidrogen rendah), kesetimbangan bergeser ke kiri: ion hidroksida menarik proton dari ion amonium, menghasilkan amonia.

Pembentukan senyawa amonium dapat juga terjadi dalam fase uap; misalnya, ketika uap amonia terkena uap hidrogen klorida, terbentuk kabut putih amonium klorida, yang akhirnya mengendap sebagai lapisan padatan putih pada permukaan.

Perubahan amonium kembali ke amonia mudah dicapai dengan penambahan basa kuat.

Garam amonium

250px-Bildung_Ammonium.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pembentukan amonium

Kation amonium digemukan dalam beragam garam seperti amonium karbonat, amonium klorida, dan amonium nitrat. Garam amonium paling sederhana sangat mudah larut dalam air, kecuali amonium heksakloroplatinat, yang pembentukannya pernah digunakan sebagai uji amonium. Garam amonium dari nitrat dan terutama perklorat sangat mudah meledak, dalam hal ini amonium adalah reduktor.

Dalam suatu proses normal, ion amonium membentuk amalgam. Spesies semacam ini disiapkan melalui elektrolisis larutan amonium menggunakan katode raksa.[2] This amalgam eventually decomposes to release ammonia and hydrogen.[3]

Struktur dan ikatan

Pasangan elektron sunyi pada atom nitrogen (N) dalam amonia, ditandai dengan garis di atas N, membentuk ikatan dengan proton (H+). Kemudian, empat ikatan N–H seluruhnya ekivalen, menjadi ikatan kovalen polar. Ion amonium memiliki struktur tetrahedral dan isoelektronik dengan metana dan borohidrida. Dari sisi ukuran, kation amonium (rion = 175 pm) mendekati kation sesium (rion = 183 pm).

Ion amonium organik

Lihat pula: Amina

Atom hidrogen dalam ion amonium dapat disubstitusi dengan gugus alkil atau gugus organik lainnya membentuk ion amonium tersubstitusi (tata nama IUPAC: ion aminium). Sesuai jumlah gugus organiknya, kation amonium disebut primer, sekunder, tersier, atau kuarterner. Selain kation kuarterner, kation amonium organik adalah asam lemah.

Contoh reaksi pembentukan ion amonium adalah antara dimetilamina, (CH, dan suatu asam, menghasilkan kation dimetilaminium, (CH:

500px-Dimethylammonium-formation-2D.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Kation amonium kuarterner memiliki empat gugus organik yang terikat pada atom nitrogen. Ia tidak memiliki atom hidrogen yang melekat pada atom nitrogen. Kation ini, seperti kation tetra-n-butilamonium, kadang-kadang digunakan untuk menggantikan ion natrium atau kalium untuk meningkatkan kelarutan anion terkait dalam pelarut organik. Garam amonium primer, sekunder, dan tersier bertindak dengan fungsi yang sama, tetapi kurang lipofil. Mereka juga digunakan sebagai katalis transfer fasa dan surfaktan.

Suatu kelompok garam amonium organik yang kurang umum adalah turunan dari kation radikal amina, R. Salah satu contohnya adalah tris(4-bromofenil)amonium heksakloroantimonat.

Biologi

Artikel utama: Ekskresi

Ion amonium adalah limbah metabolisme hewan. Pada ikan dan invertebrata akuatik, ia diekskresikan langsung ke perairan. Pada mamalia, hiu, dan amfibi, ia diubah menjadi urea melalui siklus urea, karena urea kurang toksik dan dapat disimpan dengan lebih efisien. Pada burung, reptil, dan siput tanah, amonium metabolik diubah menjadi asam urat, yang berbentuk padat sehingga dapat diekskresikan tanpa kehilangan banyak air.[4]

Amonium adalah sumber penting nitrogen untuk banyak spesies tumbuhan, terutama yang tumbuh di tanah hipoksia. Namun, ia juga beracun bagi sebagian besar tumbuhan budidaya dan jarang diberikan sebagai sumber nitrogen tunggal.[5]

Logam amonium

Ion amonium memiliki sifat yang sangat mirip dengan logam alkali berat dan sering dianggap memiliki kedekatan.[6][7][8] Amonium dianggap berperilaku sebagai logam (NH dalam lautan elektron) pada tekanan yang sangat tinggi, seperti di dalam planet gas raksasa semacam Uranus dan Neptunus.[7][8]

Pada kondisi normal, amonium tidak berada sebagai logam murni, tetapi terdapat sebagai amalgam (paduan dengan raksa).[9]

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ Dalam tatanama substitutif, NH ditandai dengan nama "azanium".
  2. ↑ "Pseudo-binary compounds". Diarsipkan dari asli tanggal 2020-07-27. Diakses tanggal 2017-07-05.
  3. ↑ "Ammonium Salts". VIAS Encyclopedia.
  4. ↑ Campbell, Neil A.; Jane B. Reece (2002). "44". Biology (Edisi 6th). San Francisco: Pearson Education, Inc. hlm. 937–938. ISBN 0-8053-6624-5.
  5. ↑ Britto, DT; Kronzucker, HJ (2002). "NH4+ toxicity in higher plants: a critical review" (PDF). Journal of Plant Physiology. 159 (6): 567–584. doi:10.1078/0176-1617-0774.
  6. ↑ Holleman, A. F.; Wiberg, E. (2001), Inorganic Chemistry, San Diego: Academic Press, ISBN 0-12-352651-5
  7. 1 2 Stevenson, D. J. (November 20, 1975). "Does metallic ammonium exist?". Nature. 258 (5532). Nature Publishing Group: 222–223. Bibcode:1975Natur.258..222S. doi:10.1038/258222a0. Diakses tanggal Januari 13, 2012.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. 1 2 Bernal, M. J. M.; Massey, H. S. W. (Februari 3, 1954). "Metallic Ammonium" (PDF). Monthly Notices of the Royal Astronomical Society. 114 (2). Wiley-Blackwell for the Royal Astronomical Society: 172–179. Bibcode:1954MNRAS.114..172B. doi:10.1093/mnras/114.2.172. Diakses tanggal Januari 13, 2012.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ Reedy, J.H. (Oktober 1, 1929). "Lecture demonstration of ammonium amalgam". Journal of Chemical Education. 6 (10): 1767. doi:10.1021/ed006p1767. Diakses tanggal Oktober 28, 2015.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Molekul
Diatomik
60px-Nitrous-oxide-3D-balls.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail



60px-Ethanol-3D-balls.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail



60px-Buckminsterfullerene-perspective-3D-balls.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Triatomik
Empat
atom
Lima
atom
Enam
atom
Tujuh
atom
Delapan
atom
Sembilan
atom
Sepuluh
atom
atau lebih
Molekul
terdeuterasi
Belum
dikonfirmasi
Terkait
Garam Amonium
Garam Inorganik
anion monoatomik
oksianion
Anion lain
Garam organik
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan